Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 25/02/2021, 07:36 WIB


KOMPAS.com - Musim hujan periode 2020-2021 di Indonesia disebutkan masuk dalam lima tahun terbasah sepanjang 40 tahun ke belakang.

Disampaikan oleh Koordinator Bidang Analisis Variabilitas Iklim Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Supari PhD bahwa perhitungan lima besar tahun terbasah ini dihitung sejak tahun 1981.

"Dari analisis umumnya memang tahun 2020 (periode musim hujan 2020-2021) itu kecenderungannya (musim hujan) basah," kata Supari kepada Kompas.com, Rabu (24/2/2021).

"Jadi kalau kita rangking (secara) nasional begitu, tahun 2020-2021 itu masuk dalam lima besar tahun terbasah," imbuhnya.

Baca juga: Banjir di Mana-mana, Benarkah Musim Hujan Tahun Ini Lebih Basah?

 

Seperti diketahui, perhitungan musim hujan tidak hanya dihitung sejak awal setiap tahunnya.

Sebab, umumnya wilayah Indonesia sudah memasuki musim hujan sejak bulan Oktober akhir hingga awal November.

BMKG sendiri pada tahun 2020 telah mengeluarkan keterangan resminya bahwa musim hujan di Indonesia periode 2020-2021 di sebagian wilayahnya sudah terjadi sejak akhir Oktober, dan sebagian lagi baru memasuki musim hujan pada November.

Periode musim hujan tersebut telah dinyatakan dan diprediksikan akan berlangsung hingga Maret-April 2021.

Baca juga: Puncak Musim Hujan Indonesia, Ini Wilayah Waspada Risiko Bencana Hidrometeorologi

 

Supari menjelaskan, sebenarnya kondisi musim hujan yang lebih basah ini juga telah disampaikan sejak prediksi awal musim hujan bulan Oktober 2020 dikarenakan beberapa faktor sebagai berikut.

1. Gangguan La Nina

"Gangguan apa yang disebut dengan La Nina ini sudah kita rilis awal Oktober (2020) lalu, ya, itu memengaruhi tingkat keparahan atmosfer meningkatkan curah hujan," kata dia.

Meskipun selama periode musim hujan 2020 ini, ia menambahkan, tingkat keparahan dan meningkatnya curah hujan ini tidak merata di seluruh wilayah Indonesia.

Baca juga: BMKG Sebut Musim Hujan Akan Lebih Basah di 2021, Apa Penyebabnya?

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+