Kenali Gejala Infeksi Menular Seksual, dari Gatal hingga Muncul Tumor

Kompas.com - 25/11/2020, 20:30 WIB
Ilustrasi vagina BarabasaIlustrasi vagina

KOMPAS.com - Pendidikan kesehatan seksual dan reproduksi penting diberikan kepada semua orang.

Hal tersebut menjadi hak semua orang untuk mendapatkan informasi, edukasi, dan konseling mengenai kesehatan reproduksi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

Demikian yang dikatakan  dr Sandeep Nanwani MMSc dari United nations Population Fund (UNFPA)  dalam diskusi daring Webinar 1: Let's Talk About Sex dalam rangkain series #HarusDibahas oleh Reprodukasi, Jumat (20/11/2020).

"Di sini bukan hanya pasangan yang sudah menikah, tetapi setiap orang berhak (mendapatkan edukasi kesehatan reproduksi," kata Sandeep.

Baca juga: Ahli: Jangan Anggap Tabu Pendidikan Seksual dan Kesehatan Reproduksi

Salah satu tujuan pemberian edukasi kesehatan seksual dan reproduksi, bertujuan untuk menjaga setiap individu agar terhindar dari penyakit menular seksual.

Untuk diketahui, penyakit menular seksual adalah penyakit yang bisa menular lewat hubungan intim.

Melansir SehatQ, kondisi penyakit menular seksual yang juga dikenal dengan infeksi menular seksual (IMS) dapat menyebar melalui kontak seksual lewat vagina, anus, atau mulut tanpa proteksi.

Terdapat lebih dari 20 jenis penyakit menular seksual. Beberapa jenisnya yang umum meliputi klamidia, herpes genitalis, gonore, HIV/AIDS, kutil kelamin, sifilis, hepatitis B, dan trikomoniasis.

Bahkan, kondisi buruk bisa terjadi jika IMS ini dialami oleh ibu hamil, karena dapat menyebabkan kondisi medis serius pada bayinya, terutama saat persalinan.

Baca juga: Mengenal Disfungsi Seksual, dari Penyebab, Gejala hingga Dampaknya

Gejala  infeksi menular seksual (IMS)

Umumnya, penyakit IMS akan ditangani oleh dokter kulit dan kelamin, karena kecenderungan gejala-gejalanya yang memang banyak terjadi di organ vital manusia.

Berikut beberapa gejala IMS yang perlu Anda waspadai:

- Keluarnya cairan tidak normal dari alat kelamin laki-laki atau perempuan baik itu keputihan, nanah atau darah

- Keputihan yang tidak normal (berbau, berwarna kuning atau kehijauan, banyak dan gatal)

- Terdapat luka pada alat kelamin atau daerah sekitar anus

- Rasa nyeri pada perut bagian bawah pada perempuan

- Pembengkakan buah zakar pada laki-laki

- Terdapat benjolan pada lipatan paha

- Terdapat tumor, kutil, benjolan seperti jengger ayam atau bunga kol pada alat kelamin atau daerah sekitar anus

- Rasa gatal pada alat kelamin

- Terdapat bercak kemerahan pada alat kelamin seperti luka atau benjolan

- Rasa tidak nyaman atau nyeri ketika berhubungan intim atau berkemih pada wanita

- Luka, benjolan atau ruam di sekitar alat kelamin (vagina, penis) buah zakar, bokong, anus, paha, atau mulut

Baca juga: Penyakit Menular Seksual Sifilis, Kenali Tahapan dan Gejala Infeksinya

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mitos atau Fakta, Makan Apel Tiap Hari Mengurangi Kunjungan Ke Dokter

Mitos atau Fakta, Makan Apel Tiap Hari Mengurangi Kunjungan Ke Dokter

Kita
Gempa Hari Ini: M 5,2 Guncang Teluk Bintuni, Terasa di Sorong Papua Barat

Gempa Hari Ini: M 5,2 Guncang Teluk Bintuni, Terasa di Sorong Papua Barat

Fenomena
Ilmuwan Jerman Berhasil Membuat Tikus Lumpuh Berjalan Lagi, Kok Bisa?

Ilmuwan Jerman Berhasil Membuat Tikus Lumpuh Berjalan Lagi, Kok Bisa?

Fenomena
[POPULER SAINS] BMKG Tangkap Suara Dentuman Bali | Bisa Ular Kobra Tidak Membunuh | Varian Covid-19 Inggris Lebih Mematikan

[POPULER SAINS] BMKG Tangkap Suara Dentuman Bali | Bisa Ular Kobra Tidak Membunuh | Varian Covid-19 Inggris Lebih Mematikan

Oh Begitu
Overthinking dan Gangguan Kecemasan, Apa Itu dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Overthinking dan Gangguan Kecemasan, Apa Itu dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Kita
Sampel Bulan yang Diambil China Beratnya Kurang dari Target

Sampel Bulan yang Diambil China Beratnya Kurang dari Target

Fenomena
Menyanggah Kebijakan Prioritas Vaksin Covid-19 untuk Umur 18-59 Tahun

Menyanggah Kebijakan Prioritas Vaksin Covid-19 untuk Umur 18-59 Tahun

Kita
Bukti Awal, Varian Baru Virus Corona Inggris 30 Persen Lebih Mematikan

Bukti Awal, Varian Baru Virus Corona Inggris 30 Persen Lebih Mematikan

Oh Begitu
Sensor BMKG Tangkap Suara Dentuman di Bali, tapi Bukan Aktivitas Gempa

Sensor BMKG Tangkap Suara Dentuman di Bali, tapi Bukan Aktivitas Gempa

Fenomena
Peneliti Oxford Bersiap Rancang Vaksin Covid-19 Khusus Varian Baru

Peneliti Oxford Bersiap Rancang Vaksin Covid-19 Khusus Varian Baru

Oh Begitu
4 Faktor Pemicu Banjir Manado, Cuaca Ekstrem hingga Labilitas Atmosfer

4 Faktor Pemicu Banjir Manado, Cuaca Ekstrem hingga Labilitas Atmosfer

Fenomena
[POPULER SAINS] Testing Covid-19 Indonesia Salah | Terinfeksi Covid-19 Usai Vaksin | Semut TV Bukti Big Bang

[POPULER SAINS] Testing Covid-19 Indonesia Salah | Terinfeksi Covid-19 Usai Vaksin | Semut TV Bukti Big Bang

Oh Begitu
Keempat Kalinya dalam 42 Tahun, Salju Turun di Sahara

Keempat Kalinya dalam 42 Tahun, Salju Turun di Sahara

Oh Begitu
LIPI Kembangkan Metode Kristalisasi untuk Mengelola Sampah Medis

LIPI Kembangkan Metode Kristalisasi untuk Mengelola Sampah Medis

Oh Begitu
Banjir Manado, Masyarakat Diimbau Waspada Potensi Hujan 3 Hari ke Depan

Banjir Manado, Masyarakat Diimbau Waspada Potensi Hujan 3 Hari ke Depan

Fenomena
komentar
Close Ads X