Kenali Jenis dan Gejala Penyakit Kulit Autoimun Psoriasis

Kompas.com - 29/12/2020, 18:40 WIB
ilustrasi psoriasis, penyakit kulit autoimun. shutterstock/Hrianailustrasi psoriasis, penyakit kulit autoimun.


KOMPAS.com- Psoriasis adalah penyakit kulit autoimun dengan berbagai tanda-tanda lesi atau luka yang terjadi pada tubuh, yang memiliki banyak jenis dan gejalanya.

Menurut data Poliklinik Kulit dan Kelamin RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo, terjadi kenaikan data kunjungan pasien Psioriasis dari tahun 2018 hingga 2019 sebanyak kurang lebih 9 persen.

Di mana total pasien psioriasis baik yang lama dan baru di tahun 2019 mencapai 1.373 pasien dibandingkan di tahun 2018 yaitu sekitar 1.021 pasien.

Namun mengingat banyaknya bentuk klinis penyakit autoimun ini, diperkirakan jumlah penyandangnya lebih banyak daripada dilaporkan.

Baca juga: Penyakit Psoriasis, dari Penyebab, Gejala hingga Penanganannya

 

Jenis dan gejala psoriasis

Ketua Kelompok Studi Psoriasis Indonesia (KSPI), dr Endi Novianti SpKK(K) FINSDV FAADV menyebutkan, pergantian kulit pada manusia normal berlangsung sekitar 27 hari.

Tetapi pada pasien dengan psoriasis, pergantian kulit akan berlangsung sekitar 3-4 hari.

Pergantian sel kulit akan menjadi bercak-bercak eritema, berbatas tegas, kasar dan berlapis-lapis.

Endi menjelaskan dalam Edukasi Masyarakat Mengenai Psoriasis dari Johnson & Johnson bersama KSPI, Senin (21/12/2020), bahwa psoriasis terdiri dari berbagai tipe berdasarkan bentuk dan luasan sebarannya, sebagai berikut.

Baca juga: Sering Tidak Terdiagnosis, Kenali Penyakit Autoimun Sjogrens Syndrome

 

1. Psoriasis Vulgaris (plak)

Dilansir dari SehatQ, psoriasis dengan tipe vulgaris ini adalah jenis yang paling umum terjadi. Gejalanya bisa berupa:

  • Bercak-bercak plak bisa tampak kemerahan, tebal dan dilapisi sisik berwarna perak
  • Bercak bisa terasa nyeri dan gatal
  • Bercak plak terkadang pecah-pecah dan berdarah
  • Bercak bisa meluas di kulit
  • Kerusakan pada kuku; bisa bergelombang, tidak rata dan rapuh atau mudah lepas
  • Bercak bersisik di kepala
  • Tidak nyaman di bagian tubuh terutama kulit kepala, siku, lutut, wajah, tangan, dan kaki

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pompeii Masih Bikin Takjub, Kini Ahli Temukan Kereta Kuda Nyaris Utuh

Pompeii Masih Bikin Takjub, Kini Ahli Temukan Kereta Kuda Nyaris Utuh

Fenomena
Setahun Pandemi Virus Corona, Manakah Vaksin Covid-19 Terbaik?

Setahun Pandemi Virus Corona, Manakah Vaksin Covid-19 Terbaik?

Oh Begitu
Kilas Balik Setahun Covid-19 di Indonesia, Pengumuman hingga Vaksinasi

Kilas Balik Setahun Covid-19 di Indonesia, Pengumuman hingga Vaksinasi

Oh Begitu
Hari Tanpa Bayangan Sepanjang Maret 2021, Begini Dampaknya bagi Indonesia

Hari Tanpa Bayangan Sepanjang Maret 2021, Begini Dampaknya bagi Indonesia

Fenomena
[POPULER SAINS] Arti Covid-19 Jadi Endemik | Dampak Klaster Perkantoran pada Keluarga

[POPULER SAINS] Arti Covid-19 Jadi Endemik | Dampak Klaster Perkantoran pada Keluarga

Oh Begitu
Peringatan Dini Gelombang Tinggi 4 Meter, Ini Daftar Wilayahnya

Peringatan Dini Gelombang Tinggi 4 Meter, Ini Daftar Wilayahnya

Oh Begitu
Kuburan Peliharaan Tertua di Dunia Ada di Mesir, Ada 600 Kerangka Kucing dan Anjing

Kuburan Peliharaan Tertua di Dunia Ada di Mesir, Ada 600 Kerangka Kucing dan Anjing

Fenomena
Mulai Malam Ini, Konjungsi Mars-Pleiades dan Merkurius-Jupiter-Saturnus Ada di Langit Indonesia

Mulai Malam Ini, Konjungsi Mars-Pleiades dan Merkurius-Jupiter-Saturnus Ada di Langit Indonesia

Fenomena
Fenomena Langit Maret 2021: Ada Konjungsi Bulan, Mars, Aldebaran

Fenomena Langit Maret 2021: Ada Konjungsi Bulan, Mars, Aldebaran

Fenomena
Bagaimana Kulit Kita Menutup Luka dan Membentuk Keropeng?

Bagaimana Kulit Kita Menutup Luka dan Membentuk Keropeng?

Prof Cilik
Pandemi Covid-19 Akan Jadi Endemik, Apa Bedanya dengan Pandemik?

Pandemi Covid-19 Akan Jadi Endemik, Apa Bedanya dengan Pandemik?

Oh Begitu
Vaksin Johnson & Johnson Sekali Suntik, Apa Bedanya dengan Vaksin 2 Kali Suntikan?

Vaksin Johnson & Johnson Sekali Suntik, Apa Bedanya dengan Vaksin 2 Kali Suntikan?

Oh Begitu
Ikan Vs Ayam, Sumber Protein Mana yang Lebih Baik?

Ikan Vs Ayam, Sumber Protein Mana yang Lebih Baik?

Oh Begitu
Ahli Jelaskan Dampak Covid-19 Klaster Perkantoran pada Keluarga

Ahli Jelaskan Dampak Covid-19 Klaster Perkantoran pada Keluarga

Oh Begitu
Hari Tanpa Bayangan di Indonesia, Bagaimana Bisa Terjadi? Ini Penjelasan Astronom

Hari Tanpa Bayangan di Indonesia, Bagaimana Bisa Terjadi? Ini Penjelasan Astronom

Fenomena
komentar
Close Ads X