Mewah, Ilmuwan Bikin Perban Luka Bertabur Berlian

Kompas.com - 18/10/2020, 10:01 WIB
Ilustrasi perban pintar, plester luka SHUTTERSTOCK/Panupong HarnkhamIlustrasi perban pintar, plester luka


KOMPAS.com - Luka bakar, cangkok kulit, dan luka kronis bisa disembuhkan dengan perban luka berbahan sutra dan bertabur berlian.

Dilansir dari Science Daily, Rabu (14/10/2020), para ilmuwan dari RMIT University yang dipimpin oleh Dr Asma Khalid telah mengembangkan perban luka generasi terbaru.

Perban ini dapat mendeteksi infeksi dan bisa meningkatkan penyembuhan pada luka.

Tak sekadar pembalut luka biasa, sebab ilmuwan menanamkan nanodiamonds ke dalam serat sutra, dengan menggunakan proses electrospinning.

Teknologi baru ini akan membantu dokter untuk mendeteksi infeksi lebih awal dan luka non-invasif tanpa prosedur pelepasan balutan yang rasanya cukup menyakitkan.

Baca juga: Ilmuwan Ciptakan Perban yang Berubah Warna Saat Bakteri Terdeteksi

 

Dengan teknologi tersebut peradangan dan infeksi yang dapat memperparah luka dapat dicegah, sehingga dapat mempercepat penyembuhan dan mengurangi infeksi dari bakteri tertentu.

Menurut peneliti senior Profesor Brant Gibson, perban ini menawarkan solusi untuk tantangan global perawatan dan penyembuhan luka.

Sebab, perban ini bisa menjaga aliran oksigen dan nutrisi ke area tersebut. Studi tersebut menunjukkan bahwa selaput pintar dapat mendeteksi tanda-tanda awal infeksi dan melindungi luka dari bakteri dan infeksi tertentu.

“Penatalaksanaan luka tradisional menghadirkan tantangan yang signifikan bagi para dokter, yang harus secara teratur memeriksa infeksi dengan mencari tanda-tanda kemerahan, panas dan bengkak,” kata Profesor Gibson.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X