Libur Panjang, Waspada Potensi Hujan Ringan hingga Lebat di Indonesia

Kompas.com - 28/10/2020, 07:00 WIB
Ilustrasi musim hujan yang dipengaruhi La Nina. BMKG merilisi anomali iklim La Nina sedang berkembang di Samudera Pasifik, dampaknya pada Indonesa dapat menyebabkan curah hujan yang tinggi dan berakibat pada bencana hidro-meteorologis seperti banjir dan tanah longsor. SHUTTERSTOCK/CHOKCHAI POOMICHAIYAIlustrasi musim hujan yang dipengaruhi La Nina. BMKG merilisi anomali iklim La Nina sedang berkembang di Samudera Pasifik, dampaknya pada Indonesa dapat menyebabkan curah hujan yang tinggi dan berakibat pada bencana hidro-meteorologis seperti banjir dan tanah longsor.

KOMPAS.com - Pemerintah memutuskan menjadi 28 Oktober hingga 30 Oktober 2020 sebagai cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW.

Dengan demikian, ada libur panjang selama lima hari, yakni 28 Oktober hingga 1 November 2020.

Beberapa orang mungkin sudah merencanakan untuk pergi ke luar kota di saat sudah memasuki musim penghujan seperti saat ini.

Lantas, bagaimana prakiraan cuaca Indonesia selama libur panjang ini?

Baca juga: Libur Panjang, Amankah Staycation di Hotel Saat Pandemi? Ini Kata Ahli

Menurut prakiraan BMKG, sejumlah wilayah Indonesia harus mewaspadai adanya potensi hujan lebat dalam sepekan, akibat beberapa kondisi atmosfer.

Dalam peringatan dini cuaca yang diberikan BMKG kepada Kompas.com, Selasa (27/10/2020), disebutkan bahwa ada daerah pertemuan atau perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang terpantau di sejumlah wilayah Indonesia.

Fenomena ini meningkatkan potensi pembentukan awan hujan di sepanjang daerah konvergensi.

"Daerah konvergensi ini memanjang dari Kalimantan Timur bagian Barat hingga perairan Timur Kalimantan Utara, memanjang dari Jawa Timur hingga perairan Utara Jawa Tengah, serta memanjang dari Papua bagian Barat hingga perairan Barat Papua Barat," tulis BMKG dalam keterangannya, Selasa (27/10/2020).

Kondisi ini berpotensi memicu cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang di sejumlah wilayah.

Prakiraan cuaca

28 Oktober 2020 pukul 7.00 WIB - 29 Oktober pukul 7.00 WIB

Prakiraan cuaca Indonesia 28-29 Oktober 2020, prediksi akumulasi curah hujan BMKG.BMKG Prakiraan cuaca Indonesia 28-29 Oktober 2020, prediksi akumulasi curah hujan BMKG.

Untuk wilayah Sumatera, secara umum berawan hingga hujan ringan. Namun sebagian Jambi, Sumatera Selatan, dan Bengkulu berpotensi hujan sedang.

Wilayah Jawa secara umum juga cerah berawan hingga hujan ringan, kecuali sebagian Jawa Tengah berpotensi hujan sedang hingga lebat.

Kalimantan, secara umum berawan hingga hujan ringan.

Sulawesi, secara umum cerah berawan hingga hujan ringan.

Bali, NTB, dan NTT secara umum cerah berawan hingga hujan ringan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Virus Nipah, Ancaman Pandemi Berikutnya di Asia

Mengenal Virus Nipah, Ancaman Pandemi Berikutnya di Asia

Oh Begitu
Astronom Temukan Danau Terbesar di Salah Satu Satelit Saturnus

Astronom Temukan Danau Terbesar di Salah Satu Satelit Saturnus

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Bangkai Paus Terbesar Ditemukan | Ahli Bikin Tikus Lumpuh Berjalan | BMKG Ingatkan Potensi Awan Cumulonimbus

[POPULER SAINS] Bangkai Paus Terbesar Ditemukan | Ahli Bikin Tikus Lumpuh Berjalan | BMKG Ingatkan Potensi Awan Cumulonimbus

Oh Begitu
BMKG: Jawa Barat Banyak Sesar Aktif, Masyarakat Perlu Waspada Potensi Gempa Bumi

BMKG: Jawa Barat Banyak Sesar Aktif, Masyarakat Perlu Waspada Potensi Gempa Bumi

Fenomena
Pestisida Bikin Lebah Kurang Tidur, Ini Dampak untuk Lingkungan

Pestisida Bikin Lebah Kurang Tidur, Ini Dampak untuk Lingkungan

Fenomena
SpaceX Cetak Rekor Dunia Luncurkan Satelit ke Luar Angkasa Terbanyak

SpaceX Cetak Rekor Dunia Luncurkan Satelit ke Luar Angkasa Terbanyak

Fenomena
Keren, Petir Biru Terekam dari Stasiun Luar Angkasa Internasional

Keren, Petir Biru Terekam dari Stasiun Luar Angkasa Internasional

Fenomena
IBD, Penyakit Autoimun di Saluran Cerna dari Gejala hingga Komplikasi

IBD, Penyakit Autoimun di Saluran Cerna dari Gejala hingga Komplikasi

Kita
Puncak Musim Hujan Indonesia, Ini Wilayah Waspada Risiko Bencana Hidrometeorologi

Puncak Musim Hujan Indonesia, Ini Wilayah Waspada Risiko Bencana Hidrometeorologi

Fenomena
BMKG: Aktivitas Gempa di Indonesia Meningkat Sejak Awal Januari

BMKG: Aktivitas Gempa di Indonesia Meningkat Sejak Awal Januari

Fenomena
7 Faktor Pemicu Cuaca Ekstrem Berisiko Bencana di Wilayah Indonesia

7 Faktor Pemicu Cuaca Ekstrem Berisiko Bencana di Wilayah Indonesia

Oh Begitu
Waspada, Potensi Awan Cumulonimbus Bisa Ganggu Penerbangan di Wilayah Berikut

Waspada, Potensi Awan Cumulonimbus Bisa Ganggu Penerbangan di Wilayah Berikut

Fenomena
8 Makanan Ini Bisa Bantu Kurangi Stres, dari Ikan, Yogurt, hingga Teh

8 Makanan Ini Bisa Bantu Kurangi Stres, dari Ikan, Yogurt, hingga Teh

Kita
Eksperimen Unik, Sebuah Ruangan di ISS Dibiarkan Kotor

Eksperimen Unik, Sebuah Ruangan di ISS Dibiarkan Kotor

Oh Begitu
Paus Mati di Mediterania, Bangkai Terbesar yang Pernah Ditemukan

Paus Mati di Mediterania, Bangkai Terbesar yang Pernah Ditemukan

Oh Begitu
komentar
Close Ads X