Kompas.com - 18/01/2021, 07:08 WIB

KOMPAS.com - Ahli mengungkap jika ada miliaran galaksi di alam semesta ini. Hal tersebut terungkap berkat penyelidikan yang dilakukan oleh wahana antariksa New Horizons milik badan antariksa NASA.

Seperti dikutip dari New Atlas, Minggu (17/1/2021); menemukan galaksi-galaksi tersebut tidak mudah.

Galaksi-galaksi itu bersinar terlalu redup; sehingga untuk menemukannya, wahana antariksa harus menepi ke bagian alam semesta yang memiliki cahaya paling redup.

Ini seperti melihat bintang. Anda perlu berkendara ke luar kota, jauh dari polusi cahaya agar cahaya bintang tampak di langit yang gelap.

Baca juga: Lubang Hitam Supermasif di Galaksi Ini Membuat Ilmuwan Bingung

Nah, objek buatan manusia yang paling jauh di luar sana adalah New Horizons.

Setelah terbang melintasi Pluto pada 2015 dan Sabuk Kuiper Arrokoth pada 2019, wahana antariksa tersebut berada lebih dari 6,4 miliar km dari Bumi.

Pada jarak tersebut, luar angkasa sekitar 10 kali lebih gelap dari yang diperkirakan sebelumnya.

Jadi, tim astronom menggunakan New Horizons untuk memeriksa latar belakang optik kosmik. Latar belakang optik kosmik dapat memberi tahu jumlah total semua bintang yang pernah terbentuk 450.000 tahun pertama setelah Big Bang.

Baca juga: Mengagumkan, Peta Galaksi Bima Sakti Ini Ungkap Pergerakan Miliaran Bintang

"Ini membatasi jumlah total galaksi yang terbentuk dan di mana lokasi mereka," kata Marc Postman dari Space Telescope Science Institute yang juga penulis utama studi.

Hasil studi kemudian mengungkap jika ada beberapa ratus miliar galaksi yang tak terlihat, tersembunyi di kegelapan.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber New Atlas
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.