Kompas.com - 05/03/2021, 18:05 WIB
Ilustrasi orangutan. PIXABAYIlustrasi orangutan.

 

Zoetis awalnya mengembangkan vaksin Covid-19 untuk digunakan pada anjing dan kucing, tetapi kemudian beralih mempelajari vaksin pada cerpelai setelah wabah besar terjadi di peternakan cerpelai tahun lalu.

Vaksin yang digunakan ini masih eksperimental atau belum disetujui untuk digunakan pada hewan di AS, tetapi Zoetis sedang dalam tahap pembicaraan dengan Departemen Pertanian untuk persetujuannya.

Vaksin Zoetis mirip dengan vaksin Novavax Covid-19 yang digunakan untuk manusia yang memberikan versi modifikasi protein spike virus corona.

Selain manusia, Covid-19 disebut juga berpotensi menginfeksi hewan lain seperti gorila, orangutan, hingga anjing dan kucing.

Baca juga: Ancaman Virus Corona Bagi Kehidupan Orangutan di Indonesia

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X