Kompas.com - 02/03/2021, 14:03 WIB

KOMPAS.com - Siang ini, Selasa (2/3/2021) Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) dan astronom menyebutkan akan ada dua fenomena menarik yang hadir di langit Indonesia.

Kedua fenomena langit tersebut adalah Asteroid 1999 RM45 lewat dekat bumi dan perige bulan edisi pertama Maret 2021 terjadi. Berikut penjelasannya.

1. Asteroid 1999 RM45

Astronom Amatir Indonesia Marufin Sudibyo menyampaikan bahwa Asteroid 1999 RM45 lewat dekat Bumi pada Selasa 2 Maret 2021. 

Dijelaskan Marufin, Asteroid 1999 RM45 ditemukan pada tahun 1999 lalu, memiliki diameter 408 m.

Asteroid yang satu ini juga disebutkan tergolong sebagai asteroid dekat-bumi kelas Apollo sehingga memiliki orbit yang bisa bersinggungan dengan orbit Bumi. 

"Pada Selasa 2 Maret 2021 asteroid ini akan lewat di dekat Bumi dalam jarak 7,7 kali lipat jarak rata-rata Bumi-Bulan, atau setara 3 juta kilometer," kata Marufin kepada Kompas.com, Senin (1/3/2021).

Asteroid ini tidak memiliki potensi untuk bertabrakan dengan Bumi, setidaknya hingga satu abad ke depan. 

Baca juga: Selidiki Asteroid Senilai 10.000 Kuadriliun Dollar AS, Misi Psyche Siap Berangkat

2. Perige Bulan

Perige Bulan adalah konfigurasi ketika Bulan terletak paling dekat dengan Bumi.

Peneliti Pusat Sains Antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Andi Pangerang mengatakan perige bulan ini disebabkan oleh orbit Bulan yang berbentuk elips dengan Bumi terletak di salah satu titik fokus orbit tersebut.

Adapun, perige Bulan terjadi setiap rata-rata 27 sepertiga hari dengan interval dua perige Bulan yang berdekatan bervariasi antara 24 5 per 8 hingga 28 setengah hari.

Andi dalam keterangan tertulisnya di laman edukasi sains Lapan menyebutkan bahwa Perige Bulan di bulan Maret 2021 ini akan terjadi dua kali.

Pertama terjadi hari ini tanggal 2 Maret 2021 pada pukul 12.26 WIB, 12.26 Wita, 14.26 WIT dengan jarak 365.399 kilometer dari Bumi (geosentrik), iluminasi 89,1 persen dan berada di sekitar konstelasi Virgo.

"Sedangkan, perige Bulan yang kedua terjadi pada tanggal 30 Maret," kata Andi.

Untuk diketahui, sebenarnya sejak tadi malam yaitu pukul 2015 waktu setempat (1/3/2021) perige Bulan ini sudah dapat disaksikan dari arah timur berkulminasi di arah selatan pukul 02.10 dini hari tadi (2/3/2021).

Nah, untuk hari ini setelahh perige terbenam tadi pagi pukul 08.10 waktu setempat, malam ini akan kembali terjadi pada pukul 21.00 waktu setempat dari arah timur.

Untuk perige Bulan malam ini akan berkulminasi di arah selatan pada pukul 03.00 waktu setempat, dan terbenam di arah barat sekitar pukul 09.00 waktu setempat, Rabu (3/3/2021).

Baca juga: Bukan Asteroid, Ini Lho Teori Baru Penyebab Punahnya Dinosaurus

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksin Baru Covid-19 Diklaim Bisa Lawan Dua Varian Virus Corona, Disetujui di Inggris

Vaksin Baru Covid-19 Diklaim Bisa Lawan Dua Varian Virus Corona, Disetujui di Inggris

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Belalang Bisa Mencium Sel Kanker Manusia | Virus Cacar Monyet Ditemukan pada Sampel Dubur | Ancaman Jakarta Tenggelam

[POPULER SAINS] Belalang Bisa Mencium Sel Kanker Manusia | Virus Cacar Monyet Ditemukan pada Sampel Dubur | Ancaman Jakarta Tenggelam

Oh Begitu
Setelah Peristiwa Jatuhnya Roket China di Indonesia

Setelah Peristiwa Jatuhnya Roket China di Indonesia

Fenomena
Cara Mencegah Tomcat Masuk Rumah Menurut Pakar

Cara Mencegah Tomcat Masuk Rumah Menurut Pakar

Oh Begitu
Status Konservasi Monyet Ekor Panjang Terancam Berbahaya Risiko Kepunahan

Status Konservasi Monyet Ekor Panjang Terancam Berbahaya Risiko Kepunahan

Oh Begitu
Ikan Channa Maru, Ikan Gabus Predator Primitif Bercorak Indah

Ikan Channa Maru, Ikan Gabus Predator Primitif Bercorak Indah

Fenomena
Berencana Bikin Bangunan di Luar Angkasa, Ahli Kembangkan Semen Khusus

Berencana Bikin Bangunan di Luar Angkasa, Ahli Kembangkan Semen Khusus

Oh Begitu
Pertama Kalinya, Infeksi Cacar Monyet Ditemukan pada Anjing di Perancis

Pertama Kalinya, Infeksi Cacar Monyet Ditemukan pada Anjing di Perancis

Fenomena
Bunga Bangkai Tumbuh di Bekasi, Ahli Sebut Jenis Suweg

Bunga Bangkai Tumbuh di Bekasi, Ahli Sebut Jenis Suweg

Oh Begitu
Tampilan Fisik Burung Ruff Jantan Mirip Betina, Bagaimana Cara Mereka Kawin?

Tampilan Fisik Burung Ruff Jantan Mirip Betina, Bagaimana Cara Mereka Kawin?

Oh Begitu
BKKBN: Angka Kematian Ibu dan Bayi Masih Jadi Ancaman SDM di Indonesia

BKKBN: Angka Kematian Ibu dan Bayi Masih Jadi Ancaman SDM di Indonesia

Kita
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 16-17 Agustus 2022, Ini Wilayah yang Harus Waspada

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 16-17 Agustus 2022, Ini Wilayah yang Harus Waspada

Fenomena
Virus Cacar Monyet Ditemukan pada Sampel Dubur Pasien Tanpa Gejala

Virus Cacar Monyet Ditemukan pada Sampel Dubur Pasien Tanpa Gejala

Fenomena
Belalang Bisa Mencium Sel Kanker pada Manusia, Begini Penjelasan Sains

Belalang Bisa Mencium Sel Kanker pada Manusia, Begini Penjelasan Sains

Oh Begitu
Ancaman Jakarta Tenggelam, Pemindahan IKN Saja Tak Akan Mencegahnya

Ancaman Jakarta Tenggelam, Pemindahan IKN Saja Tak Akan Mencegahnya

Oh Begitu
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.