3 Vaksin Corona China Disebut Selesai Uji Klinis Fase Tiga, Begini Kata Ahli

Kompas.com - 19/10/2020, 19:02 WIB
Calon vaksin corona Covid-19 buatan Sinovac Biotech dipamerkan di China International Fair for Trade in Services (CIFTIS) di Beijing, Minggu (6/9/2020). AFP/NOEL CELISCalon vaksin corona Covid-19 buatan Sinovac Biotech dipamerkan di China International Fair for Trade in Services (CIFTIS) di Beijing, Minggu (6/9/2020).


KOMPAS.com- Tiga vaksin corona asal China, Sinovac, Sinopharm dan CanSino disebut telah menyelesaikan uji klinis fase 3.

Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Achmad Yurianto, seperti diberitakan Kompas.com, Senin (19/10/2020).

"Tim sudah bertemu produsen-produsen vaksin yang sudah selesaikan uji klinis tahap ketiga dan bahkan vaksin ini telah digunakan di negara asalnya," kata Yuri dalam jumpa pers daring yang ditayangkan Kompas TV.

Yuri mengatakan, "Tujuannya sama, yakni ingin memperoleh vaksin yang digunakan secara aman untuk penduduk kita. Aman dalam hal perspektif manfaat terhadap pencegahan sakit akibat Covid-19," lanjutnya.

Baca juga: Vaksin Tersedia November, Berapa Kebutuhan Vaksin Corona di Indonesia?

Selain itu, pemerintah juga memastikan ketiga vaksin aman dari sisi kehalalannya.

Lebih lanjut Yuri menjelaskan bahwa ketiga vaksin corona produksi China juga telah menyelesaikan uji klinis di sejumlah negara.

Sinovac telah menyelesaikan uji klinis di Brazil dan China. Sementara di Indonesia, Yuri mengatakan vaksin ini akan selesai uji klinis pada Desember mendatang.

Sedangkan Sinopharm, telah menyelesaikan uji klinis fase 3 di China, Uni Emirat Arab ( UEA) dan Turki. Bahkan, di UEA, vaksin ini telah mengantongi hasil uji kehalalan. 

Menanggapi hal ini, ahli biologi molekuler Indonesia Ahmad Utomo mengatakan saat ini pemahaman masyarakat tentang uji klinis vaksin untuk melawan Covid-19 telah cukup baik.

Kendati demikian, secara logika apabila uji klinis vaksin virus corona belum diselesaikan, masyarakat menilai vaksin pasti belum bisa digunakan.

"Inilah yang harus dapat dijelaskan oleh pemerintah. Mengapa uji klinis (fase 3) belum selesai, tetapi vaksin harus digunakan," kata Ahmad saat dihubungi Kompas.com.

Perlu digarisbawahi, bahwa apa ukuran penyelesaian uji klinis vaksin corona fase 3 yang dimaksudkan terhadap ketiga vaksin corona di sejumlah negara.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER SAINS] Kasus Covid-19 Global Naik | Mobil Listrik Lebih Baik?

[POPULER SAINS] Kasus Covid-19 Global Naik | Mobil Listrik Lebih Baik?

Fenomena
Mutasi Virus Corona B.1.1.7 Ditemukan di Indonesia, Ini 4 Hal yang Perlu Diketahui

Mutasi Virus Corona B.1.1.7 Ditemukan di Indonesia, Ini 4 Hal yang Perlu Diketahui

Oh Begitu
Setahun Covid-19 Indonesia Ini Inovasi Karya Anak Bangsa Lawan Pandemi Corona

Setahun Covid-19 Indonesia Ini Inovasi Karya Anak Bangsa Lawan Pandemi Corona

Oh Begitu
Penyebab dan Cara Mengatasi Cegukan, Tahan Napas hingga Kompres Dingin

Penyebab dan Cara Mengatasi Cegukan, Tahan Napas hingga Kompres Dingin

Oh Begitu
Ilmuwan Temukan Badai Luar Angkasa Hujani Bumi dengan Elektron, Apa Itu?

Ilmuwan Temukan Badai Luar Angkasa Hujani Bumi dengan Elektron, Apa Itu?

Fenomena
Setahun Pandemi Covid-19, Ini 6 Hal terkait Virus Corona yang Masih Jadi Misteri

Setahun Pandemi Covid-19, Ini 6 Hal terkait Virus Corona yang Masih Jadi Misteri

Oh Begitu
Mengenal Aldebaran Bintang Paling Terang di Konstelasi Taurus

Mengenal Aldebaran Bintang Paling Terang di Konstelasi Taurus

Fenomena
7 Fakta Erupsi Gunung Sinabung Hari Ini, 13 Kali Semburan Awan Panas

7 Fakta Erupsi Gunung Sinabung Hari Ini, 13 Kali Semburan Awan Panas

Oh Begitu
Wamenkes: Vaksin Datang Lagi, Protokol Kesehatan Tetap Harus Dilakukan

Wamenkes: Vaksin Datang Lagi, Protokol Kesehatan Tetap Harus Dilakukan

Oh Begitu
Apakah Mobil Listrik Lebih Baik untuk Bumi? Ini Faktanya

Apakah Mobil Listrik Lebih Baik untuk Bumi? Ini Faktanya

Kita
Setahun Pandemi Covid-19, Ahli: Kunci Masalahnya Protokol Kesehatan

Setahun Pandemi Covid-19, Ahli: Kunci Masalahnya Protokol Kesehatan

Oh Begitu
Setahun Pandemi Covid-19, Ini 6 Teori Konspirasi Menyesatkan di Dunia

Setahun Pandemi Covid-19, Ini 6 Teori Konspirasi Menyesatkan di Dunia

Oh Begitu
Setahun Pandemi Corona, 3 Alasan Kebijakan Pengendalian Covid-19 Gagal Total

Setahun Pandemi Corona, 3 Alasan Kebijakan Pengendalian Covid-19 Gagal Total

Kita
Serba-serbi Hewan: Seperti Manusia, Anjing juga Bermimpi

Serba-serbi Hewan: Seperti Manusia, Anjing juga Bermimpi

Oh Begitu
Hari Ini, Ada Asteroid 1999 RM45 Lewat Dekat Bumi dan Perige Bulan

Hari Ini, Ada Asteroid 1999 RM45 Lewat Dekat Bumi dan Perige Bulan

Oh Begitu
komentar
Close Ads X