Pandemi Covid-19, Telemedisin dan Layanan Kesehatan Digital Makin Krusial di Indonesia

Kompas.com - 28/10/2020, 13:35 WIB
Ilustrasi telemedisin ShutterstockIlustrasi telemedisin

KOMPAS.com - Oxford Business Group dan Halodoc baru saja meluncurkan Covid-19 Response Report/CRR (Laporan Tanggap Covid-19) terbarunya.

Laporan tersebut membahas peran penting platform telemedisin (layanan kesehatan jarak jauh) dan layanan kesehatan digital untuk mendukung upaya pemerintah Indonesia menangani pandemi Covid-19, terutama di daerah terpencil.

Dalam laporan CRR, para peneliti menyoroti perkembangan yang telah dicapai pemerintah Indonesia terkait program Jaminan Kesehatan Nasional sebelum terjadinya pandemi.

Mereka menulis bahwa sebelum terjadi pandemi Covid-19 sekalipun, luasnya wilayah Indonesia menjadi tantangan besar dalam menyediakan layanan kesehatan yang memadai dan merata bagi seluruh masyarakat.

Baca juga: Telemedisin, Inovasi Teknologi di Masa Pandemi Covid-19 Mudahkan Layanan Kesehatan

Sebagai contoh, Indonesia memiliki jumlah dokter per kapita yang lebih sedikit (3,78 per 10.000 penduduk) daripada empat negara dengan penduduk terbanyak lainnya, yaitu India (7,78), Pakistan (9,76), China (17,86) dan Amerika Serikat (25,95). Mayoritas dokter spesialis juga tekonsentrasi di Pulau Jawa.

Nah, telemedisin dianggap bisa menjadi solusi dari permasalahan kesenjangan akses kesehatan dan keterbatasan dana ini.

Dalam studi kasus terhadap Halodoc, tim peneliti mendapati bahwa telemedisin meningkatkan efisiensi layanan kesehatan.

Waktu menunggu di rumah sakit dipangkas dari rata-rata empat jam menjadi 30 menit saja, dan layanan kesehatan juga menjadi lebih terjangkau bagi 162 juta jiwa yang berpendapatan di bawah upah minimum.

Baca juga: Dokter Muda Akui Teknologi Digital Memudahkan Layanan Kesehatan

Seusai pandemi melanda, peran perusahaan telemedisin dan penyedia layanan kesehatan digital dalam menyediakan layanan kesehatan menjadi semakin krusial.

Berbagai inovasi teknologi diciptakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, seperti pemanfaatan big data untuk mengidentifikasi adanya potensi klaster Covid-19, fitur konsultasi jarak jauh, rujukan rumah sakit, dan pengiriman obat ke rumah.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Infeksi Global Tembus 60 Juta Kasus Covid-19, Bagaimana Islandia Kendalikan Virus Corona dengan Sains?

Infeksi Global Tembus 60 Juta Kasus Covid-19, Bagaimana Islandia Kendalikan Virus Corona dengan Sains?

Fenomena
Jaga Imunitas, 5 Suplemen dan Vitamin untuk Ibu Hamil di Masa Covid-19

Jaga Imunitas, 5 Suplemen dan Vitamin untuk Ibu Hamil di Masa Covid-19

Oh Begitu
2 Buku Teori Evolusi Charles Darwin Hilang dari Perpustakaan Cambridge

2 Buku Teori Evolusi Charles Darwin Hilang dari Perpustakaan Cambridge

Oh Begitu
Langka, Ahli Temukan Burung Era Dinosaurus dengan Paruh Mirip Sabit

Langka, Ahli Temukan Burung Era Dinosaurus dengan Paruh Mirip Sabit

Oh Begitu
Jokowi Minta Libur Akhir Tahun Dikurangi, Epidemiolog Sarankan Ini

Jokowi Minta Libur Akhir Tahun Dikurangi, Epidemiolog Sarankan Ini

Oh Begitu
Evolusi Virus Bisa Gagalkan Vaksin Covid-19, Ini Cara Menghentikannya

Evolusi Virus Bisa Gagalkan Vaksin Covid-19, Ini Cara Menghentikannya

Oh Begitu
Masih Sepupu Manusia, Ditemukan Kerangka Manusia Purba Berusia 2 Juta Tahun

Masih Sepupu Manusia, Ditemukan Kerangka Manusia Purba Berusia 2 Juta Tahun

Fenomena
Gejala Kanker Mulut Mirip Sariawan, Begini Cara Mencegahnya

Gejala Kanker Mulut Mirip Sariawan, Begini Cara Mencegahnya

Kita
Lonjakan Kasus Covid-19 Diprediksi Tinggi, Ini Strategi Hadapi Rumah Sakit Penuh

Lonjakan Kasus Covid-19 Diprediksi Tinggi, Ini Strategi Hadapi Rumah Sakit Penuh

Oh Begitu
Mitos atau Fakta: Seledri Tingkatkan Kesehatan Seksual Pria

Mitos atau Fakta: Seledri Tingkatkan Kesehatan Seksual Pria

Kita
Studi Baru: Mutasi Tak Membuat Virus Corona Menyebar Lebih Cepat

Studi Baru: Mutasi Tak Membuat Virus Corona Menyebar Lebih Cepat

Oh Begitu
Kenali Gejala Infeksi Menular Seksual, dari Gatal hingga Muncul Tumor

Kenali Gejala Infeksi Menular Seksual, dari Gatal hingga Muncul Tumor

Oh Begitu
Logam Misterius Ditemukan di Gurun yang Terpencil

Logam Misterius Ditemukan di Gurun yang Terpencil

Fenomena
Ahli: Jangan Anggap Tabu Pendidikan Seksual dan Kesehatan Reproduksi

Ahli: Jangan Anggap Tabu Pendidikan Seksual dan Kesehatan Reproduksi

Oh Begitu
Rumah Sakit Penuh, Libur Panjang Picu Peningkatan Pasien Covid-19

Rumah Sakit Penuh, Libur Panjang Picu Peningkatan Pasien Covid-19

Fenomena
komentar
Close Ads X