Kompas.com - 19/01/2021, 17:05 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Sistem kekebalan adalah garis pertahanan utama tubuh kita ketika menghadapi ‘penyusup’, seperti infeksi virus atau bakteriyang dapat membuat kita sakit.

Jika diibaratkan, sistem kekebalan ini adalah pasukan perkasa yang selalu siaga memertahankan istananya.

Ada beberapa hal yang bisa membantu meningkatkan sistem kekbalan tubuh, seperti mengonsumsi makanan seat dengan gizi seimbang, berolahraga teratur, hingga tidur cukup waktu.

Baca juga: Jangan Spelekan, Stres Selama Kehamilan Berefek Buruk pada Otak Bayi

Di sisi lain ada juga hal-hal yang bisa melemahkan sistem kekebalan. Salah satunya adalah stress.

Banyak orang menganggap sepele dan mengabaikan stress, padahal jika stres terjadi dalam waktu lama, sistem kekebalan akan semakin terganggu.

Berikut ini cara stress melemahkan sistem kekebalan, yang selanjutnya bisa membuat kita mudah terserang penyakit.

1. Stres Menekan Kekuatan Respons Kekebalan Tubuh

Kortisol, hormon penting yang diproduksi tubuh kita untuk mengatur diri sendiri. Saat stres kronis, tubuh akan memproduksi hormon kortisol lebih banyak.

Hal ini dapat menimbulkan berbagai macam risiko kesehatan, tetapi sistem kekebalan terlalu lemah untuk melawannya.

Menurut ulasan sebuah penelitian Juni 2014 yang diterbitkan di Age, glukokortikoid, yang merupakan produk sampingan dari stres, dapat memperlambat produksi sel B dan sel T, komponen seluler utama dari sistem kekebalan.

"Jangan pernah meremehkan kekuatan pikiran yang tenang untuk meredakan gejala penyakit yang kita derita," kata J. Allen Meadows, MD, ahli alergi dan presiden American College of Allergy, Asma and Immunology.

Meadows mengatakan, kortisol sebenarnya diproduksi tubuh setiap hari untuk mengatur berbagai hal, termasuk respons lari atau melawan ketika menghadapi bahaya.

Tetapi, ketika kortisol dipompa ke dalam darah pada tingkat tinggi untuk waktu yang lama, tubuh harus menyesuaikan dengan jumlah ekstra tersebut.

Pada gilirannya, hal itu akan meningkatkan risiko terjadinya peradangan pada tubuh dan melemahkan sistem kekebalan.

Baca juga: Stres Bisa Meningkatkan Kadar Gula Darah pada Pasien Diabetes, Kok Bisa?

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kekerasan Perawat di Palembang, Ini Sikap Persatuan Perawat Nasional Indonesia

Kekerasan Perawat di Palembang, Ini Sikap Persatuan Perawat Nasional Indonesia

Oh Begitu
Puasa Pasien Pasca-Covid, Ahli Ingatkan Pentingnya Konsumsi Air hingga Kekebalan

Puasa Pasien Pasca-Covid, Ahli Ingatkan Pentingnya Konsumsi Air hingga Kekebalan

Oh Begitu
Vaksin Johnson & Johnson akan Ditinjau CDC, Setelah Laporan Pembekuan Darah

Vaksin Johnson & Johnson akan Ditinjau CDC, Setelah Laporan Pembekuan Darah

Oh Begitu
Monkeydactyl, Dinosaurus Terbang dari China yang Bisa Panjat Pohon

Monkeydactyl, Dinosaurus Terbang dari China yang Bisa Panjat Pohon

Fenomena
Jangan Lewatkan Makan Sahur Sebelum Puasa, Ini Alasannya

Jangan Lewatkan Makan Sahur Sebelum Puasa, Ini Alasannya

Kita
Rahasia Alam Semesta: Berapa Berat Badan Manusia di Planet Lain?

Rahasia Alam Semesta: Berapa Berat Badan Manusia di Planet Lain?

Oh Begitu
Pahami Cara Mencegah Bau Mulut Saat Puasa dan Penyebabnya

Pahami Cara Mencegah Bau Mulut Saat Puasa dan Penyebabnya

Oh Begitu
Terkuak, Manusia Purba Bikin Lukisan di Gua Sambil Berhalusinasi

Terkuak, Manusia Purba Bikin Lukisan di Gua Sambil Berhalusinasi

Fenomena
Daftar Wilayah Waspada Gelombang Tinggi 6 Meter akibat Siklon Tropis Surigae

Daftar Wilayah Waspada Gelombang Tinggi 6 Meter akibat Siklon Tropis Surigae

Oh Begitu
Studi Ungkap Ada 2,5 Miliar T-Rex yang Pernah Menghuni Bumi

Studi Ungkap Ada 2,5 Miliar T-Rex yang Pernah Menghuni Bumi

Fenomena
Rentetan 6 Gempa di Selatan Lombok - Sumbawa, Ingatkan Gejer Bali

Rentetan 6 Gempa di Selatan Lombok - Sumbawa, Ingatkan Gejer Bali

Fenomena
Puasa untuk Pasien yang Sembuh Covid-19 Menurut Ahli

Puasa untuk Pasien yang Sembuh Covid-19 Menurut Ahli

Oh Begitu
Peneliti Ungkap Alasan Sistem Kekebalan Anak Lebih Kuat Melawan Virus Corona

Peneliti Ungkap Alasan Sistem Kekebalan Anak Lebih Kuat Melawan Virus Corona

Oh Begitu
Update Siklon Tropis Surigae, Dampak Cuaca di Raja Ampat hingga Maluku

Update Siklon Tropis Surigae, Dampak Cuaca di Raja Ampat hingga Maluku

Fenomena
Lagi, Gempa M 5,4 Guncang Selatan Bali - Nusa Tenggara Tak Berpotensi Tsunami

Lagi, Gempa M 5,4 Guncang Selatan Bali - Nusa Tenggara Tak Berpotensi Tsunami

Oh Begitu
komentar
Close Ads X