Kenali Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin D dan Penyebabnya

Kompas.com - 20/01/2021, 11:05 WIB
Ilustrasi vitamin D shutterstockIlustrasi vitamin D


KOMPAS.com - Jika Anda selalu menghindari sinar matahari karena khawatir merusak kulit, menerapkan pola makan vegan, atau bahkan alergi susu, maka kemungkinan Anda berisiko kekurangan vitamin D.

Dikenal sebagai vitamin sinar matahari, vitamin D diproduksi oleh tubuh sebagai respons terhadap kulit yang terpapar sinar matahari.

Vitamin D juga terkandung secara alami dalam beberapa makanan - termasuk beberapa ikan, minyak hati ikan, dan kuning telur - dan dalam produk susu dan biji-bijian yang telah diperkaya vitamin D.

Baca juga: Kekurangan Vitamin D, Anak Berisiko Asma hingga Dermatitis Atopik, Kok Bisa?

Vitamin ini penting untuk tulang yang kuat, karena membantu tubuh menggunakan kalsium dari makanan.

Kekurangan vitamin D, sering dikaitkan dengan rakhitis, di mana jaringan tulang tidak termineralisasi dengan baik, sehingga menyebabkan tulang lunak atau kelainan bentuk tulang.

Tanda Kekurangan Vitamin D

Nyeri tulang dan kelemahan otot bisa menjadi tanda kekurangan vitamin D. Meski pada banyak orang, gejalanya seringkali tidak tampak.

Selain itu, kadar vitamin D dalam darah yang terlalu rendah telah dikaitkan dengan beberapa penyakit, seperti meningkatnya risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular, gangguan kognitif pada orang dewasa yang berusia lebih tua, asma parah pada anak-anak, hingga kanker.

Melansir WebMD, penelitian menunjukkan bahwa vitamin D dapat berperan dalam pencegahan dan pengobatan sejumlah kondisi berbeda, termasuk diabetes tipe 1 dan tipe 2, hipertensi, intoleransi glukosa, dan multiple sclerosis.

Penyebab Kekurangan Vitamin D

Ada enam hal yang diketahui dapat menyebabkan tubuh kekurangan vitamin D, berikut di antaranya:

1. Tidak mengonsumsi makanan sumber vitamin D

Anda tidak mengonsumsi makanan sumber vitamin D sebanyak yang direkomendasikan. Ini kemungkinan terjadi jika Anda menerapkan pola makan vegan yang ketat, karena sebagian besar sumber alami vitamin D berasal dari hewani, termasuk ikan dan minyak ikan, kuning telur, susu yang diperkaya, dan hati sapi.

2. Paparan sinar matahari terbatas.

Karena tubuh membuat vitamin D saat kulit terkena sinar matahari, Anda mungkin berisiko mengalami defisiensi jika Anda selalu tinggal di rumah, tinggal di garis lintang utara, mengenakan jubah panjang atau penutup kepala karena alasan agama, atau memiliki pekerjaan yang mencegah paparan sinar matahari.

Baca juga: Vitamin D Tak Mencegah Penyakit Pernapasan, Hanya Bantu Redakan Gejala

Halaman:


Sumber WebMD
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X