Kompas.com - 10/12/2020, 10:03 WIB

KOMPAS.com - Para peneliti di berbagai Universitas Jerman mengidentifikasi dua tipe sel dalam darah, yang menjelaskan masalah penggumpalan darah pada Covid-19. Dengan itu kemungkinan gejala parah penyakit bisa dikenali lebih dini.

Hingga sekarang dampak serangan virus corona SARS-CoV2 pada tiap individu masih menjadi misteri. Karena banyak yang terinfeksi, tapi hanya menunjukkan gejala sakit ringan. Sementara pada sebagian pasien Covid-19 yang lainnya, gejala sakitnya sangat parah.

Pada pasien Covid-19 dengan gejala penyakit sangat parah, sering muncul reaksi peradangan yang keliru menyerang organ tubuh. Paru-paru mengalami peradangan, kadang juga jantung atau ginjal terkena peradangan.

Sering terjadi kerusakan pembuluh darah halus yang memicu penggumpalan darah, yang bisa membentuk emboli pada paru-paru. Inilah yang paling sering menjadi penyebab kematian para pasien Covid-19 dengan gejala sakit berat.

Baca juga: Vaksin Covid-19 Sinovac Datang, Bagaimana Izin BPOM dan Kehalalan MUI?

Ada biomarker sel yang khas bagi gejala parah

Sebuah tim peneliti dari Universitas dan lembaga riset di negara bagian Jerman Schleswig Holstein serta ilmuwan Belanda, berhasil menemukan indikator penentu dalam darah pasien Covid-19, yang kemungkinan bisa memberikan peringatan dini gejala sakit parah.

Para peneliti Jerman dari yayasan Precision Medicine in Chronic Inflammation Cluster of Excellence - PMI itu menemukan sel precursor dari trombosit dalam sel darah yang memainkan peranan penting dalam penggumpalan darah. Sel itu mereka temukan dalam sampel darah pasien Covid-19 dengan gejala sakit parah.

Sel yang disebut megakaryocytes itu, normalnya ditemukan pada sum-sum tulang belakang, dan dalam kondisi tertentu akan matang menjadi sel darah merah. Tapi sel darah merah yang belum matang itu, juga ditemukan dalam darah pasien pada kasus keracunan darah atau sepsis.

"Kami menemukan kasus adanya sel trombosit yang belum matang dalam darah, pada pasien sakit berat akibat keracunan darah oleh bakteri. Ini menjadi indikasi, bahwa sel trombosit yang belum matang ini memicu masalah penggumpalan darah yang berbahaya", kata Florian Tran dari institut untuk biologi molekuler klinis Universitas Kiel, Jerman yang menjadi penulis utama riset tersebut.

Partikel virus corona Sars-CoV-2 di sel manusia.NIAID/Flickr, CC BY 2.0/Science Alert Partikel virus corona Sars-CoV-2 di sel manusia.

Banyaknya sel darah merah yang belum matang, juga menunjukkan adanya kekurangan oksigen. Ini merupakan reaksi darurat tubuh dalam kasus penyakit paru-paru berat. Pasalnya sel darah merah khususnya Eritrosit lazimnya bertanggung jawab pada transport oksigen dalam tubuh.

Baca juga: Vitamin C Bantu Imunitas Tubuh, Siapa Saja yang Membutuhkannya?

Mengenali dini gejala penyakit berat

"Bersama dengan data lainnya, seperti data klinis dari laboratorium dan pengukuran elemen pembawa pesan peradangan, para ilmuwan bisa membuat semacam sidik jari sel yang mengalami perubahan fungsi ini. Dan memantaunya seiring perjalanan waktu," kata Dr. Neha Mishra yang juga menjadi penulis pertama laporan ilmiah tersebut.

Lewat sidik jari molekuler dalam darah, kemungkinan munculnya gejala penyakit berat dapat dikenali lebih dini. Dengan itu layanan gawat darurat juga bisa disiapkan dan disesuaikan dengan perjalanan penyakitnya.

Hasil penelitian gabungan para ahli dari berbagai Universitas di Jerman dan Belanda serta pusat penelitian di Jerman itu dipublikasikan baru-baru ini dalam jurnal ilmiah Immunity.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.