Pedoman CDC tentang Munculnya Reaksi Alergi Setelah Divaksin Covid-19

Kompas.com - 20/12/2020, 12:02 WIB
Ilustrasi vaksin Covid-19 (SHUTTERSTOCK/solarseven) Ilustrasi vaksin Covid-19

KOMPAS.com - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit ( CDC) AS mengatakan sedang memantau laporan reaksi alergi terhadap vaksinasi Covid-19.

Pada Sabtu (19/12/2020), CDC mengeluarkan rekomendasi tentang orang yang menunjukkan alergi setelah divaksinasi.

Berikut rekomendasinya seperti dilansir Reuters, Minggu (20/12/2020).

Baca juga: Vaksin Covid-19 Gratis, Penggunaannya Tunggu Izin BPOM dan Sertifikasi Halal MUI

1. Alergi parah tidak boleh mendapat dosis kedua vaksin

CDC berkata, siapapun yang memiliki reaksi parah terhadap vaksin Covid-19 tidak boleh mendapat dosis kedua.

Terutama bila didefinisikan menunjukkan alergi parah dan membutuhkan obat epinefrin atau perawatan di rumah sakit.

Orang yang mengalami reaksi alergi parah terhadap bahan apa pun yang terkandung dalam vaksin Covid-19 harus menghindari formula vaksin yang mengandung bahan tersebut.

2. Berkonsultasi dengan dokter

Individu dengan riwayat reaksi alergi parah terhadap vaksin harus berkonsultasi dengan dokter.

CDC mengatakan, orang dengan alergi parah terhadap makanan, hewan peliharaan, lateks, kondisi lingkungan, obat oral, atau memiliki riwayat keluarga dengan reaksi alergi, masih bisa divaksinasi.

Halaman:


Sumber Reuters,CNN
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siapa yang Boleh Donor Terapi Plasma Konvalesen? Ini Syarat Lengkapnya

Siapa yang Boleh Donor Terapi Plasma Konvalesen? Ini Syarat Lengkapnya

Kita
Sekali Suntik, Vaksin Johnson & Johnson Efektif Kurangi Risiko Covid-19

Sekali Suntik, Vaksin Johnson & Johnson Efektif Kurangi Risiko Covid-19

Fenomena
Jangan Minum Obat Pereda Nyeri Sebelum Divaksin Covid-19, Begini Penjelasan Ahli

Jangan Minum Obat Pereda Nyeri Sebelum Divaksin Covid-19, Begini Penjelasan Ahli

Oh Begitu
Tingkat Imun Bisa Prediksikan Risiko Infeksi Covid-19 Gejala Berat

Tingkat Imun Bisa Prediksikan Risiko Infeksi Covid-19 Gejala Berat

Oh Begitu
Penemuan Kebetulan Microwave, Alat Masak Canggih di Akhir Perang Dunia

Penemuan Kebetulan Microwave, Alat Masak Canggih di Akhir Perang Dunia

Oh Begitu
Waspada Ular Keluar Saat Banjir, Begini Cara Mencegahnya

Waspada Ular Keluar Saat Banjir, Begini Cara Mencegahnya

Fenomena
5 Masalah Kesehatan akibat Terlalu Banyak Minum Kopi, Menurut Sains

5 Masalah Kesehatan akibat Terlalu Banyak Minum Kopi, Menurut Sains

Oh Begitu
Penyebab Payudara Nyeri dan Bengkak Sebelum Menstruasi

Penyebab Payudara Nyeri dan Bengkak Sebelum Menstruasi

Kita
Ilmuwan Berhasil Panen Sinar Matahari di Luar Angkasa

Ilmuwan Berhasil Panen Sinar Matahari di Luar Angkasa

Oh Begitu
Lukisan Kuno Ini Gambarkan Keberadaan Angsa yang Telah Punah

Lukisan Kuno Ini Gambarkan Keberadaan Angsa yang Telah Punah

Oh Begitu
Musim Hujan 2020-2021, Indonesia Jadi Terbasah Ke-5 Sepanjang 40 Tahun

Musim Hujan 2020-2021, Indonesia Jadi Terbasah Ke-5 Sepanjang 40 Tahun

Fenomena
Satgas Covid-19 Sebut Kalung Tali Masker Berbahaya, Ini Alasannya

Satgas Covid-19 Sebut Kalung Tali Masker Berbahaya, Ini Alasannya

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Wilayah yang Berpotensi Banjir Pekan Ini | Penyebab Bayi Tak Suka Rumput

[POPULER SAINS] Wilayah yang Berpotensi Banjir Pekan Ini | Penyebab Bayi Tak Suka Rumput

Oh Begitu
Demi Kesehatan dan Keselamatan, Lakukan 5 Hal Ini Saat Banjir Melanda

Demi Kesehatan dan Keselamatan, Lakukan 5 Hal Ini Saat Banjir Melanda

Oh Begitu
Vaksinasi Tahap Kedua Indonesia, Apa Saja Efek Samping Vaksin Covid-19 pada Lansia?

Vaksinasi Tahap Kedua Indonesia, Apa Saja Efek Samping Vaksin Covid-19 pada Lansia?

Oh Begitu
komentar
Close Ads X