Kompas.com - 03/01/2021, 18:03 WIB
ilustrasi makanan Shutterstockilustrasi makanan

KOMPAS.com - Buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian memiliki berbagai manfaat kesehatan. Salah satunya membantu melawan inflamasi atau peradangan dalam tubuh.

Menurut pakar nutrisi olahraga Kate Patton, MEd, RD, CSSD, LD, olahraga dapat menyebabkan peradangan akut atau jangka pendek.

"Pola makan yang tepat membantu mengendalikan peradangan ini," kata Patton.

Menurutnya, yang paling memprihatinkan adalah potensi peradangan kronis akibat pola makan yang buruk, stress, dan atau latihan yang tidak tepat pada mereka yang berolahraga dengan penuh semangat. Kombinasi ini akan membuat Anda berisiko lebih tinggi mengalami cedera dan penyakit.

Baca juga: Jaga Daya Tahan Tubuh, Hindari Makanan yang Sebabkan Peradangan

Mencegah dan melawan peradangan di tubuh Anda dapat membantu Anda berlatih lebih konsisten, pulih lebih cepat dari cedera, bekerja pada level tertinggi, dan pada akhirnya mencegah penyakit kronis.

Makanan yang melawan peradangan adalah kombinasi karbohidrat, protein, dan lemak, karena makanan tersebut adalah sumber energi (karbohidrat), bahan penyusun sel (protein), dan sarana untuk menyerap vitamin (lemak).

Baik vitamin dan mineral memainkan peran penting dalam kontraksi otot, aliran darah, perbaikan jaringan dan penyembuhan.

Patton menguraikan delapan rekomendasi makanan yang dapat melawan peradangan:

1. Pilih pati gandum, buah dan sayuran segar. Makanan-makanan ini lebih padat nutrisi dan mengandung sejumlah besar vitamin dan mineral yang diperlukan untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan.

2. Konsumsi berbagai buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian yang berwarna-warni dari minggu ke minggu untuk mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

3. Batasi olahan tepung dan gula tambahan, seperti roti, donat, atau soda. Makanan padat yang kurang nutrisi ini rentan meningkatkan gejala inflamasi, seperti penambahan berat badan dan peningkatan kadar glukosa darah dan lipid.

4. Pilih unggas tanpa kulit, ikan, telur, kacang-kacangan, dan yoghurt Yunani bebas lemak. Ini adalah sumber protein berkualitas, serta sumber tambahan kalsium, vitamin D, probiotik, dan lemak tak jenuh.

5. Batasi konsumsi daging merah berlemak tinggi seperti prime rib, bacon, sosis, serta daging olahan seperti salami dan hot dog. Kandungan lemak jenuh pada daging tersebut lebih tinggi, yang mana jika dikonsumsi berlebihan, akan meningkatkan peradangan.

Baca juga: Ahli Temukan Peradangan di Otak Pasien Corona Covid-19, Kok Bisa?

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X