Peneliti Ungkap Bukti Duel Maut yang Terjadi pada Dinosaurus

Kompas.com - 20/11/2020, 11:05 WIB
Ilustrasi posisi Triceratops dan Tyrannosaurus rex 
bgrIlustrasi posisi Triceratops dan Tyrannosaurus rex

KOMPAS.com - Fosil- fosil dinosaurus merupakan bukti sejarah kehidupan di muka Bumi yang berharga bagi ilmu pengetahuan.

Inilah yang menjadikan temuan-temuan fosil mahluk purba merupakan sesuatu hal yang menarik dan penting untuk dipelajari.

Seperti yang terjadi saat peneliti menemukan fosil di batuan tebal di Hell Creek Formation, Montana.

Tak cuma terkejut karena berhasil mengungkap keberadaan Triceratops, fosil ternyata ditemukan bersama-sama dengan fosil Tyrannosaurus rex remaja.

Baca juga: Temuan Fosil Ungkap Perjalanan Dinosaurus Seberangi Lautan

Seperti dikutip dari Bgr, Kamis (19/11/2020) temuan itu pun menjadi temuan yang luar biasa mengingat kedua dinosaurus merupakan dua binatang terbesar dalam sejarah paleontologi.

Namun tak hanya itu. Berdasarkan keterangan peneliti, saat ditemukan posisi dinosaurus tersebut saling berdekatan satu sama lain.

Tulang mereka juga ada yang saling tumpang tindih. Sisa-sisa kedua hewan tersebut menunjukkan tanda-tanda kerusakan, sehingga peneliti pun memperkirakan, jika telah terjadi duel maut pada kedua mahluk purba itu.

Lebih lanjut, peneliti menyebut jika Triceratops dan Tyrannosaurus rex bertarung sampai mati.

Setelah itu kemudian mereka terkubur dalam sedimen dan memfosil dengan sangat baik.

Spesimen T-rex sendiri bahkan diyakini sebagai satu-satunya spesimen Tyrannosaurus rex terlengkap yang pernah ditemukan.

Baca juga: Ahli Merekonstruksi Otak Dinosaurus Tertua di Dunia, Seperti Apa?

Fosil yang terawetkan dengan luar biasa ini, akan memungkinkan para paneliti mengungkap beberapa rahasia yang belum pernah diketahui sebelumnya.

Terutama mengenai pertarungan yang terjadi pada kedua hewan itu, seperti misalnya seberapa umum kedua spesies tersebut saling berhadapan.

Kabar baiknya, kedua fosil dinosaurus yang sedang bertarung itu sedang dipersiapkan untuk dipamerkan di depan publik di North Carolina Museum of Natural Sciences.

Fosil yang disebut 'Dueling Dinosaurs' ini akan siap dikunjungi tahun 2022 nanti.



Sumber BGR
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lebih dari Setengah Juta Kasus Covid-19 di Indonesia, Pencarian Vaksin Masih Berlanjut

Lebih dari Setengah Juta Kasus Covid-19 di Indonesia, Pencarian Vaksin Masih Berlanjut

Oh Begitu
Bayi Lahir dengan Antibodi Covid-19, Ini Penjelasan Pakar Neonatologi

Bayi Lahir dengan Antibodi Covid-19, Ini Penjelasan Pakar Neonatologi

Oh Begitu
Ahli: 8 Hal yang Harus Dipahami Sambil Menunggu Vaksin Covid-19

Ahli: 8 Hal yang Harus Dipahami Sambil Menunggu Vaksin Covid-19

Oh Begitu
Anosmia Gejala Paling Umum Covid-19, Sering Diawali Hidung Kering

Anosmia Gejala Paling Umum Covid-19, Sering Diawali Hidung Kering

Kita
Bayi Lahir dengan Antibodi Covid-19, Terjadi Juga di China dan Italia

Bayi Lahir dengan Antibodi Covid-19, Terjadi Juga di China dan Italia

Fenomena
Pentingnya ASI Eksklusif, Manfaatnya bagi Imunitas hingga Tumbuh Kembang Bayi

Pentingnya ASI Eksklusif, Manfaatnya bagi Imunitas hingga Tumbuh Kembang Bayi

Oh Begitu
Ilmuwan Temukan Makhluk Baru di Laut Dalam, Mirip Balon Bertali Dua

Ilmuwan Temukan Makhluk Baru di Laut Dalam, Mirip Balon Bertali Dua

Fenomena
Mulai Petang Ini, Gerhana Bulan Penumbra Jelas Tampak dari Langit Indonesia Bagian Timur

Mulai Petang Ini, Gerhana Bulan Penumbra Jelas Tampak dari Langit Indonesia Bagian Timur

Fenomena
Studi Temukan Hubungan Genetik Endometriosis, Depresi hingga Gangguan Mood

Studi Temukan Hubungan Genetik Endometriosis, Depresi hingga Gangguan Mood

Oh Begitu
Erupsi Gunung Ili Lewotolok, Ini Penjelasan dan Rekomendasi PVMBG

Erupsi Gunung Ili Lewotolok, Ini Penjelasan dan Rekomendasi PVMBG

Oh Begitu
Ibu Positif Corona di Singapura Lahirkan Bayi dengan Antibodi Covid-19, Kok Bisa?

Ibu Positif Corona di Singapura Lahirkan Bayi dengan Antibodi Covid-19, Kok Bisa?

Fenomena
Setelah 800 Tahun, Jupiter dan Saturnus Akan Sangat Dekat dengan Bumi

Setelah 800 Tahun, Jupiter dan Saturnus Akan Sangat Dekat dengan Bumi

Fenomena
Apa Itu Purin, Zat yang Penderita Asam Urat Harus Tahu?

Apa Itu Purin, Zat yang Penderita Asam Urat Harus Tahu?

Oh Begitu
Mengenal Anosmia: Dari Gejala, Penyebab, hingga Pengobatan

Mengenal Anosmia: Dari Gejala, Penyebab, hingga Pengobatan

Kita
Gejala Covid-19 Paling Umum Bukan Batuk Kering, tapi Anosmia

Gejala Covid-19 Paling Umum Bukan Batuk Kering, tapi Anosmia

Kita
komentar
Close Ads X