Sembari Menanti Vaksin Covid-19, Kenapa Orang Dewasa Perlu Imunisasi Influenza dan PCV?

Kompas.com - 16/10/2020, 13:31 WIB
Ilustrasi vaksin influenza. Orang dewasa perlu mendapat imunisasi influenza, sebelum vaksin Covid-19 dipastikan dapat digunakan untuk melawan pandemi virus corona SARS-CoV-2. SHUTTERSTOCK/TashatuvangoIlustrasi vaksin influenza. Orang dewasa perlu mendapat imunisasi influenza, sebelum vaksin Covid-19 dipastikan dapat digunakan untuk melawan pandemi virus corona SARS-CoV-2.


KOMPAS.com- Sembari menantikan vaksin Covid-19 untuk melawan virus corona baru, SARS-CoV-2, ahli menyarankan agar orang dewasa dan lanjut usia melakukan beberapa vaksinasi atau imunisasi lainnya terlebih dahulu.

Hal ini disampaikan oleh Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Vaksinolog, Dr Dirga Sakti Rambe MSc SpPD. 

"Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) secara sepisifik menyebutkan, terutama kepada orang dewasa, selama pandemi sebaiknya mendapatkan vaksinasi influenza dan pneumonia atau PCV," kata  Dirga dalam acara forum dialog kabar bertajuk Mengapa Vaksin Penting? Perlukan untuk Orang Dewasa? di Media Center KPCPEN, Kamis (15/10/2020).

Seperti diketahui, sedari awal kehadiran Covid-19 ini di China pada November 2019 lalu, virus SARS-Cov-2 memiliki kecenderungan untuk menginfeksi saluran pernapasan.

Baca juga: Masih Tak Percaya Vaksinasi Penting? Ini 3 Manfaat Imunisasi

 

Oleh sebab itu, diawal kemunculannya penyakit pandemi baru ini disebut dengan pneumonia misterius China, berganti dengan Novel Coronavirus hingga akhirnya disebut dengan Covid-19.

Gejala atau reaksi dari infeksi virus SARS-Cov-2 tersebut membuat pasien merasakan demam tinggi, flu, batuk, pilek, hingga gangguan pada saluran pernapasan seperti sesak napas layaknya seseorang terkena penyakit pneumonia dan influenza.

Adapun, pneumonia dan influenza merupakan dua dari banyaknya penyakit yang sudah ada vaksinnya saat ini.

Maka daripada itu, vaksinasi influenza dan vaksin pneumonia (Pneumococcal Conjugate Vaccine) dapat diberikan sementara untuk mencegah penyakit yang bergejala serupa dengan Covid-19 itu. 

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Waspada Dehidrasi pada Bayi, Ini Gejala dan Penyebabnya

Waspada Dehidrasi pada Bayi, Ini Gejala dan Penyebabnya

Kita
Mengenal Stroke Non Hemoragik, Jenis Stroke yang Paling Sering Terjadi

Mengenal Stroke Non Hemoragik, Jenis Stroke yang Paling Sering Terjadi

Kita
Gurita Selimut Betina Ternyata Berukuran Lebih Besar dari Gurita Jantan

Gurita Selimut Betina Ternyata Berukuran Lebih Besar dari Gurita Jantan

Oh Begitu
Resistensi Antimikroba Ancam Kesehatan Dunia, Apa yang Bisa Dilakukan?

Resistensi Antimikroba Ancam Kesehatan Dunia, Apa yang Bisa Dilakukan?

Oh Begitu
Proses Seleksi Jadi Ratu Lebah Sungguh Brutal, Seperti Apa?

Proses Seleksi Jadi Ratu Lebah Sungguh Brutal, Seperti Apa?

Oh Begitu
Ketahui, Begini Komposisi Pangan Seimbang untuk Mencegah Stunting

Ketahui, Begini Komposisi Pangan Seimbang untuk Mencegah Stunting

Oh Begitu
Pengujian Perangkat Lunak Sukses, Misi Artemis 1 NASA Semakin Dekat dengan Bulan

Pengujian Perangkat Lunak Sukses, Misi Artemis 1 NASA Semakin Dekat dengan Bulan

Fenomena
Peneliti PRBM Eijkman Sebut Riset Vaksin Merah Putih Masih Berjalan untuk Segera Diproduksi

Peneliti PRBM Eijkman Sebut Riset Vaksin Merah Putih Masih Berjalan untuk Segera Diproduksi

Oh Begitu
Gejala Omicron pada Anak yang Perlu Anda Waspadai

Gejala Omicron pada Anak yang Perlu Anda Waspadai

Kita
Hujan Es Melanda Bogor dan Tasikmalaya, Begini Proses hingga Dampaknya

Hujan Es Melanda Bogor dan Tasikmalaya, Begini Proses hingga Dampaknya

Oh Begitu
Belajar dari Kakek Tewas akibat Diteriaki Maling, Dibutuhkan 2 Hal Ini untuk Mencegah Perilaku Main Hakim Sendiri

Belajar dari Kakek Tewas akibat Diteriaki Maling, Dibutuhkan 2 Hal Ini untuk Mencegah Perilaku Main Hakim Sendiri

Kita
Hujan Es di Bogor dan Tasikmalaya, BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem hingga Besok

Hujan Es di Bogor dan Tasikmalaya, BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem hingga Besok

Fenomena
Booster 89 Persen Ampuh Cegah Rawat Inap akibat Omicron, Ini Penjelasan Ahli

Booster 89 Persen Ampuh Cegah Rawat Inap akibat Omicron, Ini Penjelasan Ahli

Oh Begitu
Resistensi Antimikroba Penyebab Utama Kematian Global Tahun 2019, Studi Jelaskan

Resistensi Antimikroba Penyebab Utama Kematian Global Tahun 2019, Studi Jelaskan

Kita
BMKG: Peringatan Dini Gelombang Sangat Tinggi Bisa Capai 6 Meter

BMKG: Peringatan Dini Gelombang Sangat Tinggi Bisa Capai 6 Meter

Fenomena
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.