Kompas.com - 14/04/2021, 08:00 WIB
 Ilustrasi vaksinasi. Dok. Shutterstock Ilustrasi vaksinasi.

KOMPAS.com – Program vaksinasi Covid-19 masih dilangsungkan di Tanah Air, termasuk pada lansia.

Di sisi lain, saat ini adalah bulan Ramadhan di mana umat muslim menjalankan ibadah puasa.

Apakah program vaksinasi masih dapat dilakukan meski puasa? Apakah vaksinasi Covid-19 dapat memengaruhi imunitas tubuh?

Menurut dr. Kathi Swaputri Kancana, Sp.PD, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Primaya Hospital Bekasi Utara, tidak ada perbedaan kondisi imunitas tubuh selama bulan puasa dan ketika tidak berpuasa.

Baca juga: BPOM: Pengembangan Vaksin Merah Putih Masih Tahap Penelitian Laboratorium

"Justru menurut para ahli, imunitas kita selama bulan puasa akan lebih meningkat jika dibandingkan saat tidak berpuasa. Hal tersebut didukung dengan pola makan saat sahur dan buka puasa yang diterapkan dengan baik,” ujar dr. Kathi dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Selasa (13/4/2021).

Kathi menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 diperbolehkan, bahkan disarankan untuk dilakukan ketika berpuasa.

"Menurut ahli sekaligus kepala laboratorium Universitas Fakeeh, Dubai, Dr Paalat Menon, selama berpuasa, respon imun kita jutsru akan meningkat dua kali lipat," kata Kathi.

"Ini karena setelah 12 jam berpuasa, makrofag pada sistem imun akan bekerja lebih cepat untuk membersihkan sel-sel mati dalam tubuh kita."

Proses tersebut disebut autofagi, di mana sistem imun kita menjadi lebih sensitif.

"Itulah kenapa puasa sangat baik untuk pasien dengan diabetes, tuberculosis, dan penyakit metabolik lainnya," imbuhnya.

Baca juga: Buka Puasa Bersama Saat Pandemi Covid-19, Ahli Ingatkan 3 Hal Ini

Ketua gugus Covid-19 Primaya Hospital Bekasi Barat, dr. Yoana Periskila, MKK, mengatakan bahwa masyarakat diperbolehkan melakukan vaksinasi Covid-19 meski sedang berpuasa.

“Hal tersebut sudah diinformasikan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam fatwanya, menegakan Vaksinasi Covid-19 tidak membatalkan puasa karena vaksin disuntikkan dan tidak melalui lubang tertentu pada manusia,” ujar dr. Yoana Persikila, MKK.

Yoana menambahkan, seseorang yang melakukan vaksinasi Covid-19 saat puasa akan tetap memiliki kekebalan tubuh yang sama jika dibandingkan dengan seseorang yang melakukan baksinasi Covid-19 ketika tidak berpuasa.

“Puasa hanya menggeser waktu makan, dan aktivitas yang dilakukan tetap sama. Justru orang yang berpuasa lebih sehat dibanding saat tidak puasa karena jam makan ketika berpuasa lebih teratur,” ujar Yoana.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X