Kompas.com - 18/02/2021, 19:35 WIB


KOMPAS.com- Aktivitas lempeng Samudera Hindia menyebabkan gempa bermagnitudo M 5,1. Gempa tektonik tersebut mengguncang wilayah Bengkulu pada pukul 17.43 WIB, Kamis (18/2/2021).

Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), episenter gempa bumi terletak pada koordinat 4,33 LS dan 101,7 BT.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno MSi menyebutkan bahwa lokasi tepatnya gempa bumi itu terjadi di laut pada jarak 85 km di kawasan Pantai Barat Sumatera, Barat Daya Kota Bengkulu, Bengkulu pada kedalaman 98 km.

Menurut Bambang, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas dalam lempeng Samudera Hindia (intraplate).

Baca juga: Gempa Hari Ini: M 5,1 Guncang Pesisir Barat Lampung akibat Aktivitas Subduksi

 

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan mendatar (strike slip)," kata Bambang.

Kendati lokasi gempa bumi ini berada di laut tetapi hasil pemodelan BMKG tidak menunjukkan adanya potensi tsunami.

Akan tetapi, getaran akibat guncangan gempa bumi ini dirasakan di Bengkulu dengan skala intensitas II MMI, di mana getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Sementara itu, hasil monitoring BMKG hingga pukul 18.10 WIB, Kamis (18/2/2021) belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock.

Baca juga: Gempa Enggano Berkekuatan M 6,3, Mengapa Guncangannya Lemah?

 

Namun, masyarakat tetap diminta agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

Upayakan untuk memeriksa dan memastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah.

"Kepada masyarakat (Bengkulu) diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu (gempa di Lempeng Samudera Hindia) yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," tegasnya.

Baca juga: 5 Fakta Gempa Jepang, Guncang Fukushima di Dekat Lokasi Tsunami 2011

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.