Kompas.com - 01/03/2021, 20:30 WIB
Ilustrasi gelombang tinggi KOMPAS.com/ ROSYID ASZHARIlustrasi gelombang tinggi

KOMPAS.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali merilis peringatan dini potensi gelombang tinggi dalam dua hari ini, 1-2 Maret 2021.

Berdasarkan analisis BMKG, gelombang tinggi ini berpeluang terjadi hingga mencapai empat meter di sejumlah wilayah perairan Indonesia, akibat beberapa pemicu.

Pertama, siklon tropis Marian.

Disebutkan bahwa siklon tropis Marian ini terdapat di Samudera Hindia barat daya Lampung yang berdampak pada ketinggian gelombang di Samudra Hindia barat daya Lampung dan selatan Banten. 

Baca juga: Waspada Gelombang Tinggi 6 Meter 3 Hari ke Depan akibat Tropical Storm Dujuan 998

Kedua, pola angin.

Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara pada umumnya bergerak dari barat laut - timur laut dengan kecepatan angin berkisar 5-20 knot.

Sedangkan, di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari barat daya - barat laut  dengan kecepatan angin berkisar 5 - 25 knot. 

Ketiga, kecepatan angin.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Makassar bagian selatan, Perairan barat Sulawesi selatan, Laut Flores, Teluk Bone, Laut Banda bagian barat, Laut Arafuru bagian timur, Perairan selatan Merauke.

Kondisi-kondisi inilah yang mengakibatkan tinggi gelombang mencapai kategori tinggi, yaiu capai 4 meter di sekitar wilayah tersebut dan perairan lainnya dalam dua hari ini.

Gelombang tinggi 1,25- 2,50 meter (kategori sedang)

- Perairan utara Sabang

- Perairan barat Aceh

- Perairan barat Simeuleu hingga Kepulauan Mentawai

- Perairan barat Bengkulu

- Samudra Hindia barat Aceh hingga Kepulauan Nias

- Perairan selatan Sumbawa hingga Pulau Sawu

- Selat Sumba bagian barat

- Selat Sape bagian selatan

- Perairan Kupang hingga Pulau Rotte

- Laut Sawu

- Samudra Hindia selatan Pulau Sumba hingga Pulau Rote

- Laut Banda

- Perairan Kepulauan Letti hingga Kepulauan Tanimbar

- Laut Arafuru

- Perairan Yos Sudarso hingga Merauke

- Laut Sulawesi bagian timur

- Perairan utara Kepulauan Sangihe hingga Kepulauan Talaud

- Perairan utara dan timur Halmahera

- Laut Maluku

- Laut Halmahera

- Perairan utara Papua Barat hingga Papua

- Samudra Pasifik utara Halmahera hingga Papua

Baca juga: Wilayah Waspada Cuaca Ekstrem, Hujan Lebat hingga Gelombang Tinggi

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

M 5,5 Guncang Malang Terasa Hingga Yogyakarta, Gempa Susulan Ke-8

M 5,5 Guncang Malang Terasa Hingga Yogyakarta, Gempa Susulan Ke-8

Fenomena
Lagi, Gempa M 5,5 Guncang Malang Hari Ini Tak Berpotensi Tsunami

Lagi, Gempa M 5,5 Guncang Malang Hari Ini Tak Berpotensi Tsunami

Fenomena
Kemungkinan Gempa Malang Picu Gunung Api, BMKG: Bisa tapi Kecil

Kemungkinan Gempa Malang Picu Gunung Api, BMKG: Bisa tapi Kecil

Oh Begitu
8 Manfaat Menangis Menurut Sains, Kurangi Stres sampai Tingkatkan Mood

8 Manfaat Menangis Menurut Sains, Kurangi Stres sampai Tingkatkan Mood

Kita
7 Fakta Gempa Malang, Bukan Gempa Megathrust dan Ada Sejarahnya

7 Fakta Gempa Malang, Bukan Gempa Megathrust dan Ada Sejarahnya

Oh Begitu
Setelah Gempa Malang, BMKG Peringatkan Jawa Timur Waspada Hujan dan Longsor

Setelah Gempa Malang, BMKG Peringatkan Jawa Timur Waspada Hujan dan Longsor

Fenomena
Gempa Malang Sudah 3 Kali Susulan, Ini Rekomendasi dari BMKG

Gempa Malang Sudah 3 Kali Susulan, Ini Rekomendasi dari BMKG

Fenomena
Setelah Malang, Gempa M 6,0 Guncang Laut Sulut Tak Berpotensi Tsunami

Setelah Malang, Gempa M 6,0 Guncang Laut Sulut Tak Berpotensi Tsunami

Fenomena
Pertama Kalinya, Pasien Covid-19 Jepang Terima Cangkok Paru-paru dari Donor Hidup

Pertama Kalinya, Pasien Covid-19 Jepang Terima Cangkok Paru-paru dari Donor Hidup

Fenomena
Gempa Malang, Mengapa Guncangannya Sangat Luas sampai Yogyakarta dan Bali?

Gempa Malang, Mengapa Guncangannya Sangat Luas sampai Yogyakarta dan Bali?

Fenomena
Gempa Malang Hari Ini, Ini Daftar Wilayah Terdampak Guncangan

Gempa Malang Hari Ini, Ini Daftar Wilayah Terdampak Guncangan

Fenomena
Mengenal Skin Tag, Mirip Kutil Kulit Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Mengenal Skin Tag, Mirip Kutil Kulit Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Oh Begitu
Ahli: Gejala KIPI Vaksin Normal Seperti Respons Makan Cabai dan Putus Cinta

Ahli: Gejala KIPI Vaksin Normal Seperti Respons Makan Cabai dan Putus Cinta

Oh Begitu
Perilaku Menguap yang Menular Terjadi Juga pada Singa, Ini Buktinya

Perilaku Menguap yang Menular Terjadi Juga pada Singa, Ini Buktinya

Fenomena
Ilmuwan Temukan Jejak Manusia Modern Homo Sapiens saat Jelajahi Eropa

Ilmuwan Temukan Jejak Manusia Modern Homo Sapiens saat Jelajahi Eropa

Fenomena
komentar
Close Ads X