Benarkah Covid-19 Merusak Gigi dan Mulut? Ada 2 Teori Sejauh Ini

Kompas.com - 18/11/2020, 11:06 WIB
Ilustrasi sakit gigi Ilustrasi sakit gigi

KOMPAS.com - Covid-19 dianggap hanya memengaruhi paru-paru. Namun selama pandemi, para ahli banyak menemukan fakta baru terkait dampak infeksi virus corona.

Setiap orang bereaksi terhadap virus corona SARS-CoV-2 dengan cara berbeda.

Ada yang kehilangan indra perasa dan penciuman, mengalami demam tinggi, sulit bernapas, atau merasa kelelahan selama beberapa minggu.

Selain gejala di atas, ada juga yang melaporkan muncul lesi keunguan di jari kaki, rambut rontok, penggumpalan darah, dan ruam.

Terbaru, lebih banyak laporan anekdotal yang mengatakan infeksi Covid-19 mungkin berdampak pada kesehatan mulut.

Baca juga: Harapan Baru, Vaksin Moderna Hampir 95 Persen Efektif Lawan Covid-19

Setelah didiagnosis dan pulih dari Covid-19, banyak penyintas mengaku bahwa gigi atau gusi mereka melemah. Beberapa orang bahkan mengatakan bahwa gigi mereka berubah warna, patah, atau tanggal.

Namun ahli mengingatkan, ,asih terlalu dini untuk mengonfirmasi hubungan yang jelas antara virus corona dan kesehatan mulut. Dokter membutuhkan lebih banyak data untuk mencari tahu apa yang terjadi.

Kendati belum ada yang pasti, sejauh ini ada dua teori tentang hubungan Covid-19 dan kesehatan gigi-mulut.

Seperti dilansir Huffington Post, Senin (16/11/2020), beberapa ahli kesehatan menduga bahwa virus corona dapat langsung menginfeksi pembuluh darah dan mengganggu aliran darah ke gusi, gigi, dan lidah kita. Hal ini menyebabkan rasa sakit dan kerusakan di area gigi dan mulut.

Kembali pada bulan Februari, putra Diana Berrent (kluster pertama terinfeksi Covid-19 di AS) yang berusia 12 tahun, Spencer, terinfeksi Covid-19.

Sinusnya tersumbat, dan dia mengalami sakit kepala bersamaan dengan kelelahan yang berkepanjangan. Spencer akhirnya sembuh dari penyakit itu.

Awal bulan November ini, gigi bawah mulai goyang, dan akhirnya ada yang tanggal.

Namun anehnya, saat gigi Spencer tanggal tidak ada darah yang keluar sama sekali.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksin AstraZeneca Tiba di Indonesia, BPOM Terbitkan Izin Penggunaan Darurat

Vaksin AstraZeneca Tiba di Indonesia, BPOM Terbitkan Izin Penggunaan Darurat

Fenomena
Serba-serbi Hewan: Bisakah Hewan Melahirkan Anak Kembar?

Serba-serbi Hewan: Bisakah Hewan Melahirkan Anak Kembar?

Oh Begitu
80 Persen Vaksin AstraZeneca dan Pfizer Efektif Cegah Covid-19 Parah

80 Persen Vaksin AstraZeneca dan Pfizer Efektif Cegah Covid-19 Parah

Oh Begitu
Serangga Ini Pura-pura Mati hingga 1 Jam, untuk Apa?

Serangga Ini Pura-pura Mati hingga 1 Jam, untuk Apa?

Fenomena
Vaksin AstraZeneca Terbuat dari Adenovirus Simpanse, Apa Itu?

Vaksin AstraZeneca Terbuat dari Adenovirus Simpanse, Apa Itu?

Oh Begitu
Untuk Pertama Kali, Astronom Temukan Aktivitas Tektonik di Eksoplanet

Untuk Pertama Kali, Astronom Temukan Aktivitas Tektonik di Eksoplanet

Oh Begitu
Foto Viral Kuda Nil Taman Safari Diberi Makan Botol Plastik, Ahli: Bisa Sebabkan Kematian

Foto Viral Kuda Nil Taman Safari Diberi Makan Botol Plastik, Ahli: Bisa Sebabkan Kematian

Oh Begitu
Nikmati Selagi Bisa, Tingkat Oksigen di Bumi Turun Drastis 1 Miliar Tahun Lagi

Nikmati Selagi Bisa, Tingkat Oksigen di Bumi Turun Drastis 1 Miliar Tahun Lagi

Oh Begitu
Baru Tiba di Indonesia, Ini 6 Perbedaan Vaksin AstraZeneca Vs Sinovac

Baru Tiba di Indonesia, Ini 6 Perbedaan Vaksin AstraZeneca Vs Sinovac

Oh Begitu
Penggundulan Hutan untuk Sawit Turun 58 Persen pada 2020, Kok Bisa?

Penggundulan Hutan untuk Sawit Turun 58 Persen pada 2020, Kok Bisa?

Fenomena
Terapi Ini bisa Bantu Pulihkan Anosmia Pasien Covid-19

Terapi Ini bisa Bantu Pulihkan Anosmia Pasien Covid-19

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Ghosting Disebut Psikolog Kurang Ajar | Nyeri Punggung Gejala Baru Covid-19

[POPULER SAINS] Ghosting Disebut Psikolog Kurang Ajar | Nyeri Punggung Gejala Baru Covid-19

Oh Begitu
Waspada Potensi Gelombang Tinggi Capai 4 Meter, Ini Daftar Wilayahnya

Waspada Potensi Gelombang Tinggi Capai 4 Meter, Ini Daftar Wilayahnya

Oh Begitu
Waspadai Immunosenescence pada Lansia, Bisa Sebabkan Penurunan Respons pada Vaksinasi

Waspadai Immunosenescence pada Lansia, Bisa Sebabkan Penurunan Respons pada Vaksinasi

Oh Begitu
Fosil Anjing Purba di Jerman, Ungkap Asal Mula Domestikasi Serigala

Fosil Anjing Purba di Jerman, Ungkap Asal Mula Domestikasi Serigala

Fenomena
komentar
Close Ads X