Kompas.com - 06/02/2021, 18:15 WIB
Banjir di kawasan Kota Lama Semarang, Sabtu (6/2/2021) KOMPAS.com/RISKA FARASONALIABanjir di kawasan Kota Lama Semarang, Sabtu (6/2/2021)


KOMPAS.com- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan agar masyarakat Kota Semarang masih terus waspada terhadap potensi terjadinya hujan deras yang bisa menyebabkan banjir bandang dalam 3 hari ke depan.

Seperti diketahui, hujan deras yang mengguyur Kota Semarang sejak Jumat (5/2/2021) malam mengakibatkan banjir di daerah Jalan Raya Pantura, Mangkang hingga Sabtu siang (6/2/2021).

Saat dihubungi Kompas.com, forecase on duty (Fod) prediksi BMKG mengungkapkan bahwa berdasarkan catatan yang ada, memang kejadian banjir di Kota Semarang tersebut terjadi karena dipicu beberapa kondisi atmosfer yang menyebabkan hujan intensitas tinggi atau deras itu terjadi.

Pertama, berdasarkan prakiraan musim dari klimatologi pada bulan Februari 2021 berada pada periode puncak musim hujan untuk wilayah Pulau Jawa dengan aktifnya Monsun Asia.

Baca juga: BMKG Ungkap Daftar Wilayah Waspada Banjir Akibat Cuaca Ekstrem

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Faktor penyebab yang kedua adalah adanya kondisi La Nina dengan level yang masih moderate di Pasifik equator yang dapat mempengaruhi peningkatan hujan di beberapa wilayah Indonesia.

"Adanya daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya yang memicu terjadinya hujan lebat.

Fod Prediksi BMKG juga menyebutkan bahwa kondisi tersebut juga didukung dengan masa udara yang labil serta kelembaban udara yang cukup tinggi.

Kelembaban udara yang cukup tinggi itu terjadi dari lapisan bawah hingga lapisan atas sehingga mendukung proses pembentukan awan hujan di Jawa Tengah, khususnya sebagian besar wilayah pantura tengah-barat termasuk Kota Semarang.

Baca juga: Waspada Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan, Berpotensi Banjir

 

Berdasarkan pantauan dari Citra Satelit dan Radar, BMKG Ahmad Yani Semarang telah mengeluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrim dari pukul 01.30 WIB dan telah di update pukul 05.20 WIB dan Kota Semarang termasuk salah satu wilayah yang masuk dalam Peringatan Dini tersebut.

Curah hujan akumulasi harian di Stasiun Meteorologi Ahmad Yani pada tanggal 5 februari 2021, tercatat sebesar 171.0 mm.

Sehingga, Fod Prediksi BMKG menegaskan bahwa baik di Kota Semarang maupun di sejumlah wilayah lainnya di Pulau Jawa masih berpeluang terjadi cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas yang tinggi dalam beberapa hari ke depan.

"Iya masih. Untuk wilayah Pulau Jawa masih perlu waspada untuk 3 hari kedepan. Terutama di wilayah pesisir selatan Pulau Jawa," jelas Fod Prediksi BMKG, Sabtu (6/2/2021).

Baca juga: BMKG: 3 Hari Ini Waspada Gelombang Tinggi dan Banjir Rob

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.