Kasus Mutasi Virus Corona B.1.1.7 di Indonesia Bertambah, Apa Saja Gejala Covid-19 Inggris Ini?

Kompas.com - 09/03/2021, 18:02 WIB
Mutasi Virus Corona B.1.1.7 KOMPAS.com/Akbar Bhayu TamtomoMutasi Virus Corona B.1.1.7


KOMPAS.com- Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin melaporkan penambahan empat kasus varian mutasi virus corona B.1.1.7 di Indonesia. Apakah memiliki gejala Covid-19 yang sama?

Seperti diberitakan Kompas.com, Selasa (9/3/2021), dua kasus varian virus corona asal Inggris ditemukan pada WNI yang kembali dari Arab Saudi.

Sedangkan empat kasus baru, menurut Budi Sadikin, tersebar di empat provinsi, di antaranya di Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan.

"Di Palembang, Sumatera Selatan, pada 11 Januari 2021, Kalimantan Selatan 6 januari, Balikpapan Kalimantan Timur dari 12 Februari dan ada yang keempat itu di Medan Sumatera Utara pada 28 Januari," kata Budi dalam Konferensi pers Perpanjangan PPKM Mikro secara virtual, Senin (8/3/2021).

Baca juga: Mutasi Virus Corona B.1.1.7 Masuk Indonesia, Gejala Mirip Varian Asli

 

Seperti diberitakan Kompas.com, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Primaya Hospital Tangerang, dr Haryanto Utama SpPD menjelaskan bahwa Covid-19 varian B.1.1.7 Inggris yang muncul di Indonesia adalah salah satu varian virus corona yang telah mengalami mutasi secara struktur.

Varian virus corona B.1.1.7 adalah varian yang kali pertama teridentifikasi di Inggris.

B pada nama mutasi virus ini merujuk pada kata British yang berarti asal dari mutasi tersebut, dan 117 adalah kode jenis virus Covid-19 yang ada di Inggris.

"Dengan semakin tidak terkontrolnya Covid-19, maka akan ada kecenderungan virus tersebut termutasi," kata Dokter Spesialis Penyakit Dalam Primaya Hospital Bekasi Utara, dr Kathi Swaputri SpPD.

Baca juga: Mutasi Virus Corona B.1.1.7 Ditemukan di Indonesia, Ini 4 Hal yang Perlu Diketahui

 

Gejala Covid-19 dari varian B.1.1.7

Lantas, apa saja gejala Covid-19 yang ditimbulkan dari infeksi mutasi virus corona B.1.1.7 asal Inggris ini?

Dr Kathi mengatakan bahwa pembentukan mutasi virus corona B.1.17 UK ini dengan virus corona SARS-CoV-2 sebelumnya yang belum termutasi, hampir sama.

Virus menempel pada sel inang dalam tubuh manusia, terutama di bagian organ pernapasan, paru-paru.

Selanjutnya, di dalam organ ini virus mereplikasi dengan jumlah cukup besar, sehingga menimbulkan gejala sistemik, baik ringan maupun berat.

Gejala Covid-19 akibat mutasi virus corona varian B.1.1.7 Inggris yang masuk ke Indonesia ini, tidak jauh berbeda dengan Covid-19 dari virus aslinya.

Baca juga: Fakta Mutasi Virus Corona B.1.1.7 di Indonesia, dari Penyebaran, Gejala, hingga Pencegahannya

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jaga Daya Tahan Tubuh Anak saat Pandemi, Ini yang Harus Dilakukan Orangtua

Jaga Daya Tahan Tubuh Anak saat Pandemi, Ini yang Harus Dilakukan Orangtua

Kita
Pembelajaran Tatap Muka Terbatas, Ahli Ingatkan Prokes Ketat dan Guru Harus Sudah Divaksin

Pembelajaran Tatap Muka Terbatas, Ahli Ingatkan Prokes Ketat dan Guru Harus Sudah Divaksin

Oh Begitu
Pria yang Terinfeksi Covid-19 Berisiko Enam Kali Lebih Tinggi Alami Difungsi Ereksi

Pria yang Terinfeksi Covid-19 Berisiko Enam Kali Lebih Tinggi Alami Difungsi Ereksi

Oh Begitu
Fitur Mode Gelap pada Smartphone Disebut Baik untuk Kesehatan Mata, Benarkah?

Fitur Mode Gelap pada Smartphone Disebut Baik untuk Kesehatan Mata, Benarkah?

Kita
Mesir Temukan Kota Emas yang Hilang, Warisan Firaun 3.000 Tahun Lalu

Mesir Temukan Kota Emas yang Hilang, Warisan Firaun 3.000 Tahun Lalu

Oh Begitu
Peringatan Dini BMKG: Waspada Gelombang Tinggi Capai 4 Meter hingga 13 April

Peringatan Dini BMKG: Waspada Gelombang Tinggi Capai 4 Meter hingga 13 April

Oh Begitu
5 Olahraga untuk Wanita 40 Tahun Ke Atas, Agar Tetap Sehat dan Bugar

5 Olahraga untuk Wanita 40 Tahun Ke Atas, Agar Tetap Sehat dan Bugar

Kita
Mengapa Gorila Sering Pukul Dada Sendiri, Ini Penjelasannya

Mengapa Gorila Sering Pukul Dada Sendiri, Ini Penjelasannya

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Gempa M 6,7 Malang yang Terasa Hingga Yogyakarta dan Bali | Pewarna Biru Alami Ditemukan

[POPULER SAINS] Gempa M 6,7 Malang yang Terasa Hingga Yogyakarta dan Bali | Pewarna Biru Alami Ditemukan

Oh Begitu
M 5,5 Guncang Malang Terasa Hingga Yogyakarta, Gempa Susulan Ke-8

M 5,5 Guncang Malang Terasa Hingga Yogyakarta, Gempa Susulan Ke-8

Fenomena
Lagi, Gempa M 5,5 Guncang Malang Hari Ini Tak Berpotensi Tsunami

Lagi, Gempa M 5,5 Guncang Malang Hari Ini Tak Berpotensi Tsunami

Fenomena
Kemungkinan Gempa Malang Picu Gunung Api, BMKG: Bisa tapi Kecil

Kemungkinan Gempa Malang Picu Gunung Api, BMKG: Bisa tapi Kecil

Oh Begitu
8 Manfaat Menangis Menurut Sains, Kurangi Stres sampai Tingkatkan Mood

8 Manfaat Menangis Menurut Sains, Kurangi Stres sampai Tingkatkan Mood

Kita
7 Fakta Gempa Malang, Bukan Gempa Megathrust dan Ada Sejarahnya

7 Fakta Gempa Malang, Bukan Gempa Megathrust dan Ada Sejarahnya

Oh Begitu
Setelah Gempa Malang, BMKG Peringatkan Jawa Timur Waspada Hujan dan Longsor

Setelah Gempa Malang, BMKG Peringatkan Jawa Timur Waspada Hujan dan Longsor

Fenomena
komentar
Close Ads X