Ahli: Jerami Bukan Limbah, Bisa jadi Bahan Baku Bikin Kertas, Kok Bisa?

Kompas.com - 29/11/2020, 11:02 WIB
Ilustrasi jerami padi. Peneliti LIPI mengatakan jerami bukan limbah, tetapi bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku kertas, pengganti kayu. WIKIMEDIA COMMONS/MASAKI IKEDAIlustrasi jerami padi. Peneliti LIPI mengatakan jerami bukan limbah, tetapi bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku kertas, pengganti kayu.


KOMPAS.com- Siapa yang tak kenal jerami padi, yang biasanya dihasilkan oleh para petani padi setelah memanen hasil buah padi di sawah milik mereka. 

Jerami padi merupakan hasil samping dari usaha pertanian yang terdiri dari tangkai dan batangan tanaman.

Peneliti Pusat Penelitian Biomaterial LIPI, Widya Fatriasari dalam keterangan resminya mengatakan bahwa sejauh ini pemanfaatkan jerami belum optimal, walaupun 60 persen dari tanaman padi merupakan jerami.

Pemanfaatan yang belum optimal ini juga berkaitan dengan anggapan bahwa jerami hanyalah salah satu jenis limbah pertanian.

Baca juga: Penemuan yang Mengubah Dunia: Lahirnya Kertas yang Mengubah Peradaban

 

Alhasil, masih sangat banyak masyarakat yang hanya membakar begitu saja hasil jerami dari sawah yang mereka ladangi.

Pada tahun 2014, sebanyak 35,46 juta ton jerami padi dibakar dan sebagian kecil dijadikan pakan ternak, produk kerajinan dan kompos jerami.

Padahal, kata Widya, pembakaran jerami itu dapat menyebabkan polusi udara, karena menghasilkan gas karbondioksida.

Sehingga, Widya menegaskan bahwa jerami padi itu bukanlah limbah semata, melainkan bisa dioptimalkan untuk membuat suatu produk bernilai kegunaan dan ekonomis.

Baca juga: Penemuan yang Mengubah Dunia: Jas Hujan, dari Jerami hingga Plastik

 

Sebab, jerami padi menyimpan banyak potensi dan dapat dijadikan sebagai sumber bioproduk, salah satunya potensi sebagai bahan baku pembuatan kertas.

Potensi jerami sebagai bahan baku kertas

Seperti diketahui, selama ini bahan baku utama dalam pembuatan kertas itu adalah kayu. Akan tetapi, lambat laun penebangan kayu juga dilarang karena berisiko terhadap rusaknya ekosistem di alam dan berpengaruh terhadap perubahan iklim.

Jerami yang tergolong sebagai sumber biomassa dikategorikan ke dalam non woody biomass yaitu sumber biomassa yang bukan dari kayu.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa Hari Ini: M 5,3 Guncang Laut Banda Dipicu Aktivitas Subduksi

Gempa Hari Ini: M 5,3 Guncang Laut Banda Dipicu Aktivitas Subduksi

Fenomena
Sistem Kekebalan Tubuh dapat Mengingat Virus Corona Selama 6 Bulan

Sistem Kekebalan Tubuh dapat Mengingat Virus Corona Selama 6 Bulan

Oh Begitu
Selain Risiko Kematian, Pasien Covid-19 Dihantui Gejala Menetap

Selain Risiko Kematian, Pasien Covid-19 Dihantui Gejala Menetap

Oh Begitu
Lapan: Berkurangnya Area Hutan Picu Banjir Kalimantan Selatan

Lapan: Berkurangnya Area Hutan Picu Banjir Kalimantan Selatan

Oh Begitu
Kena Cahaya Bulan, Tubuh Tokek Gurun Ini Jadi Hijau Neon

Kena Cahaya Bulan, Tubuh Tokek Gurun Ini Jadi Hijau Neon

Fenomena
CDC: Varian Baru Virus Corona Inggris Mungkin Mendominasi pada Maret

CDC: Varian Baru Virus Corona Inggris Mungkin Mendominasi pada Maret

Oh Begitu
Laut Makin Asam, Gurita Kembangkan Adaptasi Baru untuk Bertahan Hidup

Laut Makin Asam, Gurita Kembangkan Adaptasi Baru untuk Bertahan Hidup

Oh Begitu
9 Syarat Penerima Vaksin dalam Program Vaksinasi Covid-19

9 Syarat Penerima Vaksin dalam Program Vaksinasi Covid-19

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Hoaks BMKG Imbau Warga Tinggalkan Mamuju | Kota yang Hilang karena Erupsi Gunung di Lombok

[POPULER SAINS] Hoaks BMKG Imbau Warga Tinggalkan Mamuju | Kota yang Hilang karena Erupsi Gunung di Lombok

Oh Begitu
BMKG: Banjir Manado Bukan Tsunami, tapi Waspadai Potensi Gelombang Tinggi

BMKG: Banjir Manado Bukan Tsunami, tapi Waspadai Potensi Gelombang Tinggi

Oh Begitu
Letusan Gunung Berapi Awal Zaman Kapur Picu Pengasaman Laut

Letusan Gunung Berapi Awal Zaman Kapur Picu Pengasaman Laut

Fenomena
Laut Dalam Pantai Australia Dihuni Spesies Porifera Karnivora Ini

Laut Dalam Pantai Australia Dihuni Spesies Porifera Karnivora Ini

Fenomena
[HOAKS] Gempa Mamuju, BMKG Bantah Intruksikan Warga Tinggalkan Mamuju

[HOAKS] Gempa Mamuju, BMKG Bantah Intruksikan Warga Tinggalkan Mamuju

Fenomena
NASA dan Boeing Uji Roket Superkuat untuk Misi Artemis ke Bulan

NASA dan Boeing Uji Roket Superkuat untuk Misi Artemis ke Bulan

Fenomena
Banjir Kalimantan Selatan, Warga Diimbau Tetap Waspada Hujan 3 Hari ke Depan

Banjir Kalimantan Selatan, Warga Diimbau Tetap Waspada Hujan 3 Hari ke Depan

Fenomena
komentar
Close Ads X