Kompas.com - 18/12/2020, 19:02 WIB
Ilustrasi lubang hitam supermasif. Penemuan lubang hitam membuat tiga ilmuwan dianugerahi hadiah Nobel bidang fisika, The Nobel Prize in Physics 2020. SHUTTERSTOCK/Jurik PeterIlustrasi lubang hitam supermasif. Penemuan lubang hitam membuat tiga ilmuwan dianugerahi hadiah Nobel bidang fisika, The Nobel Prize in Physics 2020.


KOMPAS.com- Gugus galaksi di alam semesta sangatlah melimpah, tetapi salah satu gugus galaksi, Abell 2261 sangat berbeda dengan galaksi lainnya.

Sebab, di galaksi ini seharusnya ada salah satu lubang hitam supermasif terbesar di alam semesta. Namun, para astronom, seperti dikutip dari Science Alert, Jumat (18/12/2020), tidak dapat menemukannya.

Menghilangnya lubang hitam raksasa itu secara misterius sangat membingungkan. Jika lubang hitam supermasif terbawa ke luar angkasa, seharusnya ada jejak perjalanan yang ditinggalkan.

Gugus galaksi adalah struktur yang terikat gravitasi terbesar di alam semesta.

Biasanya, mereka merupakan sekelompok dari ratusan hingga ribuan galaksi yang terikat bersama, dengan satu galaksi besar yang sangat terang, baik di pusat galaksi maupun di dekatnya, yang dikenal sebagai gugus galaksi paling terang (BCG).

Baca juga: Lubang Hitam Terdekat Bumi, Ilmuwan Menduga Kemungkinan 2 Bintang

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Kendati demikian, di antara BCG lainnya, BCG Abell 2261 tampak lebih meonjol. Jarak gugus galaksi tersebut sekitar 1 juta tahun cahaya dan berukuran 10 kali ukuran galaksi Bima Sakti.

Gugus galaksi BCG Abell 2261 juga memiliki inti yang besar dan luas sepanjang 10.000 tahun cahaya dan merupakan inti galaksi terbesar yang pernah ada.

Berdasarkan massa galaksi tersebut, yang berkorelasi dengan ukuran lubang hitam, maka seharusnya ada lubang hitam supermasif yang sangat padat di intinya, antara 3 dan 100 miliar kali massa Matahari.

Berbagai instrumen, seperti Chandra X-ray Observatory, Very Large Array dan Hubble Space Telescope, telah dikerahkah, namun sayangnya, perangkat tersebut gagal menemukan petunjuk lubang hitam di pusat galaksi A2261-BCG.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

IDAI: Sekolah Tatap Muka Boleh Kalau Infeksi Covid-19 pada Anak di Bawah 5 Persen

IDAI: Sekolah Tatap Muka Boleh Kalau Infeksi Covid-19 pada Anak di Bawah 5 Persen

Oh Begitu
Ada yang Harum dan Ada yang Busuk, Mengapa Bunga-bunga Berbau?

Ada yang Harum dan Ada yang Busuk, Mengapa Bunga-bunga Berbau?

Prof Cilik
Pertolongan Pertama yang Benar untuk Pasien Henti Jantung

Pertolongan Pertama yang Benar untuk Pasien Henti Jantung

Oh Begitu
3 Dosis Vaksin Covid-19 Tingkatkan Kekebalan Penerima Transplantasi Organ, Studi Jelaskan

3 Dosis Vaksin Covid-19 Tingkatkan Kekebalan Penerima Transplantasi Organ, Studi Jelaskan

Fenomena
Robot Ini Diluncurkan untuk Selidiki Kehidupan Misterius Laut Dalam

Robot Ini Diluncurkan untuk Selidiki Kehidupan Misterius Laut Dalam

Fenomena
T-rex Remaja Disebut Jadi Penyebab Punahnya Dinosaurus Ukuran Sedang

T-rex Remaja Disebut Jadi Penyebab Punahnya Dinosaurus Ukuran Sedang

Fenomena
Banyak Anak Usia 0-18 Tahun di Indonesia Tertular Covid-19, Begini Saran IDAI

Banyak Anak Usia 0-18 Tahun di Indonesia Tertular Covid-19, Begini Saran IDAI

Oh Begitu
7 Makanan Terbaik untuk Kesehatan Paru-paru, Bit hingga Tomat

7 Makanan Terbaik untuk Kesehatan Paru-paru, Bit hingga Tomat

Oh Begitu
Efektivitas Vaksin Covid-19 Melawan Virus Corona Varian Delta

Efektivitas Vaksin Covid-19 Melawan Virus Corona Varian Delta

Oh Begitu
5 Hal Penting yang Harus Diketahui tentang Covid-19 pada Anak

5 Hal Penting yang Harus Diketahui tentang Covid-19 pada Anak

Kita
7 Makanan untuk Kesehatan Jantung, Ada Sayuran hingga Ikan

7 Makanan untuk Kesehatan Jantung, Ada Sayuran hingga Ikan

Oh Begitu
Peneliti Temukan Fosil Mamalia Darat Terbesar di Dunia, Seperti Apa?

Peneliti Temukan Fosil Mamalia Darat Terbesar di Dunia, Seperti Apa?

Oh Begitu
Kondisi Pandemi Covid-19 di Indonesia Mengkhawatirkan, Ini 5 Rekomendasi Organisasi Profesi Dokter

Kondisi Pandemi Covid-19 di Indonesia Mengkhawatirkan, Ini 5 Rekomendasi Organisasi Profesi Dokter

Oh Begitu
Waspada Potensi Gelombang Sangat Tinggi hingga 6 Meter di Perairan Jawa Timur

Waspada Potensi Gelombang Sangat Tinggi hingga 6 Meter di Perairan Jawa Timur

Oh Begitu
4 Hal yang Harus Dilakukan Saat Keluarga Isolasi Mandiri di Rumah

4 Hal yang Harus Dilakukan Saat Keluarga Isolasi Mandiri di Rumah

Kita
komentar
Close Ads X