Kompas.com - 22/04/2021, 10:00 WIB
Ilustrasi arloji portabel klasik buatan Johan Ferdinand Mehrer asal Jerman.
Sebelum ditemukan jam tangan, arloji portabel berkembang di Jerman. Peter Henlein adalah tukan kunci yang menjadi pencetus arloji portabel, cikal bakal dari jam tangan masa kini. Walters Art Museum via WIKIMEDIA COMMONSIlustrasi arloji portabel klasik buatan Johan Ferdinand Mehrer asal Jerman. Sebelum ditemukan jam tangan, arloji portabel berkembang di Jerman. Peter Henlein adalah tukan kunci yang menjadi pencetus arloji portabel, cikal bakal dari jam tangan masa kini.


KOMPAS.com- Jam tangan adalah alat penunjuk waktu yang telah menjadi bagian dari kehidupan manusia. Siapa sangka, jika dibalik sejarah penemuan jam tangan ini, ternyata penemunya adalah seorang tukang kunci.

Selama ribuan tahun, manusia telah mengukur waktu dengan berbagai cara, seperti melacak pergerakkan matahari dengan jam matahari, penggunaan jam air, jam lilin, dan jam pasir.

Setelah berabad-abad dan ribuan tahun kemudian, peradaban manusia modern akhirnya berkembang dan sejarah jam dimulai dengan munculnya desain jam tangan analog.

Komunitas ilmiah modern telah menyatakan bahwa Peter Henlein, pembuat jam dari Nuremberg, Jerman.

Atas penemuan jam portabelnya, sejarah mencatat Henlein yang lahir pada tahun 1485 ini dinobatkan sebagai 'Bapak Jam Modern', sekaligus pencetus seluruh industri pembuatan jam yang kita kenal hari ini.

Baca juga: Berjemur untuk Dapat Vitamin D3, Jam Berapa Sebaiknya?

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Sebelum dikenal sebagai penemu jam, Henlein pernah bekerja sebagai tukang reparasi dan tukang kunci di sebuah perusahaan barang antik yang berkembang di Nuremberg, Jerman.

Dia memperkenalkan per utama sebagai pengganti bobot yang memungkinkan jam tangan dapat berukuran kecil dan mudah dibawa.

Selama masa itu, tukang kunci memang dapat melakukan banyak hal, tidak hanya membuat kunci, tetapi juga membuat berbagai perangkat lain.

Bahkan, tukang kunci di masa itu, juga bisa menjadi ahli mekanik, pandai besi hingga terlibat dalam pengembangan dan konstruksi perangkat pengatur waktu.

Dilansir Encyclopedia, Kamis (22/4/2021), sekitar tahun 1500, Henlein mulai membuat jam kecil yang digerakkan oleh pegas.

Sejarah penemuan jam tersebut diklaim sebagai arloji portabel pertama, serta dirancang untuk dapat dibawa dengan mudah di tangan dan berbentuk lingkaran atau oval.

Baca juga: Siklus Tidur Terganggu, Benarkah Teknologi Mengubah Jam Tubuh Manusia?

Ilustrasi jam tangan pintarShutterstock Ilustrasi jam tangan pintar

Ada yang menarik dari kisah penemuan jam tangan ini. Karena bentuknya yang lonjong dan kesalahan terjemahan dari kata Jerman, yang seharusnya disebut dengan Ueurlein yang berarti jam kecil.

Namun nama alat tersebut disalahartikan menjadi Eierlein yang berarti telur kecil, dan selanjutnya jam tangan itu disebut telur Nuremburg.

Tombol jam ini ditempatkan di atas perangkat dan hanya menampilkan jarum penunjuk jam. Jam tangan yang ditemukan oleh Henlein, selanjutnya menarik perhatian dan diinginkan oleh banyak orang. 

Seperti yang ditulis oleh Johannes Coeulus pada tahun 1511, seorang pria yang pintar dan relatif muda yaitu Peter Henlein dapat menciptakan karya yang dikagumi oleh ahli matematika terkemuka.

Baca juga: Indonesia Puasa 13 Jam dan Greenland 20 Jam, Kenapa Durasi Puasa Beda-beda?

 

Hal ini dikarenakan dari besi kecil, Henlein membangun jam dengan banyak roda yang tanpa dorongan apapun dan dalam posisi apapun dapat menunjukkan waktu yang dapat dibawa di dalam tas maupun di dalam saku.

Kendati jam tangan Nuremburg buatan Henlein telah menjadi salah satu penemuan yang mengubah dunia, namun, alat ini masih jauh dari akurat atau belum dapat diandalkan.

Sebab, jam tangan ini tidak bisa digerakkan dan tetap menjaga ketepatan waktu.

Kemudian, sekitar tahun 1525,  Jacob Zech, seorang mekanik asal Swiss yang tinggal di kota Praha mulai mempelajari masalah penyetaraan tekanan pegas utama.

Zech mengembangkan fusee, yaitu katrol beralur berbentuk kerucut yang digunakan bersama dengan laras yang berisi per utama.

Perangkat yang dikembangkan Zech meningkatkan akurasi jam tangan, dan memastikan kelanjutan dan pengembangan jam tangan yang lebih modern melampaui penemuan jam tangan yang diciptakan oleh Peter Henlein.

Baca juga: Jangan Salah, Sinar Matahari di Atas Jam 09.00 Terbaik untuk Tubuh



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Cara Mengatasi Tubuh Lemas dan Mudah Lelah, Energi Kembali Pulih

6 Cara Mengatasi Tubuh Lemas dan Mudah Lelah, Energi Kembali Pulih

Kita
Cara Mengatasi Demam pada Anak dan Orang Dewasa

Cara Mengatasi Demam pada Anak dan Orang Dewasa

Kita
Gletser Kiamat Terbesar di Antartika Ini Diprediksi Segera Runtuh, Studi Jelaskan

Gletser Kiamat Terbesar di Antartika Ini Diprediksi Segera Runtuh, Studi Jelaskan

Oh Begitu
Ketahui Apa Saja Pemicu Serangan Jantung saat Olahraga dan Ciri-cirinya

Ketahui Apa Saja Pemicu Serangan Jantung saat Olahraga dan Ciri-cirinya

Oh Begitu
Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Perairan Aceh hingga Laut Flores

Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Perairan Aceh hingga Laut Flores

Fenomena
Potensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang di Yogyakarta hingga Kalimantan Tengah

Potensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang di Yogyakarta hingga Kalimantan Tengah

Fenomena
IDAI: Sekolah Tatap Muka Boleh Kalau Infeksi Covid-19 pada Anak di Bawah 5 Persen

IDAI: Sekolah Tatap Muka Boleh Kalau Infeksi Covid-19 pada Anak di Bawah 5 Persen

Oh Begitu
Ada yang Harum dan Ada yang Busuk, Mengapa Bunga-bunga Berbau?

Ada yang Harum dan Ada yang Busuk, Mengapa Bunga-bunga Berbau?

Prof Cilik
Pertolongan Pertama yang Benar untuk Pasien Henti Jantung

Pertolongan Pertama yang Benar untuk Pasien Henti Jantung

Oh Begitu
3 Dosis Vaksin Covid-19 Tingkatkan Kekebalan Penerima Transplantasi Organ, Studi Jelaskan

3 Dosis Vaksin Covid-19 Tingkatkan Kekebalan Penerima Transplantasi Organ, Studi Jelaskan

Fenomena
Robot Ini Diluncurkan untuk Selidiki Kehidupan Misterius Laut Dalam

Robot Ini Diluncurkan untuk Selidiki Kehidupan Misterius Laut Dalam

Fenomena
T-rex Remaja Disebut Jadi Penyebab Punahnya Dinosaurus Ukuran Sedang

T-rex Remaja Disebut Jadi Penyebab Punahnya Dinosaurus Ukuran Sedang

Fenomena
Banyak Anak Usia 0-18 Tahun di Indonesia Tertular Covid-19, Begini Saran IDAI

Banyak Anak Usia 0-18 Tahun di Indonesia Tertular Covid-19, Begini Saran IDAI

Oh Begitu
7 Makanan Terbaik untuk Kesehatan Paru-paru, Bit hingga Tomat

7 Makanan Terbaik untuk Kesehatan Paru-paru, Bit hingga Tomat

Oh Begitu
Efektivitas Vaksin Covid-19 Melawan Virus Corona Varian Delta

Efektivitas Vaksin Covid-19 Melawan Virus Corona Varian Delta

Oh Begitu
komentar
Close Ads X