Waspada Gelombang Tinggi 3 Hari ke Depan dari Selat Malaka hingga Papua

Kompas.com - 26/10/2020, 17:31 WIB
Perahu nelayan diterjang ombak di perairan Pantai Air Manis, Padang, Sumatera Barat, Rabu (27/5/2020). Nelayan mengaku kesulitan pergi ke laut akibat gelombang pasang yang terjadi sejak dua hari terakhir di daerah itu. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/aww. Iggoy el FitraPerahu nelayan diterjang ombak di perairan Pantai Air Manis, Padang, Sumatera Barat, Rabu (27/5/2020). Nelayan mengaku kesulitan pergi ke laut akibat gelombang pasang yang terjadi sejak dua hari terakhir di daerah itu. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/aww.


KOMPAS.com- Selama tiga hari ke depan, bagi Anda yang akan beraktivitas di pesisir dan perairan, baiknya mewaspadai adanya potensi gelombang tinggi mencapai 2,5 meter.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) menyebutkan sejumlah wilayah perairan Indonesia berpeluang terjadi gelombang tinggi pada 25-27 Oktober 2020.

Peringatan dini gelombang tinggi ini dikeluarkan berdasarkan pantauan pola angin di wilayah Indonesia pada umumnya bergerak dari Tenggara-Barat Daya dengan kecepatan angin berkisar 5-25 knot.

Sehingga, kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Banten, Laut Natuna utara, Perairan Kepulauan Natuna dan Kepulauan Talaud.

Kondisi ini disebutkan mengakibatkan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut dan sekitar lainnya.

Baca juga: Siklon Tropis Saudel Terpantau, Waspada Gelombang Tinggi Capai 4 Meter

 

Gelombang tinggi 1,25-2,50 meter (kategori sedang)

  • Selat Malaka bagian utara
  • Perairan barat Aceh hingga Kepulauan Mentawai
  • Perairan Pulau Enggano hingga Bengkulu
  • Perairan barat Lampung
  • Teluk Lampung bagian selatan
  • Samudra Hindia barat Sumatra
  • Selat Sunda bagian barat dan selatan
  • Perairan selatan Jawa hingga Pulau Sumba
  • Selat Bali - Lombok hingga Alas bagian selatan
  • Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Timur
  • Selat Sumba bagian barat
  • Laut Sawu bagian selatan
  • Perairan Kupang hingga Pulau Rote
  • Laut Natuna utara
  • Perairan Kepulauan Anambas hingga Kepulauan Natuna
  • Perairan Kepulauan Talaud
  • Perairan utara Kepulauan Halmahera
  • Perairan utara Papua Barat

Saran Keselamatan

Potensi gelombang tinggi ini dapat memperbesar risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran dan masyarakat yang tinggal serta beraktivitas  di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi itu haruslah tetap waspada.

Baca juga: Waspada Gelombang Tinggi sampai Besok, dari Pulau Sabang hingga Laut Arafuru

 

Berikut beberapa hal yang perlu Anda perhatikan ketika akan berlayar di perairan yang berpeluang terjadi gelombang tinggi tersebut.

Sehingga perahu nelayan, perlu waspada ketika kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.

Selanjutnya, kapal tongkang perlu waspada ketika  kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.

Serta, kapal ferry perlu waspada ketika kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di ata 2,5 meter.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X