Kompas.com - 25/03/2021, 20:29 WIB
Ilustrasi Hiu Macan ThinkstockIlustrasi Hiu Macan

KOMPAS.com - Jika kita melihat hiu di lautan, pasti membuat siapapun merinding. Dengan tubuh yang ramping, gigi tajam mengerikan, membuat hiu dan terlihat menakjubkan sekaligus menakutkan bagi banyak orang.

Hal ini juga yang membuat orang bertanya-tanya, bagaimana cara mereka kawin dan berkembang biak?

Ternyata, spesies hiu melakukan pendekatan reproduksi dengan cara yang sedikit berbeda dan memiliki ritual kawin yang sedikit lebih rumit.

Namun sangat sulit untuk melakukan observasi dan pengamatan terhadap kebiasaan kawin hiu ini dikarenakan sangat jauh didalam laut dan sulit mendaparkan moment akibat banyak dari mereka yang melakukan perjalanan ratusan mil jauhnya.

Lalu, bagaimana cara ikan hiu kawin dan berkembang biak?

Baca juga: Kamasutra Satwa: Kuda Jantan Pamer Otot Dada dan Menari Sebelum Kawin

Bagaimana hiu kawin?

Dilansir Sciencing, Jumat (22/11/2019)  kebanyakan hiu bereproduksi secara seksual melalui pembuahan internal.

Namun ternyata, ada beberapa spesies hiu tertentu yang dapat bereproduksi secara aseksual.

Meskipun reproduksi aseksual pada hiu sangat jarang, hal ini mungkin terjadi pada beberapa spesies.

Contohnya adalah hiu zebra betina yang dapat beralih dari reproduksi seksual ke aseksual tanpa kehadiran hiu jantan.

Begitu juga dengan hiu gigi gergaji betina yang telah diamati bisa menghasilkan keturunan tanpa kawin dengan jantan.

Untuk reproduksi seksual, jantan menggunakan alat reproduksi yang disebut claspers yang berada di belakang sirip perut.

Clasper ini memindahkan sperma hiu ke saluran telur hiu betina, yang merupakan bukaan yang mengarah ke sel telur hiu betina.

Masing-masing spesies hiu akan memiliki ritual kawin yang sedikit berbeda dan kebiasaan kawin yang berbeda pula. Namun, para ilmuwan percaya bahwa ada beberapa kesamaan di antara semua spesies hiu.

Baca juga: Viral Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Peneliti Sebut karena Kelainan Genetis

 

Yang pertama adalah adanya emisi bahan kimia oleh hiu betina. Zat kimia ini memberi sinyal kepada pejantan di sekitar bahwa betina siap kawin. Bahan kimia ini disebut feromon dan umum berada pada hewan lain juga.

Namun rupanya, agak sulit untuk kawin di bawah air tanpa tangan atau anggota badan yang dapat berguna untuk menstabilkan gerakan saat proses kawin terjadi.

Itu sebabnya banyak hiu jantan menggigit betina selama proses kawin untuk menstabilkannya selama reproduksi.

Hal ini tidak akan melukai betina, karena kulit betina biasanya dua kali lebih keras dan tebal dari kulit hiu jantan.

Meski demikian, para ilmuwan mengamati terdapat bekas gigitan di seluruh tubuh mereka. Tapi, itu justru menunjukkan berapa banyak jantan kawin dengan betina tersebut.

Baca juga: Seberapa Ukuran Gigi Hiu Terbesar di Dunia, Fosil Ini Beri Gambarannya

Ritual kawin

Beberapa ilmuwan berpendapat, bahwa menggigit betina juga menjadi salah satu cara untuk menarik perhatian sang betina.

Gigitan ini dianggap sebagai bagian dari ritual pacaran, karena seringkali gigitan dilakukan sejak sebelum perkawinan.

Pada akhir fase menggigit, pejantan akan menggigit sirip dada betina dan memasukkan salah satu cengkeramannya ke betina.

Namun berbeda dengan hiu jenis lain, hiu putih besar diketahui tidak pernah  melakukan ritual kawin apa pun.

Ilmuwan percaya, bahwa ini adalah kombinasi dari kebiasaan migrasi panjang hiu putih dan siklus kehamilan atau reproduksi yang panjang.

Faktanya, sebagian besar spesies hiu belum pernah diamati kawin karena alasan yang sama ini. 

Baca juga: Hiu dan Ikan Pari di Ambang Kepunahan, Apa yang Bisa Dilakukan?



Sumber Sciencing
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X