Kompas.com - 22/04/2021, 13:03 WIB
Ilustrasi minum air shark_749Ilustrasi minum air

KOMPAS.com - Selama bulan Ramadhan, umat muslim berpuasa dnegan menahan diri untuk tidak makan dan minum dari fajar hingga matahari terbenam.

Meski ibadah puasa selalu dilakukan setiap tahun, banyak orang mencari tahu bagaimana mencegah rasa haus dan lemas di siang hari saat berpuasa.

Ahli Gizi Klinis di Healthbay Clinic Dubai, Sara Abdelghany menjelaskan, makanan apa yang harus dihindari orang, agar tetap berenergi dan mencegah rasa haus saat berpuasa selama Ramadan.

Baca juga: 5 Menu Sahur yang Menjaga Tubuh Tetap Berenergi Selama Puasa

“Untuk tetap berenergi selama berpuasa, sangat penting untuk merencanakan makanan Anda dan membagi kalori yang akan Anda konsumsi menjadi dua hingga tiga kali makan, disertai kudapan per hari,” kata Abdelghany.

“Karena itu, sangat penting juga untuk membuat pilihan yang sehat saat makan demi menghindari rasa haus, lapar, sakit kepala, pusing, dan lemas, ” imbuhnya.

Lebih lanjut Abdelghany mengungkap beberapa kategori makanan yang harus dihindari selama puasa Ramadhan, karena dapat menyebabkan kembung, dehidrasi, dan penambahan berat badan.

“Hindari gorengan dan makanan berlemak selama buka puasa. Makanan berlemak tinggi akan menyebabkan perut tidak nyaman dan kembung,” ujarnya.

Makanan olahan, seperti sosis dan daging yang dilapisi tepung roti, dan sup instan memiliki kandungan sodium dan mono-sodium glutamate sangat tinggi, yang mana ini akan menyebabkan rasa haus yang berlebihan.

Beberapa minuman yang populer selama bulan suci Ramadhan, seperti es buah, jus buah dengan pemanis, atau es sirop juga sarat dengan gula.

Minuman sarat gula tersebut, bukan hanya dapat menyebabkan penambahan berat badan, tapi juga menyebabkan lonjakan kadar insulin – yang kemudian mengakibatkan peningkatan keinginan akan gula, ngemil berlebihan, bahkan menyebabkan rasa lapar saat jam puasa.

Setelah berpuasa seharian, sebagian orang memang senang menikmati makanan manis, tapi sebaiknya batasi jumlah makanan manis yang dikonsumsi.

“Hindari mengonsumsi makanan manis dalam jumlah berlebihan setiap hari. Usahakan untuk membatasi konsumsi makanan manis, menjadi tiga kali seminggu dan usahakan untuk mengonsumsinya dalam porsi sedang,” kata Abdelghany.

Baca juga: Saat Puasa, Bagaimana Pola Makan Sahur dan Berbuka yang Dianjurkan?

Halaman:


Sumber Alarabiya
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X