Kompas.com - 12/11/2020, 13:13 WIB
Kompas.com bersama sejumlah wartawan sains dari beragam belahan dunia memenangkan penghargaan AAAS-Kavli Science Journalism Awards. AAAS-Kavli Awards DocumentKompas.com bersama sejumlah wartawan sains dari beragam belahan dunia memenangkan penghargaan AAAS-Kavli Science Journalism Awards.

KOMPAS.com - Seri konten Visual Interaktif Kompas (VIK) yang berjudul "Virion" baru saja meraih Perak di kategori Berita Sains Anak dalam ajang AAAS Kavli Science Journalism Awards 2020.

Ajang yang diadakan oleh American Association for the Advancement of Science (AAAS) dan The Kavli Foundation ini memberikan penghargaan untuk laporan ilmu pengetahuan bagi khalayak umum.

Secara total, ada jurnalis dari 54 negara yang dipertimbangkan untuk ajang ini, dan kemenangan Kompas.com sekaligus menjadi yang pertama bagi Indonesia sejak AAAS Kavli Science Journalism Awards diadakan secara global pada 2015.

Penghargaan Emas dalam kategori berita diraih oleh Tracy Vonder Brink dari Click Magazine untuk "Sniffing for Scat" yang secara kreatif menceritakan usaha konservasi orca untuk anak-anak usia 3-6 tahun.

Baca juga: VIK Kompas.com Raih AAAS-Kavli Science Journalism Awards di AS

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain Kompas.com, ada enam pemenang lain yang juga mengangkat tentang pandemi Covid-19.

Ed Yong dari The Atlantic, misalnya, memenangi kategori Jurnalisme Mendalam untuk laporannya tentang pandemi Covid-19 dan respons Amerika Serikat.

Lalu, ada juga Sarah Kaplan dari The Washington Post yang memenangi Perak di kategori Media Besar untuk laporannya yang sentsitif tentang salah satu korban paling awal dari Covid-19.

Berbentuk komik dan game

Dalam seri Virion yang terdiri dari tiga bagian ini, tim yang dipimpin oleh Yunanto Utomo mencoba untuk menjelaskan aspek biologis dari virus corona Covid-19 yang sedang menjadi pandemi.

Disajikan dalam format buku komik ringan untuk dibaca tetapi tetap kompleks, Virion edisi satu dan dua menuturkan bagaimana virus corona pertama kali diidentifikasikan, dan bagaimana ilmu pengetahuan ini sendiri berubah selama pandemi Covid-19.

Sementara itu, Virion edisi tiga menyuguhkan game interaktif di mana para pembaca ditantang untuk membuat strategi terbaik dalam mengembangkan vaksin Covid-19 dengan segala keterbatasan yang dihadapi oleh para peneliti di Indonesia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X