Kompas.com - 25/10/2020, 18:03 WIB
Ilustrasi makanan yang menjadi sumber vitamin D. iSTOCK/yulka3iceIlustrasi makanan yang menjadi sumber vitamin D.

KOMPAS.com - Vitamin D sangat penting untuk tubuh, mulai dari menjaga kesehatan tulang hingga mencegah berbagai penyakit, seperti diabetes tipe 1.

Setiap sel di tubuh memiliki reseptor untuk vitamin D yang memiliki fungsi seperti hormon.

Vitamin D bisa diproduksi oleh tubuh saat kulit terpapar sinar matahari, vitamin ini terbuat dari kolestrol di tubuh.

 

Selain dari sinar matahari, vitamin D juga bisa didapat dari sumber makanan, seperti ikan berlemak dan produk susu yang sudah difortifikasi.

Meski demikian, kebutuhan vitamin D tak bisa terpenuhi hanya dari makanan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tahukah Anda bahwa asupan harian vitamin D yang direkomendasikan (RDI) adalah sekitar 400-800 IU, tetapi ada ahli yang memiliki pendapat bahwa tubuh memerlukan lebih dari angka tersebut.

Baca juga: 5 Tips Mudah agar Tulang Sehat dan Tidak Kena Osteoporosis

Masalahnya, sekitar satu miliar orang di seluruh dunia memiliki kadar vitamin yang rendah dalam darah, bahkan sangat umum jika seseorang kekurangan vitamin D.

Berikut 7 faktor umum kekurangan vitamin D dalam tubuh:

  • Memiliki kulit gelap.
  • Menjadi tua.
  • Kelebihan berat badan atau obesitas.
  • Tidak banyak makan ikan atau produk susu.
  • Tinggal jauh dari khatulistiwa, di mana terdapat sedikit sinar matahari sepanjang tahun.
  • Selalu gunakan tabir surya saat keluar rumah.
  • Tetap di dalam ruangan.

Kulit menghasilkan vitamin D untuk memenuhi kebutuhan tubuh, faktanya orang yang tinggal dekat dengan khatulistiwa dan tubuhnya sering terpapar matahari cenderung tidak kekurangan vitamin D.

Meski kekurangan vitamin D berdampak negatif pada kualitas hidup seseorang, tanda tubuh kekurangan vitamin D tidak mudah dikenali.

Banyak orang yang tidak menyadari dirinya kekurangan vitamin D.

Baca juga: Bagaimana Matahari Membantu Tubuh Membuat Vitamin D?

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Hewan Darat yang Pandai Berenang

5 Hewan Darat yang Pandai Berenang

Oh Begitu
Studi Ungkap Pohon di Perkotaan Turunkan Suhu Permukaan Tanah hingga 12 Derajat Celcius

Studi Ungkap Pohon di Perkotaan Turunkan Suhu Permukaan Tanah hingga 12 Derajat Celcius

Oh Begitu
Dokter Anak Tegaskan Pentingnya Melengkapi Imunisasi Dasar Sebelum Vaksin Covid-19

Dokter Anak Tegaskan Pentingnya Melengkapi Imunisasi Dasar Sebelum Vaksin Covid-19

Oh Begitu
10 Varian Covid-19 Beserta Gejalanya, dari Alpha hingga Omicron

10 Varian Covid-19 Beserta Gejalanya, dari Alpha hingga Omicron

Oh Begitu
Makan Buah Alpukat Lebih dari Satu, Studi Temukan Manfaatnya untuk Kesehatan

Makan Buah Alpukat Lebih dari Satu, Studi Temukan Manfaatnya untuk Kesehatan

Oh Begitu
Misterius, Ahli Temukan Mumi Terikat Tali dengan Tangan Menutupi Wajah

Misterius, Ahli Temukan Mumi Terikat Tali dengan Tangan Menutupi Wajah

Oh Begitu
Update Siklon Tropis Nyatoh, Bibit Siklon Tropis 94W dan 92S Beserta Dampaknya

Update Siklon Tropis Nyatoh, Bibit Siklon Tropis 94W dan 92S Beserta Dampaknya

Fenomena
Perbedaan Kupu-kupu dan Ngengat

Perbedaan Kupu-kupu dan Ngengat

Oh Begitu
Nama Varian Omicron, Mengapa WHO Melewatkan Dua Alfabet Yunani untuk Menamainya?

Nama Varian Omicron, Mengapa WHO Melewatkan Dua Alfabet Yunani untuk Menamainya?

Oh Begitu
Waspada Dampak Bibit Siklon Tropis 94W, dari Cuaca Ekstrem hingga Wilayah Berisiko Banjir

Waspada Dampak Bibit Siklon Tropis 94W, dari Cuaca Ekstrem hingga Wilayah Berisiko Banjir

Fenomena
5 Saran Epidemiolog untuk Pemerintah dalam Respons Omicron, Tingkatkan Surveillance Genomic

5 Saran Epidemiolog untuk Pemerintah dalam Respons Omicron, Tingkatkan Surveillance Genomic

Oh Begitu
Bagaimana Cara Menghitung Umur Bintang? Begini 3 Caranya

Bagaimana Cara Menghitung Umur Bintang? Begini 3 Caranya

Oh Begitu
Epidemiolog: Aturan Karantina Pelaku Internasional 7 Hari Bagus, tapi...

Epidemiolog: Aturan Karantina Pelaku Internasional 7 Hari Bagus, tapi...

Oh Begitu
Masker Katup Disebut Dalang Penularan Omicron di Hong Kong, Kok Bisa?

Masker Katup Disebut Dalang Penularan Omicron di Hong Kong, Kok Bisa?

Oh Begitu
Negara dengan Zona Waktu Terbanyak, Memiliki 12 Zona Waktu

Negara dengan Zona Waktu Terbanyak, Memiliki 12 Zona Waktu

Oh Begitu
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.