Kompas.com - 05/11/2020, 18:30 WIB
Ilustrasi monyet rhesus SHUTTERSTOCK/ZZVETIlustrasi monyet rhesus

KOMPAS.com - Hanya dengan melihat wajah monyet betina, seekor Monyet Rhesus jantan dapat mengetahui bahwa betina tersebut dalam masa subur.

Dilansir Live Science, (5/4/2011), ketika monyet jantan diberikan foto perbandiangan wajah betina sebelum ovulasi dan foto lain sekitar waktu betina sedang mengalami ovulasi, kelompok jantan cukup tepat ketika harus memilih gambar tersebut dari tatapan mereka.

Peneliti studi James Higham dari German Primate Center di Goettingen, Jerman mengatakan, mereka menemukan efek yang kuat, sekitar 85 persen monyet jantan tampak familiar dan lebih suka wajah betina yang sedang ovulasi.

Baca juga: Leluhur Monyet Dunia Lama Berusia 22 Juta Tahun Ditemukan di Kenya

Berinteraksi dengan calon jodoh potensialnya, membantu monyet jantan mengetahui masa subur monyet betina.

Bisa dikatakan, hal tersebut serupa dengan bagaimana manusia membaca isyarat halus untuk memberi petunjuk menghadapi situasi sosial. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Monyet jantan akan merasa asing dengan betina yang tidak menunjukkan preferensi, tampaknya ini membuat monyet jantan kesulitan untuk mengenali tanda bertina yang sedang dalam masa ovulasi.

Para peneliti lain sebelumnya telah menemukan, bahwa monyet jantan memiliki kemampuan untuk membedakan setiap anggota kelompoknya.

"Mereka mengumpulkan banyak informasi tentang individu-individu ini, termasuk peringkat dominasi dan hubungan kekerabatan mereka," kata Higham.

Masa subur betina

Selama masa subur, biasanya wajah betina akan tampak lebih gelap. Hal inilah yang menandakan ia sedang berovulasi.

Namun, setiap betina memiliki corak yang berbeda, jadi corak yang paling gelap seorang betina bisa lebih terang dari betina lainnya.

Sehingga corak yang tumpang tindih ini sangat banyak, namun bagaimana pejantan bisa mengetahui kapan betina yang mereka sukai sedang berovulasi?

Untuk mengetahuinya, peneliti menunjukkan laki-laki dari dua kelompok gambar kera betina yang berbeda baik sebelum ovulasi, selama periode ovulasi atau setelah ovulasi.

Para peneliti menghitung berapa lama laki-laki melihat masing-masing gambar, membandingkan praovulasi dengan ovulasi. Selama tes terpisah mereka membandingkan ovulasi dengan pasca-ovulasi.

Gambar yang paling menarik perhatian monyet jantan dianggap para peneliti sebagai ketertarikan, dan oleh karena itu menunjukkan pengakuan jantan atas kesuburan betina.

Baca juga: Bak Manusia, Monyet Juga Harus Bersikap Sopan pada yang Lebih Tua

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X