Kompas.com - 22/04/2021, 04:03 WIB
Ilustrasi olahraga di rumah selama puasa Ramadhan. ShutterstockIlustrasi olahraga di rumah selama puasa Ramadhan.


KOMPAS.com- Menurunkan berat badan sambil menjalankan puasa Ramadhan, masih tetap bisa dilakukan. Tidak hanya mengatur asupan makanan, tetapi juga penting untuk melakukan aktivitas fisik seperti olahraga.

Jadi, kapan waktu terbaik untuk berolahraga sambil puasa selama Ramadhan?

Agar dapat memperoleh target penurunan berat badan yang diinginkan selama menjalani puasa Ramadhan, maka ahli menyarankan agar fokus pada makanan dan olahraga.

Seperti dilansir dari Gulf News, Rabu (21/4/2021), para ahli sepakat bahwa aturan olahraga saat berpuasa harus disesuaikan dengan waktu makan selama Ramadhan.

James Appleton, instruktur olahraga dan Head of Ultimate Performance DIFC di Dubai menjelaskan, waktu olahraga selama puasa yang terbaik adalah pada pagi hari setelah makan pertama atau sahur.

Baca juga: Cara Menurunkan Berat Badan dengan Diet dan Olahraga Selama Puasa

 

"Atau setelah makan pertama seusai buka puasa, sehingga energi Anda terisi dengan baik untuk berolahraga," jelas Appleton.

Selain itu, Milos Vulkovic dari PTD Fitness menambahkan karena tubuh dalam keadaan puasa, maka disarankan untuk tidak melakukan latihan atau olahraga kardio dengan intensitas tinggi sebelum berbuka puasa.

Vulkovic menyarankan agar melakukan latihan kekuatan dan latihan dengan intensitas rendah.

Latihan ini akan sangat bermanfaat untuk pembakaran lemak karena glikogen habis, sehingga kita akan menggunakan energi langsung dari lemak kita.

 

Baca juga: Saat Berpuasa, Ini Waktu yang Tepat untuk Olahraga

 

"Jika kita berlatih (olahraga) setelah iftar (buka puasa), kita juga bisa melakukan latihan dengan intensitas tinggi seperti latihan sirkuit," imbuhnya.

Para ahli juga menegaskan bahwa selama melakukan olahraga di sebagian waktu puasa, tetap terhidrasi adalah sangat penting bagi tubuh.

"Ingat, dengan cuaca panas dan hari-hari yang panjang selama Bulan Suci, sangat mudah untuk mengalami dehidrasi, terutama jika Anda berolahraga," kata Appleton

Appleton menjelaskan, bahkan tingkat hidrasi 3 persen dapat membatasi kekuatan dan tenaga yang dikeluarkan yang akan dapat merusak olahraga Anda di gym.

"Jadi, memastikan Anda cukup terhidrasi juga penting selama program (olahraga saat puasa) penurunan lemak karena dapat membantu mengurangi perasaan lapar dan mengidam," imbuh dia.

Baca juga: Olahraga di Rumah Terbaik untuk Bakar Lemak dan Turunkan Berat Badan

Halaman:


Sumber Gulf News
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X