Kompas.com - 27/01/2021, 10:32 WIB


KOMPAS.com- Moderna telah berhasil mengembangkan vaksin berbasis messenger RNA (mRNA) untuk melawan virus corona penyebab Covid-19 yang sejak setahun lalu menjadi pandemi global.

Namun, sejak akhir tahun 2020, pandemi virus corona kian memburuk, seiring ditemukannya beberapa strain atau varian baru dari virus SARS-CoV-2.

Varian virus corona kali pertama teridentifikasi di Inggris, selanjutnya Afrika Selatan. Baru-baru ini, strain lain juga ditemukan di Brasil.

Dilansir dari Reuters, Selasa (26/1/2021), Moderna Inc mengatakan bahwa mereka meyakini vaksin Covid-19 yang telah dikembangkan dapat melindungi dari varian baru virus corona yang ditemukan di Inggris dan Afrika Selatan.

Baca juga: Pfizer dan Moderna Uji Vaksin Covid-19 pada Virus Corona Jenis Baru Inggris

 

Meskipun, mereka berencana akan menguji suntikan penguat baru untuk melawan varian virus dari Afrika Selatan.

Dalam siaran persnya, perusahaan bioteknologi ini mengatakan bahwa mereka tidak menemukan adanya pengurangan dalam respons antibodi terhadap varian virus corona dari Inggris.

Namun demikian, mereka menemukan adanya pengurangan respons antibodi dari vaksin terhadap varian virus Afrika Selatan.

"Virus tidak akan berhenti. Sementara strain saat ini tampaknya terlindungi dengan baik oleh Covid-19. Penting bagi kami untuk tetap waspada dan mengembangkan alat ppotensial serta tindakan pencegahan yang memungkinkan untuk terus mengalahkan pandemi," kata Presiden Moderna Stephen Hoge.

Baca juga: Vaksin Covid-19 Moderna Terbukti Beri Kekebalan, Minimal hingga 3 Bulan

 

Kendati demikian, Moderna tetap berharap vaksin mRNA yang mereka kembangkan saat ini akan tetap protektif setidaknya selama satu tahun setelah menyelesaikan suntikan dosis kedua.

Saat ini, Moderna sedang mengembangkan vaksin Covid-19 baru yang akan melawan varian baru virus corona Afrika Selatan.

Vaksin yang ada saat ini, seperti dikutip dari Independent, menunjukkan adanya enam kali lipat penurunan respons antibodi terhadap varian virus Afrika Selatan, yang disebut 501.V2.

Meski demikian, antibodi dari vaksin Covid-19 Moderna ini tetap berada di atas level yang diharapkan untuk dapat melindungi mereka dari infeksi virus corona SARS-CoV-2, baik varian sebelumnya maupun yang bermutasi.

Baca juga: Vaksin Moderna 100 Persen Efektif Cegah Covid-19 Parah

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.