Ahli Temukan Ikan Kakap Tertua di Dunia, Berumur 81 Tahun

Kompas.com - 03/12/2020, 08:00 WIB
Salah satu jenis ikan kakap berumur lebih dari 80 tahun. iflscienceSalah satu jenis ikan kakap berumur lebih dari 80 tahun.

KOMPAS.com - Sebuah studi baru-baru ini yang diterbitkan dalam jurnal Coral Reefs berhasil mengungkap ikan kakap yang berumur 81 tahun.

Umur yang mengejutkan ini menempatkan ikan kakap malam (Macolor macularis) sebagai ikan karang tropis tertua di dunia.

Ttemuan ini juga memberikan wawasan baru untuk kita. Para ahli mengungkap bahwa ikan kakap malamtersebut dapat hidup 20 tahun lebih tua dari perkiraan sebelumnya.

Baca juga: Kehidupan Ikan Remora yang Numpang Pada Paus Biru

Seperti dikutip dari IFL Science, Rabu (2/12/2020) penemuan ini terjadi ketika peneliti melakukan sebuah studi penilaian kesehatan dan praktik konservasi terhadap jenis ikan karang.

Studi dilakukan dengan melakukan analisis terhadap siklus hidup, termasuk di antaranya tren pertumbuhan dan usia maksimum yang dapat dicapai seekor ikan karang.

Peneliti pun lantas mengamati tiga spesies kakap tropis di Australia Barat untuk mencoba dan memastikan usia maksimum ikan-ikan tersebut.

Para peneliti kemudian menganalisis pita pertumbuhan tahunan otolith sagital (tulang telinga) untuk memperikirakan usia ikan. Bentuknya mirip seperti pada cicin pohon.

Hasilnya, peneliti menemukan sebelas dari total jumlah ikan sampel berumur 79 tahun.

Tapi tunggu dulu. Betapa terkejutnya ketika peneliti menemukan bahwa salah satu ikan yang mereka temukan memecahkan rekor usia tertua.

Ya, ternyata ada ikan kakap malam yang berumur 81 tahun.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bukti Awal, Varian Baru Virus Corona Inggris 30 Persen Lebih Mematikan

Bukti Awal, Varian Baru Virus Corona Inggris 30 Persen Lebih Mematikan

Oh Begitu
Sensor BMKG Tangkap Suara Dentuman di Bali, tapi Bukan Aktivitas Gempa

Sensor BMKG Tangkap Suara Dentuman di Bali, tapi Bukan Aktivitas Gempa

Fenomena
Peneliti Oxford Bersiap Rancang Vaksin Covid-19 Khusus Varian Baru

Peneliti Oxford Bersiap Rancang Vaksin Covid-19 Khusus Varian Baru

Oh Begitu
4 Faktor Pemicu Banjir Manado, Cuaca Ekstrem hingga Labilitas Atmosfer

4 Faktor Pemicu Banjir Manado, Cuaca Ekstrem hingga Labilitas Atmosfer

Fenomena
[POPULER SAINS] Testing Covid-19 Indonesia Salah | Terinfeksi Covid-19 Usai Vaksin | Semut TV Bukti Big Bang

[POPULER SAINS] Testing Covid-19 Indonesia Salah | Terinfeksi Covid-19 Usai Vaksin | Semut TV Bukti Big Bang

Oh Begitu
Keempat Kalinya dalam 42 Tahun, Salju Turun di Sahara

Keempat Kalinya dalam 42 Tahun, Salju Turun di Sahara

Oh Begitu
LIPI Kembangkan Metode Kristalisasi untuk Mengelola Sampah Medis

LIPI Kembangkan Metode Kristalisasi untuk Mengelola Sampah Medis

Oh Begitu
Banjir Manado, Masyarakat Diimbau Waspada Potensi Hujan 3 Hari ke Depan

Banjir Manado, Masyarakat Diimbau Waspada Potensi Hujan 3 Hari ke Depan

Fenomena
Varian Baru Virus Corona Brasil Ditemukan di Kota Amazon

Varian Baru Virus Corona Brasil Ditemukan di Kota Amazon

Fenomena
Bupati Sleman Positif Covid-19, Virus Corona Kemungkinan sudah Berinkubasi

Bupati Sleman Positif Covid-19, Virus Corona Kemungkinan sudah Berinkubasi

Oh Begitu
Epidemiolog Desak Sistem Testing Covid-19 Diperbaiki Sebelum Pandemi Makin Memburuk

Epidemiolog Desak Sistem Testing Covid-19 Diperbaiki Sebelum Pandemi Makin Memburuk

Oh Begitu
Bisa Ular Kobra Semburan Racunnya Tidak untuk Membunuh, Studi Jelaskan

Bisa Ular Kobra Semburan Racunnya Tidak untuk Membunuh, Studi Jelaskan

Oh Begitu
3 Cara Mengatasi Hipertensi untuk Mencegah Kematian Dini

3 Cara Mengatasi Hipertensi untuk Mencegah Kematian Dini

Oh Begitu
5 Kesalahan Saat Makan Siang yang Bisa Gagalkan Penurunan Berat Badan

5 Kesalahan Saat Makan Siang yang Bisa Gagalkan Penurunan Berat Badan

Oh Begitu
Pengurutan Genom Mutasi Virus Corona Baru CDC Tak Capai Target

Pengurutan Genom Mutasi Virus Corona Baru CDC Tak Capai Target

Oh Begitu
komentar
Close Ads X