Kompas.com - 22/04/2021, 08:03 WIB
Katak porang, Selain umbi, tanaman porang juga menghasilkan katak yang memiliki nilai jual. KOMPAS.COM/DEWANTOROKatak porang, Selain umbi, tanaman porang juga menghasilkan katak yang memiliki nilai jual.

Saat itu Jepang memanfaatkan kedua tanaman ini untuk logistik perang, terutama untuk sumber makanan. 

"Sayangnya, catatan sejarah kita terputus. Catatan yang ada itu masyarakat kita dulu sudah mengonsumsi porang, tetapi belum diketahui sejak kapannya,” jelasnya.

Ia menjelaskan, tanaman porang mulai intensif dibudidayakan sejak tahun 1980-an. 

Saat itu, Perhutani mengintroduksi porang atau iles-iles ke Cepu. Tanaman porang tersebut ditanam di bawah tegakan tanaman jati.

Maksudnya, tanaman porang dapat ditanam di mana saja. Asalkan tanahnya gembur, tidak terlampau basah, tidak terlalu kering, dan tidak terkontaminasi infeksi.

Tanaman yang satu ini dapat tumbuh d bawah naungan maupun di lahan sawah terbuka.

Selain itu, perawatan porang pun tidak memerlukan penyemprotan disinfektan secara rutin. Pemupukan pun cukup dilakukan sekali selama masa tanam di bulan kemarau.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tidak hanya itu, jika musim kemarau telah berlalu, dan petani tidak sempat memanennya, pada musim hujan, tanaman porang akan layu dan seolah mati,

Kendati demikian, pada musim kemarau periode berikutnya, jika dipupuk dan dibersihkan rumput atau alang-alang di sekitar tanaman, porang masih akan tumbuh dan berbuah lagi.

"Makanya kalau tidak sempat panen, bisa sampai tiga tahun ke depan, itu nanti hasilnya gedhe (besar umbinya) kalau dirawat," ucap dia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X