Kompas.com - 04/02/2021, 13:02 WIB
Jurnalis dan personel keamanan berkumpul di dekat pintu masuk Institut Virologi Wuhan setelah kunjungan tim Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Wuhan di provinsi Hubei China pada Rabu, 3 Februari 2021. AP Photo / Ng Han GuanJurnalis dan personel keamanan berkumpul di dekat pintu masuk Institut Virologi Wuhan setelah kunjungan tim Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Wuhan di provinsi Hubei China pada Rabu, 3 Februari 2021.

KOMPAS.com - Tim penyelidik Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Rabu (3/2/2021) mengunjungi pusat penelitian di kota Wuhan, China yang telah menjadi subjek spekulasi tentang asal-usul virus corona.

Salah satu anggota tim mengatakan, mereka bermaksud bertemu dengan staf penting untuk menelusuri masalah kritis yang melanda dunia saat ini.

Kunjungan tim WHO ke Institut Virologi Wuhan adalah puncak dari misi WHO untuk mengumpulkan data dan mencari petunjuk dari mana virus itu berasal dan bagaimana penyebarannya.

"Kami berharap dapat bertemu dengan semua orang penting di sini dan menanyakan semua pertanyaan penting yang perlu ditanyakan," kata ahli zoologi dan anggota tim Peter Daszak.

Baca juga: Panduan Baru WHO, Pasien Covid-19 Harus Pakai Oximeter di Rumah

Dilansri AP News, Rabu (3/2/2021), juru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin mengatakan, para ahli juga telah berkomunikasi dengan para ahli dri Universitas Pertanian Huazhong.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Perlu dicatat bahwa penelusuran virus adalah masalah ilmiah yang kompleks dan kami perlu ruang yang cukup bagi para ahli untuk melakukan penelitian ilmiah," kata Wang.

"China akan terus bekerja sama dnegan WHO secara terbuka, transparan, dan bertanggung jawab dan memberikan kontribusinya untuk mencegah risiko di masa depan dengan lebih baik serta melindungi kehidupan dan kesehatan orang di semua negara."

Setelah dua minggu karantina, tim WHO yang terdiri dari para ahli di bidang kedokteran hewan, virologi, keamanan pangan, dan ahli epidemiologi dari 10 negara selama enam hari terakhir mengunjungi rumah sakit, lembaga penelitian, dan pasar hewan yang terkait dengan kasus pertama Covid-19.

Kunjungan WHO ke China terlaksana setelah melakukan negosiasi selama beberapa bulan. Ini karena China berusaha tetap menjalankan kontrol ketat selagi menelusuri informasi dan asal-usul virus.

Sebelumnya muncul teori konspirasi dari mantan Presiden AS Donald Trump tentang asal usul virus corona. Dia mengatakan, virus corona sengaja disebarkan atau bocor dari laboratorium penelitian virus di China.

Halaman:


Sumber AP News
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.