Kompas.com - 25/02/2021, 12:00 WIB
Ilustrasi microwave, perangkat atau alat masak canggih yang memudahkan siapapun memasak atau memanaskan makanan dalam plastik. SHUTTERSTOCKIlustrasi microwave, perangkat atau alat masak canggih yang memudahkan siapapun memasak atau memanaskan makanan dalam plastik.


KOMPAS.com- Microwave adalah salah satu perangkat atau alat masak yang cukup populer di masa kini. Berkat penemuan microwave ini, memasak menjadi kian praktis.

Sebab, hanya dengan satu alat ini kita bisa merebus air, memanaskan kembali sisa makanan, membuat kue dan lain sebagainya.

Tinggal menekan beberapa tombol, proses memasak makanan apapun jadi lebih mudah, praktis, bahkan lebih cepat disajikan.

Microwave telah menjadi salah satu terobosan penemuan yang mengubah dunia, teknologi yang telah mengubah cara memasak menjadi semakin mudah dan cepat untuk dilakukan.

Baca juga: Memanaskan Makanan dalam Wadah Plastik di Microwave, Apakah Berbahaya?

 

Namun, tahukah Anda, ternyata penemuan microwave terjadi secara kebetulan alias tidak disengaja oleh Percy LeBaron Spencer, seorang insinyur otodidak asal Amerika Serikat, dikutip dari Live Science, Jumat (6/1/2017).

Insinyur yang bahkan tak lulus pendidikan tata bahasa ini, menemukan alat masak canggih tersebut saat bekerja di Raytheon Corp, di bagian pengembangan magnetron, yakni tabung vakum yang menghasilkan radiasi gelombang mikro dan digunakan dalam sistem radar.

Saat sedang menguji magnetron, dia melihat bahwa batang coklat di sakunya telah meleleh. 

Penasaran, Spencer mulai menguji makanan lain, termasuk biji berondong jagung, dan melihat bahwa semuanya bermunculan.

Baca juga: Penemuan Rontgen, Teknologi yang Disebut Mukjizat Medis

 

Tidak sampai di situ, Spencer juga meletakkan telur di dekat magnetron dan menyaksikan telur itu mulai bergetar lalu meledak.

Akhirnya, ia menyadari bahwa makanan tersebut telah terpapar energi gelombang mikro dengan kepadatan rendah.

Selanjutnya, Spencer membangun kotak logam dan memasukkan tenaga microwave ke dalamnya. Energi memasuki kotak tetapi tidak dapat keluar, yang menunjukkan bahwa ternyata gelombang mikro tidak dapat menembus logam.

Penemuan microwave ini ditemukan Percy Spencer pada akhir Perang Dunia II. Namun butuh beberapa lama bagi masyarakat Amerika saat itu, untuk mengetahui alat masak ini.

Baca juga: Berdiri Terlalu Dekat dengan Microwave, Akankah Terpapar Radiasi?

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X