Kompas.com - 25/10/2020, 17:00 WIB
Ilustrasi corona virus (Covid-19) shutterstockIlustrasi corona virus (Covid-19)

KOMPAS.com - Sekitar sembilan puluh pengolahan limbah di Inggris, Wales, dan Skotlandia akan menguji jejak Covid-19 di saluran limbahnya.

Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan sistem peringatan dini guna mendeteksi wabah lokal sebelum akhirnya penyakit itu menyebar lebih luas.

Awal tahun ini, para ilmuwan menemukan bahwa fragmen dari materi genetik virus ini bisa dideteksi pada kotoran manusia.

Dan yang terpenting, dapat dideteksi bahkan ketika hanya ada kasus Covid-19 tanpa gejala di masyarakat.

Baca juga: Mungkinkah Virus Corona Covid-19 Menular Lewat Makanan Beku?

Proyek tersebut merupakan kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah, bersama dengan institusi akademik dan perusahaan air minum.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Profesor Davey Jones, pakar ilmu tanah dan lingkungan di Universitas Bangor, adalah salah satu peneliti yang terlibat dalam proyek ini.

Dia mengatakan: "Kami telah memantau virus seperti norovirus dan hepatitis di kotoran manusia selama dekade terakhir. Kami menambahkan Covid-19 ke daftar pada Maret tahun ini."

Timnya menemukan bahwa tingkat virus dalam air limbah melacak keberhasilan langkah karantina wilayah selama gelombang pertama pandemi virus corona di Inggris.

Limbah dari tempat-tempat seperti pengolahan limbah Beckton Sewage di London Timur, akan diuji empat kali seminggu mulai sekarang.

Hasil analisis kemudian akan dibagikan dengan sistem uji dan penelusuran di Inggris, Wales, dan Skotlandia - membantu mereka fokus pada komunitas tertentu untuk perhatian ekstra, serta memberi informasi kepada layanan kesehatan lokal.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Hewan Darat yang Pandai Berenang

5 Hewan Darat yang Pandai Berenang

Oh Begitu
Studi Ungkap Pohon di Perkotaan Turunkan Suhu Permukaan Tanah hingga 12 Derajat Celcius

Studi Ungkap Pohon di Perkotaan Turunkan Suhu Permukaan Tanah hingga 12 Derajat Celcius

Oh Begitu
Dokter Anak Tegaskan Pentingnya Melengkapi Imunisasi Dasar Sebelum Vaksin Covid-19

Dokter Anak Tegaskan Pentingnya Melengkapi Imunisasi Dasar Sebelum Vaksin Covid-19

Oh Begitu
10 Varian Covid-19 Beserta Gejalanya, dari Alpha hingga Omicron

10 Varian Covid-19 Beserta Gejalanya, dari Alpha hingga Omicron

Oh Begitu
Makan Buah Alpukat Lebih dari Satu, Studi Temukan Manfaatnya untuk Kesehatan

Makan Buah Alpukat Lebih dari Satu, Studi Temukan Manfaatnya untuk Kesehatan

Oh Begitu
Misterius, Ahli Temukan Mumi Terikat Tali dengan Tangan Menutupi Wajah

Misterius, Ahli Temukan Mumi Terikat Tali dengan Tangan Menutupi Wajah

Oh Begitu
Update Siklon Tropis Nyatoh, Bibit Siklon Tropis 94W dan 92S Beserta Dampaknya

Update Siklon Tropis Nyatoh, Bibit Siklon Tropis 94W dan 92S Beserta Dampaknya

Fenomena
Perbedaan Kupu-kupu dan Ngengat

Perbedaan Kupu-kupu dan Ngengat

Oh Begitu
Nama Varian Omicron, Mengapa WHO Melewatkan Dua Alfabet Yunani untuk Menamainya?

Nama Varian Omicron, Mengapa WHO Melewatkan Dua Alfabet Yunani untuk Menamainya?

Oh Begitu
Waspada Dampak Bibit Siklon Tropis 94W, dari Cuaca Ekstrem hingga Wilayah Berisiko Banjir

Waspada Dampak Bibit Siklon Tropis 94W, dari Cuaca Ekstrem hingga Wilayah Berisiko Banjir

Fenomena
5 Saran Epidemiolog untuk Pemerintah dalam Respons Omicron, Tingkatkan Surveillance Genomic

5 Saran Epidemiolog untuk Pemerintah dalam Respons Omicron, Tingkatkan Surveillance Genomic

Oh Begitu
Bagaimana Cara Menghitung Umur Bintang? Begini 3 Caranya

Bagaimana Cara Menghitung Umur Bintang? Begini 3 Caranya

Oh Begitu
Epidemiolog: Aturan Karantina Pelaku Internasional 7 Hari Bagus, tapi...

Epidemiolog: Aturan Karantina Pelaku Internasional 7 Hari Bagus, tapi...

Oh Begitu
Masker Katup Disebut Dalang Penularan Omicron di Hong Kong, Kok Bisa?

Masker Katup Disebut Dalang Penularan Omicron di Hong Kong, Kok Bisa?

Oh Begitu
Negara dengan Zona Waktu Terbanyak, Memiliki 12 Zona Waktu

Negara dengan Zona Waktu Terbanyak, Memiliki 12 Zona Waktu

Oh Begitu
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.