Mulai Besok Waspada Cuaca Ekstrem, Jabodetabek Berpotensi Banjir

Kompas.com - 23/02/2021, 19:30 WIB
Ilustrasi cuaca ekstrem, cuaca buruk, peringatan dini cuaca ShutterstockIlustrasi cuaca ekstrem, cuaca buruk, peringatan dini cuaca

KOMPAS.com - Masyarakat Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) diimbau untuk waspada potensi cuaca ekstrem, mulai besok hingga 3 hari ke depan akibat bibit siklon tropis.

Berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer terkini, BMKG mendeteksi adanya pusat tekanan rendah (Low Pressure Area/LPA) atau dikenal sebagai potensi bibit siklon di sekitar Nusa Tenggara Timur (NTT).

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto menyampaikan dalam keterangan tertulisnya bahwa bibit siklon tropis tersebut terdeteksi sejak 2 hari terakhir, dan berpotensi dapat berkembang menjadi siklon tropis.

Baca juga: Banjir Jakarta Akibat Cuaca Ekstrem, 4 Faktor Pemicunya Menurut BMKG

Bibit siklon tersebut diprediksi masih bertahan dan menunjukkan pergerakan ke arah barat mendekati wilayah laut di selatan Jawa Timur dengan potensi intensitas yang menguat hingga 2 hari mendatang.

"Dalam hal ini, BMKG terus memonitor perkembangan LPA (potensi bibit siklon) tersebut untuk mengantisipasi kemungkinan dapat menguat menjadi siklon tropis," jelasnya.

Guswanto menjelaskan, bahwa kondisi dinamika atmosfer tersebut, secara umum cukup signifikan berpengaruh terhadap potensi hujan lebat dan cuaca ekstrem.

Untuk wilayah Jabodetabek, potensi cuaca ekstrem berdampak signifikan diprediksikan dapat terjadi mulai tanggal 24-27 Februari 2021. 

"Kejadian hujan di wilayah Jabodetabek pada periode tersebut perlu diwaspadai terutama pada malam atau dini hari menjelang pagi dengan potensi distribusi hujan dapat terjadi secara merata," jelasnya.

Kegiatan teknologi modifikasi cuaca

Guswanto menuturkan, dalam rangka mengantisipasi potensi dampak bencana banjir akibat cuaca ektrem di wilayah Jabodetabek, bersama dengan sejumlah pihak berwenang telah melakukan kegiatan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC).

Kegiatan TMC ini sudah mulai dilakukan sejak hari Minggu, (21/2/2021) atas kerjasama BMKG bersama Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI AU, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan instansi terkait lainnya.

Baca juga: Banjir Jakarta, BMKG: Waspada Puncak Musim Hujan Masih Sampai Maret 2021

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER SAINS] Kasus Covid-19 Global Naik | Mobil Listrik Lebih Baik?

[POPULER SAINS] Kasus Covid-19 Global Naik | Mobil Listrik Lebih Baik?

Fenomena
Mutasi Virus Corona B.1.1.7 Ditemukan di Indonesia, Ini 4 Hal yang Perlu Diketahui

Mutasi Virus Corona B.1.1.7 Ditemukan di Indonesia, Ini 4 Hal yang Perlu Diketahui

Oh Begitu
Setahun Covid-19 Indonesia Ini Inovasi Karya Anak Bangsa Lawan Pandemi Corona

Setahun Covid-19 Indonesia Ini Inovasi Karya Anak Bangsa Lawan Pandemi Corona

Oh Begitu
Penyebab dan Cara Mengatasi Cegukan, Tahan Napas hingga Kompres Dingin

Penyebab dan Cara Mengatasi Cegukan, Tahan Napas hingga Kompres Dingin

Oh Begitu
Ilmuwan Temukan Badai Luar Angkasa Hujani Bumi dengan Elektron, Apa Itu?

Ilmuwan Temukan Badai Luar Angkasa Hujani Bumi dengan Elektron, Apa Itu?

Fenomena
Setahun Pandemi Covid-19, Ini 6 Hal terkait Virus Corona yang Masih Jadi Misteri

Setahun Pandemi Covid-19, Ini 6 Hal terkait Virus Corona yang Masih Jadi Misteri

Oh Begitu
Mengenal Aldebaran Bintang Paling Terang di Konstelasi Taurus

Mengenal Aldebaran Bintang Paling Terang di Konstelasi Taurus

Fenomena
7 Fakta Erupsi Gunung Sinabung Hari Ini, 13 Kali Semburan Awan Panas

7 Fakta Erupsi Gunung Sinabung Hari Ini, 13 Kali Semburan Awan Panas

Oh Begitu
Wamenkes: Vaksin Datang Lagi, Protokol Kesehatan Tetap Harus Dilakukan

Wamenkes: Vaksin Datang Lagi, Protokol Kesehatan Tetap Harus Dilakukan

Oh Begitu
Apakah Mobil Listrik Lebih Baik untuk Bumi? Ini Faktanya

Apakah Mobil Listrik Lebih Baik untuk Bumi? Ini Faktanya

Kita
Setahun Pandemi Covid-19, Ahli: Kunci Masalahnya Protokol Kesehatan

Setahun Pandemi Covid-19, Ahli: Kunci Masalahnya Protokol Kesehatan

Oh Begitu
Setahun Pandemi Covid-19, Ini 6 Teori Konspirasi Menyesatkan di Dunia

Setahun Pandemi Covid-19, Ini 6 Teori Konspirasi Menyesatkan di Dunia

Oh Begitu
Setahun Pandemi Corona, 3 Alasan Kebijakan Pengendalian Covid-19 Gagal Total

Setahun Pandemi Corona, 3 Alasan Kebijakan Pengendalian Covid-19 Gagal Total

Kita
Serba-serbi Hewan: Seperti Manusia, Anjing juga Bermimpi

Serba-serbi Hewan: Seperti Manusia, Anjing juga Bermimpi

Oh Begitu
Hari Ini, Ada Asteroid 1999 RM45 Lewat Dekat Bumi dan Perige Bulan

Hari Ini, Ada Asteroid 1999 RM45 Lewat Dekat Bumi dan Perige Bulan

Oh Begitu
komentar
Close Ads X