Kompas.com - 27/02/2021, 19:03 WIB
Ilustrasi anak laki-laki bermain basket. SHUTTERSTOCKIlustrasi anak laki-laki bermain basket.


KOMPAS.com- Sebuah studi terhadap silsilah keluarga selama ratusan tahun menunjukkan bahwa gen ayah dapat menentukan apakah anaknya kelak memiliki jenis kelamin laki-laki atau perempuan.

Pria mewarisi kecenderungan untuk memiliki lebih banyak putra atau lebih putri dari orang tua mereka.

Ini berarti pria yang memiliki banyak saudara laki-laki, lebih cenderung memiliki anak laki-laki, sedangkan pria dengan banyak saudara perempuan lebih cenderung memiliki anak perempuan.

Mengapa hal ini bisa terjadi?

Corry Gellatly, seorang ilmuwan riset di Newcastle University, Inggris, telah menunjukkan bahwa pria mewarisi kecenderungan untuk memiliki lebih banyak putra atau lebih putri dari orang tua mereka.

Baca juga: Ambil Pelajaran Ini dari Kegagalan Seleksi Jenis Kelamin Bayi Tabung

 

Ini berarti pria yang memiliki banyak saudara laki-laki lebih cenderung memiliki anak laki-laki, sedangkan pria dengan banyak saudara perempuan lebih cenderung memiliki anak perempuan.

Dilansir Science Daily, Rabu (12/12/2018) penelitian tentang jenis kelamin anak dan gen ayah ini melibatkan studi terhadap 927 keluarga yang berisi informasi tentang 556.387 orang dari Amerika Utara dan Eropa sejak tahun 1600.

"Kami sekarang tahu bahwa laki-laki lebih cenderung memiliki anak laki-laki jika mereka memiliki lebih banyak saudara laki-laki, tetapi lebih cenderung memiliki anak perempuan jika mereka memiliki lebih banyak saudara perempuan. Namun, pada wanita, Anda tidak bisa memprediksinya," jelas Gellatly.

Baca juga: Tekanan Darah Ibu Tentukan Jenis Kelamin Bayi?

 

Pria menentukan jenis kelamin bayi tergantung pada apakah spermanya membawa kromosom X atau Y.

Kromosom X bergabung dengan kromosom X ibu untuk membuat bayi perempuan (XX) dan kromosom Y akan bergabung dengan kromosom ibu untuk menghasilkan anak laki-laki (XY).

Studi Universitas Newcastle menunjukkan bahwa gen yang belum ditemukan mengontrol apakah sperma pria mengandung lebih banyak kromosom X atau lebih Y, yang memengaruhi jenis kelamin anak-anaknya.

Pada skala yang lebih besar, jumlah pria dengan sperma X yang lebih banyak dibandingkan dengan jumlah pria dengan sperma Y, memengaruhi rasio jenis kelamin anak yang lahir setiap tahun. Gen terdiri dari dua bagian, yang dikenal sebagai alel, yang diwarisi dari masing-masing induk.

Baca juga: Soal Jenis Kelamin Lucinta Luna, Bagaimana Semestinya Kita Menyikapi?

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER SAINS] Klarifikasi Soal Vaksin Covid-19 yang Disebut Kurang Efektif | 60 Tahun Lalu Manusia Capai Luar Angkasa

[POPULER SAINS] Klarifikasi Soal Vaksin Covid-19 yang Disebut Kurang Efektif | 60 Tahun Lalu Manusia Capai Luar Angkasa

Oh Begitu
Manfaat Puasa Ramadhan, Menurunkan Kadar Kolesterol hingga Membuat Bahagia

Manfaat Puasa Ramadhan, Menurunkan Kadar Kolesterol hingga Membuat Bahagia

Oh Begitu
Indonesia Puasa 13 Jam dan Greenland 20 Jam, Kenapa Durasi Puasa Beda-beda?

Indonesia Puasa 13 Jam dan Greenland 20 Jam, Kenapa Durasi Puasa Beda-beda?

Oh Begitu
Ilmuwan: Kawasan Keanekaragaman Hayati Dipastikan Hancur akibat Perubahan Iklim

Ilmuwan: Kawasan Keanekaragaman Hayati Dipastikan Hancur akibat Perubahan Iklim

Oh Begitu
Awal Ramadhan Selasa 13 April 2021, Bagaimana Ahli Tentukan Posisi Hilal?

Awal Ramadhan Selasa 13 April 2021, Bagaimana Ahli Tentukan Posisi Hilal?

Fenomena
4 Faktor Penting dalam Pemantauan Hilal, Penentu Awal Ramadhan

4 Faktor Penting dalam Pemantauan Hilal, Penentu Awal Ramadhan

Oh Begitu
5 Fakta Perjalanan Kosmonot Yuri Gagarin, Manusia Pertama di Luar Angkasa

5 Fakta Perjalanan Kosmonot Yuri Gagarin, Manusia Pertama di Luar Angkasa

Fenomena
Atta Halilintar Mau 15 Anak dari Aurel Hermansyah, Apa Dampak Hamil Anak Banyak?

Atta Halilintar Mau 15 Anak dari Aurel Hermansyah, Apa Dampak Hamil Anak Banyak?

Oh Begitu
Selain Hilal, Solar Bulan dan Tripel Konjungsi Hiasi Langit Indonesia Hari Ini

Selain Hilal, Solar Bulan dan Tripel Konjungsi Hiasi Langit Indonesia Hari Ini

Fenomena
Porsi Makan dan Gizi yang Baik saat Puasa, dari Karbohidrat hingga Protein

Porsi Makan dan Gizi yang Baik saat Puasa, dari Karbohidrat hingga Protein

Oh Begitu
Hari Ini 60 Tahun Lalu, Manusia Berhasil Capai Luar Angkasa untuk Pertama Kalinya

Hari Ini 60 Tahun Lalu, Manusia Berhasil Capai Luar Angkasa untuk Pertama Kalinya

Oh Begitu
Ada Jamur di Paru-paru? Ilmuwan Sebut Bukan Tanda Infeksi, Ini Penjelasannya

Ada Jamur di Paru-paru? Ilmuwan Sebut Bukan Tanda Infeksi, Ini Penjelasannya

Oh Begitu
Bagaimana Menghitung Awal Ramadhan 2021 dalam Astronomi?

Bagaimana Menghitung Awal Ramadhan 2021 dalam Astronomi?

Oh Begitu
Sidang Isbat Sore Ini, Begini Cara Ilmuwan Melihat Hilal Awal Ramadhan

Sidang Isbat Sore Ini, Begini Cara Ilmuwan Melihat Hilal Awal Ramadhan

Oh Begitu
Berita Vaksin Covid-19 China Kurang Efektif Disebut Salah Total, Ini Klarifikasinya

Berita Vaksin Covid-19 China Kurang Efektif Disebut Salah Total, Ini Klarifikasinya

Oh Begitu
komentar
Close Ads X