Temuan Baru, Aligator Kerabat Buaya Ternyata Bisa Meregenerasi Ekornya

Kompas.com - 25/11/2020, 12:04 WIB
Ilustrasi aligator WIKIMEDIA COMMONS/Tylwyth EldarIlustrasi aligator


KOMPAS.com- Meregenerasi anggota tubuh bukanlah sesuatu yang dapat dilakukan banyak hewan. Kini ada satu lagi hewan yang masuk daftar bisa melakukannya yakni kerabat buaya, aligator.

Seperti dikutip dari New Atlas, Selasa (24/11/2020) sebuah penelitian baru menunjukkan untuk pertama kalinya bahwa aligator Amerika dapat menumbuhkan kembali sebagian besar ekornya.

Tim yang terdiri dari peneliti dari Arizona State University dan Louisiana Departement of Wildlife and Fisheries menyebut jika sebelumnya belum pernah melihat aligator di alam liar yang mampu meregenerasi ekornya.

Peneliti pun lantas melakukan studi terhadap tiga ekor aligator yang ditangkap di alam liar. Aligator tersebut diduga memiliki ekor baru hasil regenerasi.

 

Baca juga: Kamasutra Satwa: Buaya Jantan Menggosok Lembut Kepala Betina Sebelum Kawin

 

Hasilnya, setelah dianalisis peneliti menemukan jika ketiga aligator mampu menumbuhkan ekor barunya sepanjang 23 cm.

"Selain ukuran tubuhnya yang besar, ekor aligator dapat tumbuh kembali. Mulai dari tulang rawan, pembuluh darah, saraf, dan sisik yang konsisten," ungkap Cindy Xu, penulis utama studi.

Lebih lanjut peneliti menyebut kalau ekor baru sepupu buaya itu tidak tumbuh sesempurna seperti aslinya.

Pembedahan mengungkapkan bahwa regenerasi ekor tidak memiliki otot rangka, melainkan terdiri dari jaringan ikat fibrosa yang mirip dengan jaringan parut.

Baca juga: Kisah Perang Dua Dunia antara Hiu dan Aligator Terbukti Kebenarannya

 

Selain itu juga ekor baru ini didukung oleh tulang rawan yang tak beruas. Sisik luar juga lebih padat daripada biasanya dan tidak ada sisik pada bagian atasnya.

Kendati demikian, tetap saja ini merupakan kemampuan yang sangat mengesankan untuk hewan sebesar aligator.

Namun dalam temuan yang telah diterbitkan dalam jurnal Scientific Reports tersebut juga sekaligus melahirkan pertanyaan baru mengenai evolusi regenerasi anggota tubuh.

"Jika kita memahami bagaimana hewan yang berbeda mampu memperbaiki dan meregenerasi jaringan, pengetahuan ini kemudian dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan terapi medis," ungkap Rebecca Fisher, peneliti lain yang terlibat dalam studi regenerasi ekor buaya aligator seperti dikutip dari Phys.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X