Kompas.com - 14/04/2021, 19:02 WIB
Ilustrasi kutu anjing shutterstockIlustrasi kutu anjing


KOMPAS.com- Kutu adalah gangguan dan merupakan parasit penghisap darah yang dapat mengiritasi dan menyebabkan berbagai infeksi pada hewan peliharaan, seperti anjing.

Banyak anjing peliharaan yang alergi terhadap gigitan kutu. Gigitan ini bisa membuat anjing menggaruk tubuhnya dengan intens, kulit merah dan bersisik, koreng, hingga merontokkan bulu.

Bahkan, kutu anjing juga bisa menyebabkan cacing pita dan anemia, dilansir dari American Kennel Club, Rabu (14/4/2021).

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat, kutu akan lebih memilih inang hewan, tetapi bisa juga menggigit manusia, saat tidak ada hewan.

Kutu dapat menularkan kuman penyebab penyakit melalui makanan inang atau melalui kontaminasi tinja, bahkan kotoran kutu bisa menyebabkan infeksi pada luka goresan.

Baca juga: Kasus di Sragen, Benarkah Kutu Kucing Bisa Bunuh Manusia?

 

Sebelum mengetahui cara membasmi kutu pada anjing peliharaan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, di antaranya sebagai berikut.

1. Kenali siklus hidup kutu

Kutu melewati empat siklus hidup, dari telur, larva, kepompong dan dewasa.

Kutu dewasa akan hidup dari inang hewan seperti anjing, di mana mereka akan mencerna darah dan bertelur.

Satu kutu betina bisa bertelur hingga 2.000 telur, dan telur-telur ini akan menetas dalam 1-10 hari, kemudian menyebar ke seluruh rumah dan halaman, setiap anjing Anda menggaruk, gemetar atau berbaring.

Baca juga: Berusia 99 Juta Tahun, Kutu Drakula Ini Mengisap Darah Dinosaurus

 

Telur-telur kutu akan menetas menjadi larva yang dapat berpindah inang dan memakan darah dan kotoran kutu yan dicerna dari kutu dewasa.

Selama tahap pupa, mereka akan membentuk kepompong. di mana mereka menunggu selama beberapa hari atau hingga satu tahun, sampai inang bertubuh hangat muncul.

Kemudian mereka akan menetas, menjadi dewasa dan menempati inang hewan seperti anjing.

Mengapa penting memhami tahapan dan siklus hidup kutu anjing?

Sebab, perawatan kutu pada anjing dapat berbeda bergantung pada berbagai bagian siklus hidup kutu. Jadi, sebelum menggunakan produk pembasmi kutu, penting memahami petunjuk sebelum digunakan.

Baca juga: Rela Mati Demi Kawanan, Kutu Daun Berkorban Untuk Benahi Sarang

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X