Kental Manis Tinggi Gula, Kenali Bahayanya untuk Kesehatan Anak

Kompas.com - 25/10/2020, 10:01 WIB
Ilustrasi anak makan kue cokelat CreativaImagesIlustrasi anak makan kue cokelat

 

Saran konsumsi gula untuk anak

Berdasarkan saran dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), kental manis baru boleh diberikan kepada anak yang sudah memasuki usia belasan tahun. 

Hal itu karena kandungan gula dalam kental manis jauh lebih banyak dibanding susu, yang hanya berkisar 1 persen. 

Berikut batas konsumsi gula harian pada anak-anak berdasarkan umur. 

- Anak usia 3 tahun boleh mengonsumsi gula sekitar 2-5 sendok teh 

- Anak usia 4-6 tahun boleh mengonsumsi gula sekitar 2,5 - 6 sendok teh 

- Anak usia 7-12 tahun boleh mengonsumsi gula sekitar 4-8 sendok teh 

- Anak usia di atas 13 tahun boleh mengonsumsi gula sekitar 5-9 sendok teh (40 gram) 

Mengacu pada batas konsumsi gula harian di atas, mengonsumsi satu gelas kental manis sama dengan mengonsumsi sekitar 5-9 sendok gula.

Itulah mengapa kental manis tidak boleh diberikan kepada anak-anak atau balita, karena kadar gulanya terlalu tinggi, dan akan berdampak negatif pada kesehatan balita.

Baca juga: Literasi Gizi Rendah, Alasan Utama Kental Manis Masih Dikira Susu

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X