Cara Pakai dan Cuci Masker Sesuai Pedoman Satgas Penanganan Covid-19

Kompas.com - 19/10/2020, 16:05 WIB
Ilustrasi masker kain, masker Shutterstock/EvergreentreeIlustrasi masker kain, masker

KOMPAS.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 baru saja mengeluarkan Pedoman Perubahan Perilaku. Salah satu topik yang dibahas adalah pemakaian masker sebagai upaya menang melawan Covid-19.

Dalam panduan tersebut, dijelaskan bahwa kita perlu memakai masker untuk melindungi diri sendiri dan orang lain. Pasalnya, masker bisa menahan droplet yang dikeluarkan saat batuk, bersin dan berbicara agar tidak menular.

Mengutip Intermountain Healthcare, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menjelaskan bahwa penggunaan masker oleh orang yang sakit dan sehat bisa menurunkan risiko penularan hingga tersisa 1,5 persen saja jika dibandingkan tidak memakai masker sama sekali.

Baca juga: Cegah Penularan Covid-19, Masker Sutra Lebih Baik Dibanding Katun

Sementara itu, jika hanya orang yang sehat yang memakai masker, maka risiko penularan 70 persen; dan jika hanya orang sakit yang memakai masker, maka risiko penularannya 5 persen.

Jenis masker yang bisa dipakai, menurut rekomendasi WHO, adalah masker N95, masker medis atau bedah, masker kain ber-SNI dan masker kain secara umum.

Namun, perlindungan masker ini hanya bisa didapatkan secara optimal bila cara pemakaiannya benar.

Berikut adalah langkah-langkah memakai masker yang benar dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19:

Baca juga: Bersepeda di Tempat Ramai Pakai Masker, Amankah dari Covid-19?

1. Bersihkan tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer

2. Arahkan masker sehingga bagian yang berwarna berada di depan

3. Kenakan masker tanpa menyentuh bagian depan dan belakang

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pestisida Bikin Lebah Kurang Tidur, Ini Dampak untuk Lingkungan

Pestisida Bikin Lebah Kurang Tidur, Ini Dampak untuk Lingkungan

Fenomena
SpaceX Cetak Rekor Dunia Luncurkan Satelit ke Luar Angkasa Terbanyak

SpaceX Cetak Rekor Dunia Luncurkan Satelit ke Luar Angkasa Terbanyak

Fenomena
Keren, Petir Biru Terekam dari Stasiun Luar Angkasa Internasional

Keren, Petir Biru Terekam dari Stasiun Luar Angkasa Internasional

Fenomena
IBD, Penyakit Autoimun di Saluran Cerna dari Gejala hingga Komplikasi

IBD, Penyakit Autoimun di Saluran Cerna dari Gejala hingga Komplikasi

Kita
Puncak Musim Hujan Indonesia, Ini Wilayah Waspada Risiko Bencana Hidrometeorologi

Puncak Musim Hujan Indonesia, Ini Wilayah Waspada Risiko Bencana Hidrometeorologi

Fenomena
BMKG: Aktivitas Gempa di Indonesia Meningkat Sejak Awal Januari

BMKG: Aktivitas Gempa di Indonesia Meningkat Sejak Awal Januari

Fenomena
7 Faktor Pemicu Cuaca Ekstrem Berisiko Bencana di Wilayah Indonesia

7 Faktor Pemicu Cuaca Ekstrem Berisiko Bencana di Wilayah Indonesia

Oh Begitu
Waspada, Potensi Awan Cumulonimbus Bisa Ganggu Penerbangan di Wilayah Berikut

Waspada, Potensi Awan Cumulonimbus Bisa Ganggu Penerbangan di Wilayah Berikut

Fenomena
8 Makanan Ini Bisa Bantu Kurangi Stres, dari Ikan, Yogurt, hingga Teh

8 Makanan Ini Bisa Bantu Kurangi Stres, dari Ikan, Yogurt, hingga Teh

Kita
Eksperimen Unik, Sebuah Ruangan di ISS Dibiarkan Kotor

Eksperimen Unik, Sebuah Ruangan di ISS Dibiarkan Kotor

Oh Begitu
Paus Mati di Mediterania, Bangkai Terbesar yang Pernah Ditemukan

Paus Mati di Mediterania, Bangkai Terbesar yang Pernah Ditemukan

Oh Begitu
Mitos atau Fakta, Makan Apel Tiap Hari Mengurangi Kunjungan ke Dokter

Mitos atau Fakta, Makan Apel Tiap Hari Mengurangi Kunjungan ke Dokter

Kita
Gempa Hari Ini: M 5,2 Guncang Teluk Bintuni, Terasa di Sorong Papua Barat

Gempa Hari Ini: M 5,2 Guncang Teluk Bintuni, Terasa di Sorong Papua Barat

Fenomena
Ilmuwan Jerman Berhasil Membuat Tikus Lumpuh Berjalan Lagi, Kok Bisa?

Ilmuwan Jerman Berhasil Membuat Tikus Lumpuh Berjalan Lagi, Kok Bisa?

Fenomena
[POPULER SAINS] BMKG Tangkap Suara Dentuman Bali | Bisa Ular Kobra Tidak Membunuh | Varian Covid-19 Inggris Lebih Mematikan

[POPULER SAINS] BMKG Tangkap Suara Dentuman Bali | Bisa Ular Kobra Tidak Membunuh | Varian Covid-19 Inggris Lebih Mematikan

Oh Begitu
komentar
Close Ads X