Kompas.com - 23/04/2021, 10:00 WIB
Ilustrasi Hari Bumi Unsplash/Guillaume De GermainIlustrasi Hari Bumi

KOMPAS.com - Setiap tanggal 22 April, dunia memperingati hari bumi. Tahun ini tema hari bumi adalah pulihkan bumi kita. Di sisi lain, saat ini dunia juga tengah menghadapi pandemi Covid-19. Kedua hal ini disebut ahli harus ditangani bersamaan.

Pandemi Covid-19 telah menelan korban jiwa hingga 3,01 juta orang dan 141 juta orang terinfeksi, berdasarkan data per tanggal 22 April 2021, yang dihimpun sejak Desember 2019 lalu.

Para ahli dunia menyatakan, meskipun pandemi Covid-19 menjadi masalah yang harus diselesaikan segera, tetapi ini adalah kesempatan yang baik untuk dapat memulihkan perawatan kesehatan dan bumi secara bersamaan.

Direktur Program Internasional dan penulis laporan peta jalan strategi untuk Perawatan Kesehatan Tanpa Bahaya, Josh Karliner mengatakan keadaan darurat iklim dan kesehatan saat ini memang terjadi secara bersamaan.

Baca juga: Hari Bumi, Ini Penampakan Dampak Perubahan Iklim Selama 37 Tahun

Oleh karena itu, penuntasan yang harus dilakukan tidak hanya berfokus pada kesehatan saja.

Sementara itu, darurat iklim juga akan berdampak pada masalah kesehatan yang lain, tidak hanya pandemi Covid-19 ini saja.

"Kita mengalami keadaan darurat iklim dan kesehatan secara bersamaan, termasuk peningkatan penyakit pernapasan akibat polusi bahan bakar fosil dan yang disebabkan oleh dampak iklim yang mengerikan seperti kebakaran hutan," kata karliner.

"Perawatan kesehatan menanggung beban dari kedua krisis ini. Sehingga penting bagi para pemimpin kesehatan untuk memimpin dengan memberi teladan dan bertindak sekarang untuk mencapai nol emisi pada tahun 2050," ucap dia.

Sementara itu, para ahli lainnya juga menilai pemerintah ataupun berbagai pihak berwenang di setiap negara telah mampu untuk dapat mengendalikan sedikit demi sedikit persoalan pandemi Covid-19 yang terjadi. 

Tantangan terkini

Utusan Khusus Covid-19 WHO sekaligus Ketua Kesehatan Global dan Direktur Bersama IGHI Imperial College London, David Nabarro mengatakan, pandemi Covid-19 telah menunjukkan tantangan teknis dan operasional dalam sektor kesehatan dapat diselesaikan dengan kecepatan tinggi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X