Vaksin Covid-19 Sinovac di Indonesia, 1.074 Relawan Telah Mendapat Dosis Kedua

Kompas.com - 21/10/2020, 13:33 WIB
Petugas kesehatan menyuntikan vaksin kepada relawan saat simulasi uji klinis calon vaksin Covid-19 di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, Kamis (6/8/2020). Simulasi tersebut dilakukan untuk melihat kesiapan tenaga medis dalam penanganan dan pengujian klinis tahap III calon vaksin Covid-19 produksi Sinovac kepada 1.620 relawan. ANTARA FOTO/M AGUNG RAJASAPetugas kesehatan menyuntikan vaksin kepada relawan saat simulasi uji klinis calon vaksin Covid-19 di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, Kamis (6/8/2020). Simulasi tersebut dilakukan untuk melihat kesiapan tenaga medis dalam penanganan dan pengujian klinis tahap III calon vaksin Covid-19 produksi Sinovac kepada 1.620 relawan.


KOMPAS.com- Dari 1.620 relawan uji klinis fase 3 dari vaksin Covid-19 Sinovac, sebanyak 1.074 orang di antaranya telah menerima suntikan kedua.

Hal itu disampaikan Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir dalam Dialog Produktif: Perkembangan Terkini Uji Klinis Vaksin Covid-19 secara daring, Rabu (21/10/2020).

"Laporan sampai Jumat lalu, 1.620 relawan, jadi total dari semua yang kami informasikan di awal, semua relawan sudah mendapat suntikan pertama. Dan lebih dari 1.074 relawan sudah mendapat suntikan kedua," ujar Honesti.

Sedangkan 671 relawan dari 1.074 relawan yang telah mendapatkan suntikan kedua, lanjut Honesti, telah diambil sampel darahnya untuk diuji.

Baca juga: CoronaVac, Vaksin Corona Sinovac Disebut Aman di Brasil

 

"Hingga kini belum ditemukan indikasi-indikasi (efek samping vaksin corona) yang mungkin dapat menghambat jalannya uji klinis ini," kata dia.

Honesti mengaku optimis dapat segera menyelesaikan uji klinis fase 3 dari vaksin virus corona yang dikembangkan perusahaan bioteknologi asal China tersebut pada Januari 2021 mendatang.

Untuk diketahui, uji klinis vaksin Covid-19 yang dilakukan di Indonesia adalah salah satu bagian dari pengujian fase 3 vaksin buatan Sinovac secara global.

Baca juga: Belum Ada Vaksin Covid-19 yang Ampuh, Kenapa Vaksinasi Dimulai November?

 

Artinya, uji klinis fase ketiga tersebut dilakukan Sinovac secara multi-center di 5 negara, yakni di Brasil, Indonesia, Turki, Chili dan Bangladesh.

"Pada saat akhir evaluasi, semua data hasil uji klinis di 5 negara ini akan dipertukarkan. Sehingga kita bisa tahu, bahwa relawan yang terlibat terdiri dari multi-country, multi-etnis," jelas Honesti.

Dengan demikian, data tersebut nantinya dapat menjawab, apakah strain virus yang beragam tersebut dapat dihadapi oleh vaksin yang dikembangkan oleh Sinovac atau tidak.

Ilustrasi vaksin corona, vaksin virus corona, vaksin Covid-19Shutterstock/Blue Planet Studio Ilustrasi vaksin corona, vaksin virus corona, vaksin Covid-19

Pengajuan penggunaan darurat ke BPOM

Uji klinis fase 3 dari vaksin corona yang dilakukan di Bandung, ditargetkan rampung pada Januari 2021 mendatang.

Upaya selanjutnya, Bio Farma, kata Honesti akan segera melaporkan hasil uji klinis tersebut kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Kami segera laporkan hasilnya ke Badan POM untuk mendapatkan yang namanya emergency use authorization," ungkap Honesti.

Artinya, vaksin ini setelah diuji klinis, jika dianggap bagus hasilnya, maka bisa diberikan kepada masyarakat untuk mengatasi kondisi darurat dari pandemi virus corona saat ini.

Baca juga: Ahli Jelaskan Kenapa Indonesia Terburu-buru Beli Vaksin Corona

 

Peran BPOM dalam pengawasan uji klinis vaksin ini sangatlah besar.

Honesti mengatakan dengan pengawasan BPOM maka vaksin yang diujikan untuk melawan pandemi Covid-19 ini akan terbukti keamanan serta efisiensinya.

"Sehingga, memang membuktikan bahwa vaksin ini layak untuk diberikan kepada masyarakat Indonesia," jelas dia.

Lebih lanjut Honesti menegaskan bahwa uji klinis fase 3 vaksin Covid-19 adalah tahap pengujian yang menekankan pada rekonfirmasi terhadap uji klinis fase 1 dan fase 2 yang telah dilakukan Sinovac di negara asalnya, China, hanya saja dengan jumlah relawan yang jauh lebih besar.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X