Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 23/03/2021, 16:03 WIB

KOMPAS.com - Di tengah maraknya diet rendah karbohidrat dan diet keto, karbohidrat tampak memiliki reputasi buruk, terutama bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan.

Orang-orang mulai mengasosiasikan terlalu banyak karbohidrat dengan resistensi insulin, penambahan berat badan, dan kebiasaan makan yang tidak sehat.

Namun, tidak demikian menurut Dr. Mark Hyman, dokter keluarga yang berspesialisasi dalam pendekatan makanan-sebagai-obat untuk kesehatan, dan penulis Food Fix dan Eat Fat, Get Thin.

Baca juga: 5 Kesalahan Diet Rendah Karbohidrat yang Bikin Hasilnya Tak Optimal

Menurutnya, karbohidrat adalah satu-satunya hal terpenting yang dapat Anda makan untuk kesehatan dan membantu menurunkan berat badan.

“Kualitas dan kuantitas karbohidrat penting untuk tujuan diet Anda, yaitu menurunkan berat badan,” jelasnya.

Sumber karbohidrat yang padat nutrisi dan rendah kalori dapat menjadi dasar dari pola makan sehat, yang membantu mengurangi kalori "kosong" seperti dalam gula dan karbohidrat olahan.

Kebutuhan karbohidrat

Diet standar Amerika (SAD) sering dikritik karena memicu tingginya tingkat resistensi insulin, disfungsi metabolik, dan obesitas.

Pedoman diet sebenarnya merekomendasikan bahwa karbohidrat mengisi 45-65 persen dari kalori harian, tetapi penelitian menunjukkan, banyak orang sering kali memenuhi sebagian besar kebutuhan karbohidrat dari makanan olahan.

“Masalahnya sebagian besar orang memilih karbohidrat olahan dari roti, nasi, sereal, pasta, dan kue kering,” kata Hyman.

Tidak apa-apa menjadikan karbohidrat sebagai pusat diet Anda, kata Hyman, tetapi tidak dengan mendapatkan sebagian besar kalori Anda dari sumber makanan yang diproses.

Hyman menjelaskan, kunci pola makan yang ideal, adalah mengisi 75 persen piring Anda dengan sayuran bergizi dan tidak bertepung, seperti sayuran hijau, jamur, paprika, dan tomat.

Karena jenis makanan itu lebih rendah kalori, sehingga menyisakan banyak ruang untuk memenuhi kebutuhan energi harian Anda dengan sumber lemak sehat, seperti ikan, minyak zaitun, dan alpukat, dan protein dari sumber, seperti kacang-kacangan, daging yang diberi makan rumput, dan telur.

Efeknya, selain baik untuk kesehatan, berat badan juga tak akan melonjak.

Baca juga: Mitos atau Fakta: Karbohidrat Bikin Berat Badan Naik?

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Benarkah Teh Hitam Bisa Menyuburkan Rambut?

Benarkah Teh Hitam Bisa Menyuburkan Rambut?

Kita
Apakah Kimchi Bermanfaat untuk Menurunkan Berat Badan?

Apakah Kimchi Bermanfaat untuk Menurunkan Berat Badan?

Oh Begitu
Apa Jadinya jika Manusia dan Lumba-lumba Saling Bekerja Sama?

Apa Jadinya jika Manusia dan Lumba-lumba Saling Bekerja Sama?

Oh Begitu
Seperti Apa Wujud Ular yang Dinamai Leonardo DiCaprio dari Hutan Panama?

Seperti Apa Wujud Ular yang Dinamai Leonardo DiCaprio dari Hutan Panama?

Fenomena
Mengapa Burung Tidak Punya Gigi?

Mengapa Burung Tidak Punya Gigi?

Oh Begitu
Keadaban Politik, Mungkinkah?

Keadaban Politik, Mungkinkah?

Fenomena
Apa Saja Faktor yang Memengaruhi Ukuran Payudara?

Apa Saja Faktor yang Memengaruhi Ukuran Payudara?

Kita
Fakta-fakta Menarik Nefertiti Ratu Mesir Kuno yang Kharismatik

Fakta-fakta Menarik Nefertiti Ratu Mesir Kuno yang Kharismatik

Oh Begitu
5 Hewan Paling Gemuk di Dunia

5 Hewan Paling Gemuk di Dunia

Oh Begitu
Manfaat Jahe untuk Menurunkan Berat Badan dan Efek Sampingnya

Manfaat Jahe untuk Menurunkan Berat Badan dan Efek Sampingnya

Oh Begitu
Autofagi pada Innate atau Adaptive Immunity

Autofagi pada Innate atau Adaptive Immunity

Oh Begitu
Apakah Siput Terlahir dengan Cangkang?

Apakah Siput Terlahir dengan Cangkang?

Oh Begitu
3 Manfaat Buah Belimbing untuk Kesehatan

3 Manfaat Buah Belimbing untuk Kesehatan

Oh Begitu
Apakah Manusia Purba Berburu dan Makan Dinosaurus?

Apakah Manusia Purba Berburu dan Makan Dinosaurus?

Prof Cilik
Mengapa Toilet Bangsa Romawi Kuno Disebut Jorok?

Mengapa Toilet Bangsa Romawi Kuno Disebut Jorok?

Oh Begitu
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+