Varian Baru Virus Corona Inggris Dilaporkan Terdeteksi di Negara Ini

Kompas.com - 30/12/2020, 10:02 WIB
Seorang pejalan kaki mengenakan masker untuk melindungi diri dari Covid-19, di dekat papan informasi aturan Tier 3 di Inggris guna mengatasi wabah virus corona. Foto diambil di Newcastle-upon Tyne, Inggris, pada 19 Desember 2020. AFP PHOTO/OLI SCARFFSeorang pejalan kaki mengenakan masker untuk melindungi diri dari Covid-19, di dekat papan informasi aturan Tier 3 di Inggris guna mengatasi wabah virus corona. Foto diambil di Newcastle-upon Tyne, Inggris, pada 19 Desember 2020.

KOMPAS.com- Varian baru virus corona yang kali pertama terdeteksi di Inggris mulai menyebar ke sejumlah negara di dunia.

Sebelumnya, varian baru virus SARS-CoV-2 yang menjadi penyebab penyakit Coronavirus Disease (Covid-19) ditemukan peneliti di Inggris pada November lalu.

Dilansir dari Reuters, Rabu (30/12/2020), Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan bahwa varian baru virus corona ini 70 persen lebih menular dan telah menyebar dengan cepat di negara ini.

Diketahui juga varian terpisah, pertama kali ditemukan di Afrika Selatan yang juga menimbulkan keresahan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyampaikan bahwa tidak ada informasi yang cukup untuk menentukan apakah varian baru dari virus yang telah menyebabkan pandemi global sejak akhir tahun lalu itu, dapat merusak vaksin yang saat ini dikembangkan.

Baca juga: Varian Baru Virus Corona Inggris, Bagaimana Ilmuwan Menemukannya?

 

Imbas dari munculnya varian baru virus corona tersebut membuat sejumlah negara menutup akses penerbangan dari dan menuju Inggris, termasuk Indonesia, untuk mengantisipasi penyebaran virus corona jenis baru tersebut.

Namun, sejak munculnya varian baru virus SARS-CoV-2 tersebut, sejumlah negara telah melaporkan kasus infeksi virus corona baru dari Inggris, di antaranya sebagai berikut.

1. Swiss

Negara ini telah mendokumentasikan lima kasus varian baru virus yang berasal dari Inggris dan dua kasus mutasi virus dari Afrika Selatan.

2. Denmark

Denmark juga melaporkan 33 infeksi dengan varian virus corona baru asal Inggris. Hal itu disampaikan pejabat setempat pada 24 Desember lalu.

Baca juga: Pfizer dan Moderna Uji Vaksin Covid-19 pada Virus Corona Jenis Baru Inggris

 

3. Perancis

Perancis adalah negara dengan jumlah kasus Covid-19 tertinggi di Uni Eropa. Varian baru virus corona yang menyebar di Inggris tercatat terdeteksi pada seorang warga Perancis yang baru kembali dari London.

4. India

Ada enam kasus varian baru virus corona dalam penerbangan dari Inggris dan kemungkinan India akan memperpanjang larangan penerbangan untuk mengantisipasi penyebarannya, kata pejabat setempat pada Selasa (29/12/2020).

Halaman:


Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bolehkah Ibu Hamil Mengonsumsi Makanan Mengandung Micin?

Bolehkah Ibu Hamil Mengonsumsi Makanan Mengandung Micin?

Oh Begitu
China Haruskan Tes Swab Anal Covid-19 untuk Wisatawan, Apa Kata Pakar?

China Haruskan Tes Swab Anal Covid-19 untuk Wisatawan, Apa Kata Pakar?

Fenomena
Varian Baru Virus Corona Terus Bermunculan, Begini Cara Menghindarinya

Varian Baru Virus Corona Terus Bermunculan, Begini Cara Menghindarinya

Kita
Makan Sembarangan Bisa Picu Fam Muncul di FYP TikTok, Apa Sih Itu?

Makan Sembarangan Bisa Picu Fam Muncul di FYP TikTok, Apa Sih Itu?

Kita
POGI Belum Rekomendasikan Vaksinasi Covid-19 untuk Ibu Hamil, Ini Alasannya

POGI Belum Rekomendasikan Vaksinasi Covid-19 untuk Ibu Hamil, Ini Alasannya

Oh Begitu
Ahli: Lokasi dan Waktu Gempa Megathrust Tidak Bisa Dipastikan

Ahli: Lokasi dan Waktu Gempa Megathrust Tidak Bisa Dipastikan

Fenomena
Jangan Lewatkan, Fenomena Bulan Perbani Akhir dan Elongasi Barat Merkurius Hari Ini

Jangan Lewatkan, Fenomena Bulan Perbani Akhir dan Elongasi Barat Merkurius Hari Ini

Fenomena
Jangan Sepelekan Bisul, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Jangan Sepelekan Bisul, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kita
Berumur 70 Tahun, Burung Liar Tertua Ini Masih Produktif Bertelur

Berumur 70 Tahun, Burung Liar Tertua Ini Masih Produktif Bertelur

Fenomena
Menristek Dukung Lapan Hadirkan Penginderaan Jauh Berbasis Digital, Ini Tujuannya

Menristek Dukung Lapan Hadirkan Penginderaan Jauh Berbasis Digital, Ini Tujuannya

Oh Begitu
Kacamata Berembun Saat Pakai Masker, Begini Cara Mengatasinya

Kacamata Berembun Saat Pakai Masker, Begini Cara Mengatasinya

Kita
[POPULER SAINS] Nia Ramadhani Telmi karena Kurang Zat Besi? | 8 Fakta Tsunami Selandia Baru

[POPULER SAINS] Nia Ramadhani Telmi karena Kurang Zat Besi? | 8 Fakta Tsunami Selandia Baru

Oh Begitu
Nenek Moyang Manusia Hidup Berdampingan dengan Dinosaurus, Ini Buktinya

Nenek Moyang Manusia Hidup Berdampingan dengan Dinosaurus, Ini Buktinya

Oh Begitu
Mengenal 4 Varian Baru Virus Corona dan Bagaimana Efektivitas Vaksin Covid-19 Melawannya

Mengenal 4 Varian Baru Virus Corona dan Bagaimana Efektivitas Vaksin Covid-19 Melawannya

Oh Begitu
Wahana Starship Milik SpaceX Berhasil Mendarat, tapi Langsung Meledak

Wahana Starship Milik SpaceX Berhasil Mendarat, tapi Langsung Meledak

Oh Begitu
komentar
Close Ads X