Dukungan Pemerintah untuk Perawat, Apa Kabar Insentif 2021?

Kompas.com - 20/01/2021, 16:03 WIB
Ilustrasi perawatan pasien positif Corona SHUTTERSTOCKIlustrasi perawatan pasien positif Corona

TAHUN 2020, tagline "Support nurses and midwifes" diberikan oleh WHO karena peran vital mereka menjaga kesehatan dunia. WHO mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menghormati dan memberikan dukungan.

Tema tersebut terangkat tak lepas dari keadaan dunia yang masih dilanda Covid-19. Kita ketahui bahwa terdapat kurang lebih 28 juta tenaga kesehatan yang mana lebih dari 19 juta adalah perawat nasional. Mereka yang merupakan jumlah tenaga kesehatan terbesar turut andil demi memberikan pelayanan kesehatan yang optimal agar kesehatan masyarakat terjamin.

Meski tahun sudah berganti, dengan Menteri kesehatan yang sudah berganti juga, penyebaran virus ini kian masif ditengah kondisi yang semakin sulit. Sehingga pemerintah tetap mengoptimalkan penanganan yang komprehensif dari berbagai sektor, khususnya sektor kesehatan.

Demi pengoptimalan tersebut, hingga saat ini pemerintah pun tak tanggung-tanggung memberikan insentif dengan dana yang cukup besar kepada para perawat sebagai penghargaan dan bentuk dukungan dalam memberikan pelayanan kesehatan.

Dukungan Pemerintah

Kebijakan pemerintah dalam memberikan layanan kesehatan yang memadai menjadi strategi nasional dalam menanggulangi Covid-19.

Secara regulasi, kebijakan ini telah diatur dalam beberapa ketentuan peraturan sebagai payung hukum penanggulangan wabah Covid-19, di antaranya UU 4/1984, UU 6/2018, UU Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana dan UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

Kemudian, UU Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Covid-19 dan atau Dalam Rangka Menghadapi Ancaman yang Membahayakan Perekonomian Nasional dan atau Stabilitas Keuangan Menjadi Undang-Undang.

Lalu, ada juga Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/Menkes/447/2020 tentang pemberian insentif dan santunan kematian bagi tenaga kesehatan yang menangani corona virus disease 2019 (Covid-19).

Pemerintah telah mengatur regulasi yang dituangkan melalui terbitnya PP Nomor 40 Tahun 1991 tentang Penanggulangan Wabah Penyakit Menular yang menyatakan bahwa petugas tertentu yang telah melakukan upaya penanggulangan wabah dapat diberikan penghargaan. Melalui regulasi tersebut, pemerintah berani memberikan penghargaan dengan nilai yang cukup besar kepada perawat sebagai pemeran utama dalam menjaga kesehatan dunia.

Namun, hingga saat ini, perawat masih mengalami kesulitan untuk mendapatkan penghargaan tersebut. Perawat harus menunggu berbulan-bulan lamanya untuk menerima insentif yang dijanjikan oleh pemerintah. Hingga timbullah pertanyaan, mengapa hal itu terjadi? Bukankah kebijakannya sudah ada?

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X